Roma 4
2 Inter

21 Gervinho, 36 Ranocchia, 2 (babak kedua) Cholevas, 12 (babak kedua) Osvaldo, 15 (babak kedua) Pjanic, 46 (babak kedua) Pjanic

wasit Paolo Mazzoleni / hakim garis Vuoto, Meli / ofisial ke-4 Passeri / asisten tambahan Rizzoli, Damato
Serie A TIM — matchday 13 — "Olimpico" - Roma, — 30 November 2014 20:45

[campagna abbonamenti 2016.17 - scarica la brochure]

total suara 1302

Obi 5.1864
Ranocchia 4.5651
Jesus 4.1863
Guarin 3.4441
Palacio 4.3056
Handanovic 5.6344
Kuzmanovic 5.7628
Kovacic 4.5199
Campagnaro 4.6206
Icardi 4.1471
Dodò 4.7429
M'Vila 4.1386
Osvaldo 6.8802
Medel 5.7025
peringkat rata-rata 4.8454

menang

27

seri

23

kalah

36

2 Oktober 2016 2-1 5' Dzeko, 74' Banega, 77' Manolas, Vai alla partita
19 Maret 2016 1-1 54' Perisic, 85' Nainggolan, Vai alla partita
30 November 2014 4-2 21' Gervinho, 36' Ranocchia, 49' Cholevas, 59' Osvaldo, 62' Pjanic, 93' Pjanic, Vai alla partita
1 Maret 2014 0-0 Vai alla partita
20 Januari 2013 1-1 22' Totti(Rig), 46' Palacio Vai alla partita
5 Februari 2012 4-0 13' Juan, 41' Borini, 49' Borini, 90' Bojan Vai alla partita
25 September 2010 1-0 94' Vucinic Vai alla partita
27 Maret 2010 2-1 17' De Rossi, 67' Milito, 74' Toni Vai alla partita
19 Oktober 2008 0-4 6' Ibrahimovic, 48' Ibrahimovic, 55' Stankovic, 57' Nsofor Vai alla partita
29 September 2007 1-4 29' Ibrahimovic (Rig), 54' Perrotta, 58' Crespo, 61' Cruz, 69' Cordoba Vai alla partita
20 September 2006 0-1 44' Crespo Vai alla partita
5 Maret 2006 1-1 9' Taddei, 90' Materazzi Vai alla partita
3 Oktober 2004 3-3 9' Montella, 46' Cambiasso, 54' Veron, 57' Recoba, 60' Totti, 77' De Rossi Vai alla partita
7 Maret 2004 4-1 45' Cassano, 64' Mancini, 74' Vieri, 90' Totti (R), 94' Mancini Vai alla partita
16 November 2002 2-2 57' Morfeo, 58' Montella, 73' Batistuta, 88' Okan Vai alla partita
17 November 2001 0-0 Vai alla partita
4 Maret 2001 3-2 8' Vieri, 10' Assunçao, 27' Montella, 45' Vieri, 86' Montella Vai alla partita
12 September 1999 0-0 Vai alla partita
2 Mei 1999 4-5 16' Ronaldo, 21' Zamorano, 25' Rig. Totti, 34' Zamorano, 47' P. Sergio, 48' Delvecchio, 55' Ronaldo, 78' Di Francesco, 87' Simeone Vai alla partita
11 April 1998 1-2 5' Ronaldo, 30' Ronaldo, 63' Cafu Vai alla partita
18 Mei 1997 1-1 57' Statuto, 83' Djorkaeff
12 Mei 1996 1-0 44' Rig. Di Biagio
12 Februari 1995 3-1 4' Balbo, 14' Seno, 30' e 71' Balbo
19 Desember 1993 1-1 15' Balbo, 70' Sosa
18 Oktober 1992 4-1 40' Benedetti, 43' Sammer, 46' Hasser, 51' Giannini, 65' Rizzitelli
8 September 1991 0-1 85' Rig. Matthaus
17 Februari 1991 1-1 67' Berti, 81' Rizzitelli
11 Februari 1990 1-1 10' Klinsmann, 50' Tempestelli
12 Maret 1989 0-3 12' Matthaus, 22' Serena, 75' Diaz
22 November 1987 3-2 13' Fanna, 15' Manfredonia, 19' Giannini, 84' Desideri, 89' Rig. Altobelli
22 Februari 1987 1-0 30' Berggreen
2 Maret 1986 3-1 23' e 33' Graziani, 61' Rummenigge, 84' Gerolin
12 Mei 1985 4-3 25' Ancelotti, 28' Aut. Oddi, 38' Conti, 49' Giannini, 51' Pruzzo, 59' Rummenigge, 65' Altobelli
1 April 1984 1-0 25' Rig. Di Bartolomei
12 Desember 1982 2-1 34' Falcao, 67' Iorio, 89' Altobelli
28 Maret 1982 3-2 36' Conti, 64' Bagni, 73' Aut. Bini, 79' Aut. Ferri, 84' Altobelli
15 Maret 1981 1-0 86' Pruzzo
16 Desember 1979 1-0 61' Di Bartolomei
7 Januari 1979 1-1 20' Pruzzo, 31' Muraro
8 Januari 1978 1-2 35' Marini, 45' Rig. Di Bartolomei, 90' Scanziani
24 April 1977 2-3 14' Muraro, 42' Oriali, 46' Aut. Gasparini, 76' Aut. Di Bartolomei, 86' Musiello
25 Januari 1976 1-1 35' Cerilli, 60' Prati
26 Januari 1975 1-0 10' Prati
21 April 1974 3-3 5' Scala, 20' Aut. Burgnich, 30' Mazzola, 68' Boninsegna, 76' Negrisolo, 81' Morini
17 Desember 1972 0-2 tav
31 Oktober 1971 3-1 11' La Rosa, 36' Cappellini, 48' Boninsegna, 86' Salvori
7 Februari 1971 0-0
5 Oktober 1969 2-1 39' Aut. Suarez, 53' Peiro', 73' Boninsegna
9 Maret 1969 0-3 29' Bertini, 31' Facchetti, 49' Santarini (Aut)
21 Januari 1968 2-6 16' Cappellini, 50' Enzo, 60' Domenghini, 64' Corso, 73' Mazzola, 83' Scaratti, 85' Mazzola, 89' Corso
19 Maret 1967 0-0
26 September 1965 2-0 62' Benitez, 73' Barison
28 Februari 1965 1-3 10' Jair, 22' Manfredini, 41' Domenghini, 53' Domenghini
27 Oktober 1963 0-1 6' Jair
5 Mei 1963 3-0 29' Manfredini, 63' Manfredini (Rig), 76' Menichelli
3 September 1961 2-3 13' Hitchens, 55' Pestrin, 57' Suarez, 65' Manfredini (Rig), 69' Bettini
21 Mei 1961 0-2 12' Bolchi, 56' Morbello
22 November 1959 3-1 9' Pestrin, 52' Zaglio (Rig), 60' Selmosson, 63' Lindskog
15 Maret 1959 2-2 42' Da Costa, 46' Angelillo, 52' Selmosson, 56' Angelillo
29 Desember 1957 0-1 17' Rovatti
31 Maret 1957 0-0
4 Desember 1955 1-0 30' Galli
20 Maret 1955 3-0 18' Galli, 25' Bortoletto, 59' Pandolfini
25 Oktober 1953 1-1 27' Galli, 62' Lorenzi
30 November 1952 1-3 41' Mazza, 50' Broccini, 56' Perissinotto, 73' Mazza
4 Maret 1951 0-1 77' Nordahl (Aut)
20 Oktober 1949 1-3 27' Lorenzi, 39' Arangelovich, 73' Armano, 89' Wilkes
28 November 1948 1-0 40' Pesaola
11 Januari 1948 2-3 12' Di Paola, 24' Fiumi, 30' Ferrari, 67' Fattori, 84' Zapirain
20 April 1947 2-1 49' Amadei, 68' Ferrari, 78' Muci
28 Juli 1946 3-0 41' Di Pasquale, 43' Krieziu, 67' Amadei
13 Desember 1942 1-3 2' Fabbri E, 8' Gaddoni, 27' Gaddoni, 89' De Grassi
31 Mei 1942 6-0 5' Pantï, 8' Amadei, 38' Borsetti, 59' Borsetti, 82' Pantï, 84' Coscia
20 April 1941 3-0 39' Amadei, 51' Pantï, 67' Krieziu
25 Februari 1940 1-2 36' Alghisi, 65' Frossi, 84' Ferraris II
26 Maret 1939 2-3 16' Frossi, 32' Barsanti, 48' Barsanti, 68' Michelini, 83' Rig. Michelini
2 Januari 1938 1-1 39' Ferraris II, 53' Serantoni
14 Februari 1937 0-0
20 Oktober 1935 0-0
7 April 1935 3-4 1' Guaita, 24' Rig. Agosteo, 25' Scopelli, 61' De Vincenzi, 71' Scopelli, 76' Demaria, 78' De Vincenzi
10 Desember 1933 0-1 88' Demaria
18 Juni 1933 0-1 44' Meazza
15 Mei 1932 2-1 8' Volk, 65' Serantoni, 80' Fasanelli
14 Desember 1930 2-1 5' Chini, 22' Volk, 58' Meazza
24 November 1929 2-0 27' Benatti, 84' Chini
5 Maret 1928 3-0

Statistik

6 tembakan tepat sasaran 4
12 tembakan meleset 6
11 pelanggaran 14
7 tendangan sudut 4
10 offside 4
52% penguasaan bola 48%

video

wawancara

laporan

ROMA – Di akhir pertandingan yang sengit, Roma berhasil memetik kemenangan. Meski sempat menyamakan skor dua kali, Nerazzurri pulang ke utara di Milan dengan tangan hampa. Ranocchia dan Osvaldo sukses menjawab gol Gervinho dan Holebas, tapi dua gol Miralem Pjanic mengamankan raihan tiga poin milik tim Rudi Garcia.

Roma malam itu terasa mengejutkan dengan suhu udara hangat sekitar 20 derajat Celcius. Roberto Mancini memasang formasi solid 4-3-1-2. Campagnaro, Ranocchia, Juan Jesus dan Dodo membentuk barisan empat bek, dengan M’Vila dipasangkan dengan Kovacic di lini tengah. Guarin jadi pemain yang ditugaskan untuk menyuplai bola ke duet penyerang Palacio dan Osvaldo.

Inter bermain penuh optimisme di awal permainan, unggul penguasaan bola. Pertahanan kita diuji lebih dulu oleh tim lawan, ketika umpan crossing Maicon berhasil diblok dan menghasilkan tendangan penjuru. Dua menit kemudian, Roma punya peluang pertama yang nyata. Tendangan Pjanic dari sisi kiri, disambut Gervinho. Bola kemudian jatuh ke penguasaan Ljajic, tapi tembakannya justru berbelok sehingga melebar.

Roma terus menekan pertahanan Inter, kali ini lewat Nainggolan, sehingga mesti dilanggar Ranocchia. Wasit tak punya pilihan selain harus mengkartu kuning kapten Inter. Beberapa detik kemudian, Gervinho yang terlihat offside punya peluang saat berhadapan langsung dengan Handanovic. Pemain Pantai Gading itu ternyata memilih mengumpan bola ke Francesco Totti, tapi Medel ada di sana untuk membuang bola.

Giallorossi akhirnya unggul di menit 21. Maicon dan Ljajic bekerjasama di sisi sayap, melepaskan bola ke dalam kotak penalti. Gervinho dengan cerdik menceploskan umpan silang dalam jarak dekat, tanpa bisa diantisipasi Handanovic.

Gol Gervinho membangunkan Inter, yang sepanjang laga hampir tampil sempurna. Sebuah umpan crossing dari sayap kanan, memberi bola ke Kuzmanovic, tapi tembakan Serbia itu mampu diselamatkan Morgan De Sanctis. Nerazzurri lalu dapat ganjaran setimpal di menit 35. Andrea Ranocchia melompat tinggi untuk menjebol gawang Roma yang sebelumnya tak pernah kejebolan selama musim ini. Tak berapa lama, babak pertama tuntas setelah 45 menit berlalu, dengan permainan yang cukup menghibur.

Babak kedua dimulai, para pemain disambut hujan deras ketika kembali ke lapangan. Satu menit sehabis jeda, Holebas berlari melewati dua bek Inter untuk kemudian melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Nerazzurri tak hilang semangat, Osvaldo nyaris mencetak gol cantik untuk gol penyeimbang kedua dari Inter.

Beberapa menit kemudian, Osvaldo menyakaman skor setelah sukses mengkonversi umpan berbahaya, sehingga skor jadi 2-2 di menit 57. Sayangnya, skor tersebut tidak bertahan lama. Berawal dari Gervinho yang berlari di sayap kanan, umpannya ke depan gawang, ada Totti di sana, tapi bola tidak langsung ditembak, melainkan dioper lagi ke belakang, ternyata ada Pjanic yang menyambar bola tanpa masalah. Gol Roma dan mereka unggul 3-2.

Tertinggal satu gol, Inter terus menyerang. Pada menit 67, tembakan keras kaki kiri Medel ternyata masih mampu diselamatkan De Sanctis. Dengan Roma yang menurunkan tempo permainan, Mancini – yang dikartu merah wasit karena protes gol Roma – memasukkan Icardi dan Joel Obi untuk menari keluar Medel dan Dodo.

Roma pun membuat pergantian pemain, Iturbe masuk menggantikan Totti. Pemain pengganti asal Argentina ini dengan cepat langsung menciptakan peluang. Nerazzurri punya satu peluang terakhir lewat Kovacic yang tembakan berbahaya miliknya masih melambung di atas mistar gawang lawan. Meski begitu, harapan Inter menyamakan skor harus musnah, ketika Pjanic mencetak gol tendangan bebas yang sempurna dengan kaki kanan di menit-menit akhir. Pertandingan yang luar biasa bagi Inter, siapapun itu kita mesti bangga dengan penampilan penuh perjuangan dari para pemain kita di arena yang sulit, di Stadio Olimpico, Roma.

ROMA 4-2 INTER
Pencetak gol: 1-0 Gervinho 21', 1-1 Ranocchia 36', 2-1 Holebas 47', 2-2 Osvaldo 57', 3-2 Pjanic 60', 4-2 Pjanic 90+1'.

ROMA: 26 De Sanctis; 13 Maicon, 44 Manolas, 23 Astori, 25 Holebas; 15 Pjanic, 20 Keita (De Rossi 63'), 4 Nainggolan; 27 Gervinho, 10 Totti (Iturbe 85'), 8 Ljajic (Florenzi 63').
Cadangan tak terpakai: 28 Skorupski, 2 Yanga-Mbiwa, 3 Cole, 6 Strootman, 9 Borriello, 22 Destro, 32 Paredes, 35 Torosidis, 50 Somma, 82 Emanuelson.
Pelatih: Rudi Garcia

INTER: 1 Handanovic; 14 Campagnaro, 23 Ranocchia, 5 Juan Jesus, 22 Dodo (Icardi 82'); 90 M'Vila (Kovacic 66'), 18 Medel (Joel Obi 82'), 17 Kuzmanovic; 13 Guarin, 7 Osvaldo, 8 Palacio.
Cadangan tak terpakai: 30 Carrizo, 46 Berni, 6 Andreolli, 25 Mbaye, 33 D'Ambrosio, 44 Krhin, 54 Donkor, 97 Bonazzoli.
Pelatih: Roberto Mancini.

Kartu kuning: Ranocchia 16', Keita 44', Palacio 56', Guarin 90'.
Kartu merah: Mancini 62'. 
Waktu tambahan: 2 dan 3 menut.
Wasit: Paolo Silvio Mazzoleni (Bergamo).

Roma vs Inter

susunan pemain awal

De Sanctis 26 1 Handanovic
Maicon 13 14 Campagnaro
Manolas 44 23 Ranocchia
Astori 23 5 Jesus
Cholevas 25 22 Dodò
Pjanic 15 90 M'Vila
Keita 20 18 Medel
Nainggolan 4 17 Kuzmanovic
Gervinho 27 13 Guarin
Totti 10 7 Osvaldo
Ljajic 8 8 Palacio

cadangan

Skorupski 28 30 Carrizo
Yanga-Mbiwa 2 46 Berni
Cole 3 6 Andreolli
Iturbe 7 9 Icardi
Borriello 9 10 Kovacic
De Rossi 16 20 Obi
Destro 22 25 Mbaye
Florenzi 24 33 D'Ambrosio
Paredes 32 44 Krhin
Torosidis 35 54 Donkor
Somma 50 97 Bonazzoli
Emanuelson 82

Copyright © 1995—2016 F.C. Internazionale Milano P.IVA 04231750151

[]

Tidak terdaftar? Daftar

Lupa sandi? Klik di sini

Lupa sandi?

Inserisci l'indirizzo e-mail associato al tuo Account a ti invieremo le istruzioni per creare una nuova password

sebelumnya