Inter 0
1 Torino

49 (babak kedua) Moretti

wasit Massimiliano Irrati / hakim garis Longo, Petrella / ofisial ke-4 Meli / asisten tambahan Valeri, Nasca
Serie A TIM — matchday 20 — "G.Meazza" Milano, — 25 Januari 2015 15:00

[campagna abbonamenti 2016.17 - scarica la brochure]

total suara 1322

Andreolli 5.2479
Obi 4.0359
Ranocchia 3.6362
Guarin 4.7685
Palacio 3.7448
Handanovic 4.7009
Donkor 5.6341
Kuzmanovic 4.7754
Kovacic 3.5858
Icardi 3.2502
D'Ambrosio 4.5729
Vidic 5.4660
Podolski 4.2296
Shaqiri 4.4860
peringkat rata-rata 4.4381

menang

42

seri

27

kalah

17

26 Oktober 2016 2-1 36' Icardi, 66' Belotti, 90' Icardi, Vai alla partita
3 April 2016 1-2 17' Icardi(Rig), 57' Molinaro, 75' Belotti(Rig), Vai alla partita
25 Januari 2015 0-1 97' Moretti, Vai alla partita
9 Maret 2014 1-0 30' Palacio Vai alla partita
27 Januari 2013 2-2 5' Chivu, 23' Meggiorini, 54' Meggiorini, 69' Cambiasso Vai alla partita
1 Februari 2009 1-1 49' Bianchi, 60' Burdisso Vai alla partita
9 Desember 2007 4-0 38' Ibrahimovic (Rig), 50' Cruz, 52' Jimenez, 76' Cordoba Vai alla partita
27 Mei 2007 3-0 12' Materazzi (Rig.), 62' Maicon, 67' Figo (Rig.) Vai alla partita
14 September 2002 1-0 23' Vieri Vai alla partita
2 Februari 2002 0-0 Vai alla partita
13 Februari 2000 1-1 19' Mendez, 33' Vieri Vai alla partita
1 Oktober 1995 4-0 10' Roberto Carlos, 35' Rig. Ganz, 45' Delvecchio, 53' Rig. Ganz
29 Januari 1995 2-1 50' Jonk, 79' Silenzi, 90' Rig. Orlandini P.
17 Oktober 1993 0-0
6 Juni 1993 3-0 49' Sosa, 51' Shalimov, 61' Sosa
29 Maret 1992 0-0
10 Februari 1991 1-0 8' Klinsmann
5 Februari 1989 2-0 3' Serena, 19' Aut. Brambati
14 Februari 1988 0-1 12' Rig. Cravero
9 November 1986 2-1 5' e 47' Altobelli, 75' Dossena
8 Desember 1985 3-3 21' Rig. Brady, 34' Comi, 44' Pusceddu, 55' Rummenigge, 64' Schachner, 75' Bergomi
24 Februari 1985 1-1 13' Corradini, 28' Collovati
25 September 1983 0-0
20 Februari 1983 1-3 28' Borghi, 71' Selvaggi, 89' Torrisi, 90' Rig. Altobelli
27 September 1981 1-0 56' Rig. Beccalossi
21 Desember 1980 1-1 21' Graziani, 41' Ambu
9 Maret 1980 1-1 20' Graziani, 82' Muraro
4 Maret 1979 0-0
19 Februari 1978 0-0
13 Maret 1977 0-1 6' Aut. Bini
29 Februari 1976 1-0 71' Pavone
19 Januari 1975 1-0 65' Boninsegna
2 Maret 1974 3-0 40' Rig. Boninsegna, 54' Boninsegna, 63' Boninsegna
26 November 1972 2-0 3' Corso, 73' Massa
7 November 1971 2-0 74' Bertini, 76' Boninsegna
15 November 1970 2-0 50' Rig. Boninsegna, 67' Boninsegna
28 September 1969 2-0 40' Rig. Bertini, 58' Landini
6 April 1969 2-2 4' Facchetti, 7' Pulici, 49' Bertini (Rig), 770 Moschino
9 Desember 1967 1-0 85' Dotti
12 Maret 1967 1-2 17' Meroni, 25' Puja, 60' Bicicli
17 Oktober 1965 4-0 15' Rosato (Aut), 42' Mazzola, 46' Domenghini, 63' Mazzola
6 Juni 1965 2-2 38' Jair, 48' Simoni, 52' Ferrini, 90' Mazzola (Rig)
13 November 1963 3-1 38' Ciccolo, 41' Corso (Rig), 71' Cella (aut), 83' Hitchens
26 Mei 1963 1-1 56' Mazzola, 60' Ferrini
10 September 1961 0-0
7 Mei 1961 1-1 56' Mazzero, 76' Firmani
17 Mei 1959 1-0 52' Masiero
8 September 1957 0-0
24 Maret 1957 3-0 5' Rimbaldo (Aut), 73' Vonlanthen, 74' Lorenzi
23 Oktober 1955 1-0 75' Armano
20 Februari 1955 1-1 10' Buhtz, 18' Armano
23 Mei 1954 2-0 29' Lorenzi, 36' Armano
8 Februari 1953 1-3 26' Nesti, 52' Wilkes, 57' Buhtz, 60' Sentimenti III
7 Oktober 1951 2-0 22' Wilkes, 40' Lorenzi
7 Januari 1951 3-1 17' Nyers (RIG), 19' Carapellese, 33' Lorenzi, 70' Lorenzi
11 Desember 1949 2-0 52' Lorenzi, 76' Amadei
30 April 1949 0-0
6 Mei 1948 0-1 87' Mazzola
2 November 1946 1-3 13' Ossola, 32' Bovio, 80' Gabetto, 86' Cominelli (Aut)
14 Juli 1946 6-2 11' Castigliano, 16' Rig. Candiani, 40' Candiani, 52' Fabbri, 60' Candiani, 67' Grezar, 77' Candiani, 85' Muci
6 Januari 1946 1-1 51' Loik, 61' Candiani
4 Oktober 1942 1-0 60' Demaria
1 Maret 1942 2-3 11' Guarnieri, 20' Rig. Menti II, 30' Petron, 51' Poli, 81' Borel
27 April 1941 0-2 39' Rig. Piacentini, 58' Mascheroni
24 Maret 1940 5-1 1' Candiani, 10' Allasio, 32' Rig. Demaria, 50' Guarnieri, 69' Frossi, 73' Campatelli
16 April 1939 1-1 55' Frossi, 63' Gaddoni
19 Desember 1937 1-0 21' Meazza
22 November 1936 1-0 58' Ferrari
26 April 1936 4-0 30' De Vincenzi, 33' Ferrari, 37' Meazza, 64' Demaria
26 Mei 1935 4-0 8' De Vincenzi, 59' Meazza, 74' Meazza, 90' De Vincenzi
24 Desember 1933 0-0
16 April 1933 5-1 27' Serantoni, 31' Rig. Monti III, 35' Meazza, 50' Levratto, 78' Meazza, 86' Levratto
27 September 1931 1-1 39' Meazza, 66' Bertoli
8 Maret 1931 3-0 18' Meazza, 32' Blasevich, 59' Meazza
19 Januari 1930 3-0 4' Meazza, 55' Meazza, 68' Serantoni
11 Maret 1928 1-3 Meazza
23 Mei 1927 1-2 L.Cevenini Iii
16 Mei 1926 3-4 T.Moretti, E.Rivolta, Pietroboni
29 Maret 1925 2-5 L.Cevenini III, Tornabuoni
18 Maret 1923 2-2 L.Cevenini IV, Conti
9 Oktober 1921 0-1
4 Januari 1920 4-0 Boggio II, Pennano, Conti, Aebi
9 Mei 1915 2-1 Morando, A.Cevenini I
15 Oktober 1911 1-1 Bontadini
5 Maret 1911 0-1
10 April 1910 7-2 6 Peterly, Schuler

Statistik

2 tembakan tepat sasaran 2
12 tembakan meleset 7
16 pelanggaran 18
8 tendangan sudut 5
3 offside 0
70% penguasaan bola 30%

video

wawancara

laporan

MILAN - Roberto Mancini harus menerima kekalahan Nerazzurri 0-1 dari Torino di Stadio Giuseppe Meazza hari ini, akibat gol Emiliano Moretti yang memanfaatkan situasi tendangan penjuru sehingga tim tamu membawa pulang satu poin.

Inter tampil dengan Andreolli dan Vidic di jantung pertananan, dengan trio gelandang serang Palacio, Kovacic dan Podolski yang bermain di belakang Mauro Icardi. Meski begitu, Torino yang dibesut Giampiero Ventura adalah tim yang memainkan gaya sepakbola yang bagus, dan tahu secara pasti bagaimana menyulitkan tuan rumah.

Ruang untuk permainan Nerazzurri tampak cukup terbatas. Tapi, Inter tidak banyak kesulitan untuk mengembangkan permainan selama 15 menit pertama pertandingan, terutama ketika tembakan Guarin yang sempat mengancam Padelli di menit 11. Podolski juga menguji kiper Granata, setelah pemain Jerman itu mendapat operan dari Palacio. Icardi juga melepaskan tandukan berbahaya yang masih mampu diselamatkan kiper Torino.

Guarin dan Kuzmanovic bermain bagus dalam mengontrol permainan, sentuhan bola pada mereka berdua saja mencapai 131 kali. Walau begitu, ketika Kuz mengoper bola ke belakang pada Kovacic, pemain Kroasia itu justru salah mengumpan ke Palacio karena terlalu jauh, sehingga Moretti menguasai bola dan menghasilkan tendangan penjuru untuk Torino. Kemudian, Nerazzurri kembali menyengat, kali ini melalui Obi, namun tendangan keras kaki kiri pemain Nigeria itu masih melebar. Mancini terpaksa melakukan pergantian lebih cepat, yakni di menit 44, dengan mengganti Andreolli yang cedera untuk memberi jalan pada Ranocchia.

Torino memulai babak kedua dengan serangan, tapi Podolski yang nyaris memecah kebuntuan. Tembakannya dari sudut kotak penalti mampu dihalau Padelli. Tim tamu tentu ingin pulang membawa poin dari pertandingan ini, mereka berusaha menjaga penguasaan lini tengah dan menyerang lewat Martinez dan Fernerud, yang salah satu peluangnya tercipta setelah menerima umpan Benassi. Sayangnya, tembakan Fernerud cukup melambung dan melebar.

Pada menit 72, Granata nyaris menggetarkan jala gawang Handanovic. Molinaro menembak bola dengan kaki kanan, tapi bisa digagalkan sang kiper. Di saat Torino menguasai penguasaan bola, Mancini memasukkan Shaqiri dan menarik keluar D'Ambrosio yang cedera, sebelum Podolski digantikan oleh Isaac Donkor. Pemain muda asal Ghana itiu langsung dihajar pelanggaran Gazzi, tapi tendangan bebas Inter tidak berarti apa-apa.

Inter sedikit lagi memimpin skor di menit 83. Kesempatan pertama datang oleh Vidic, kemudian Obi yang meneruskan bola rebound.

Dengan pertandingan sengit yang terlihat bakal berkesudahan imbang tanpa gol, Moretti mencetak gol sangat telat dengan memanfaatkan situasi tendangan pojok yang dieksekusi Maxi Lopez. Ia menyundul bola yang berada persis di muka gawang Handanovic. Bola bergerak liar dan kiper kita sulit menghalaunya. Tentu, gol Moretti di injury time babak kedua tidak disenangi tim asuhan Roberto Mancini.

 

INTER 0-1 TORINO (HT: 0-0)
Pencetak gol: (Moretti 90+4')

INTER: 1 Handanovic; 33 D'Ambrosio (Shaqiri 56'), 15 Vidic, 6 Andreolli (Ranocchia 44'), 20 Obi; 13 Guarin, 17 Kuzmanovic; 8 Palacio, 10 Kovacic, 11 Podolski (Donkor 67'); 9 Icardi.
Cadangan tak bermain: 30 Carrizo, 46 Berni, 22 Dodo, 28 Puscas, 44 Krhin, 88 Hernanes, 97 Bonazzoli.
Pelatih: Roberto Mancini.

TORINO: 30 Padelli; 14 Maksimovic (Bovo 81'), 25 Glik, 24 Moretti; 36 Darmian, 94 Benassi, 14 Gazzi, 8 Farnerud (El Kaddouri 67'), 3 Molinaro; 17 Martinez (Lopez 57'), 27 Quagliarella.
Cadangan tak bermain: 1 Gillet, 13 Castellazzi, 18 Jansson, 20 Vives, 21 Gaston Silva, 22 Amauri, 32 S. Masiello.
Pelatih: Giampiero Ventura.

Kartu kuning: D'Ambrosio (52'), Gazzi (75'), Icardi (79'), Darmian (85').
Waktu tambahan: 3 + 4 menit.

Wasit: Irrati.
Hakim garis: Longo, Petrella.
Ofisial keempat: Meli.
​Asisten tambahan: Valeri, Nasca.

Inter vs Torino

susunan pemain awal

Handanovic 1 30 Padelli
D'Ambrosio 33 19 Maksimovic
Vidic 15 25 Glik
Andreolli 6 24 Moretti
Obi 20 36 Darmian
Guarin 13 94 Benassi
Kuzmanovic 17 14 Gazzi
Palacio 8 8 Farnerud
Kovacic 10 3 Molinaro
Podolski 11 17 Martinez
Icardi 9 27 Quagliarella

cadangan

Carrizo 30 1 Gillet
Berni 46 13 Castellazzi
Dodò 22 5 Bovo
Ranocchia 23 7 El Kaddouri
Puscas 28 11 Maxi Lopez
Krhin 44 18 Jansson
Donkor 54 20 Vives
Hernanes 88 21 Silva
Shaqiri 91 22 Amauri
Bonazzoli 97 32 Masiello

Copyright © 1995—2016 F.C. Internazionale Milano P.IVA 04231750151

[]

Tidak terdaftar? Daftar

Lupa sandi? Klik di sini

Lupa sandi?

Inserisci l'indirizzo e-mail associato al tuo Account a ti invieremo le istruzioni per creare una nuova password

sebelumnya