Skor akhir

15 Februari 2015 15:00

Atalanta
27' Moralez
Inter
28' (babak kedua) Palacio
18' (babak kedua) Guarin
37' Guarin
2' Shaqiri (P)
wasit Luca Banti / hakim garis Crispo, La Rocca / ofisial ke-4 Stallone / asisten tambahan Irrati, Pasqua
Saksikan cuplikan
Menit Komentar teks
Menit Komentar teks
Santon
7.15
7.15
Ranocchia
5.3
5.3
Jesus
6.03
6.03
Guarin
9.16
9.16
Palacio
6.28
6.28
Handanovic
6.28
6.28
Kuzmanovic
5.85
5.85
Kovacic
6.32
6.32
Campagnaro
6.17
6.17
Hernanes
6.11
6.11
Medel
7.34
7.34
Podolski
5.52
5.52
Shaqiri
7.45
7.45
Brozovic
7.37
7.37
Peringkat rata-rata 6.59
2 tembakan tepat sasaran 7
7 tembakan meleset 11
9 pelanggaran 13
6 tendangan sudut 9
7 offside 0
29% penguasaan bola 71%
menang(22) seri(20) kalah(15)

BERGAMO - Tadi malam, Inter meraih kemenangan pertama di Bergamo sejak April 2008 setelah mereka menghajar Atalanta 1-4. Sosok di balik tiga poin Inter di sana hampir tujuh tahun yang lalu? Ya, Anda benar menjawabnya: Roberto Mancini.

Nerazzurri enggan membuang waktu ketika pertandingan baru dimulai. Guarin mendapat hadiah penalti di menit pertama. Xherdan Shaqiri mengeksekusi penalti dan dengan santai menyarangkan bola sehingga tim kita unggul cepat. Itulah gol pertama pemain Swiss itu di Serie A. Faktanya, itulah gol paling cepat di Serie A 2014/15 sejauh ini.

Tertinggal satu gol, Atalanta berusaha membalas. Mereka terus menyerang pertahanan kita. Tuan rumah mendapat peluang menyamakan skor di menit 18, setelah Zappacosta lolos dari perangkap offside. Pemain asal Italia ini kemudian mengumpan bola ke Pinilla, namun penggawa asal Chile ini tembakannya melebar tipis tak lebih dari satu meter.

Atalanta tak putus asa. Mereka terus menyerang pertahanan Nerazzurri. Di menit 28, Atalanta mendapat hasil positif. Pinilla menggunakan fisiknya dengan baik untuk berduel bola dengan Ranocchia, dan bola disundul Pinilla ke Maxi Moralex, yang mengontrol bola dengan sempurna. Moralex langsung melepaskan tembakan dan bola masuk. Dengan kedua tim saling jual beli serangan, duel di lini tengah sering terjadi.

Delapan menit sebelum babak pertama usai, Fredy Guarin membawa Nerazzurri unggul lagi. Pemain Kolombia ini menggiring bola, melewati Carmona sebelum menembak bola dengan melengkung. Itulah gol kedua Guarin dari banyak pertandingan, dan gol kali ini membuat pasukan Mancini unggul 1-2 di waktu istirahat.

Nerazzurri cukup unggul selama babak pertama, dengan statistik menarik: penguasaan bola 67 persen dan keakuratan umpan 80 persen. Sehabis jeda, Atalanta harus kehilangan satu pemainnya karena Benaloune diganjar dua kartu kuning dalam waktu beberapa detik saja. Keuntungan jumlah pemain membuat Brozovic, Medel dan Guarin semakin leluasa membangun serangan. Tak butuh waktu lama bagi Nerazzurri untuk mendominasi permainan.

Penampilan Guarin perlahan menjadi masterclass, dan di menit 57 bintang Kolombia ini nyaris mencetak assist. Dia mengoper bola ke Palacio yang disambut dengan tendangan voli, tapi bola masih melambung.

Inter punya peluang berikutnya di menit 60, tendangan apik Guarin kali ini menggetarkan jala gawang lawan. Dia mendapat ruang tembak yang baik setelah menerima umpan dari Shaqiri, Tanpa ampun, dia menendang bola dengan keras, bola melewati jangkauan Sportiello dan masuk ke gawangnya.

Inter semakin mengendalikan permainan, Shaqiri nyaris mencetak gol kedua dengan tendangan kaki kiri. Palacio akhirnya ikut mencatatkan dirinya di papan skor pada menit 73. Ia menerima umpan terobosan Guarin di dalam kotak penalti, terjadilah gol keempat Nerazzurri di kandang lawan.

Atalanta memang sudah tertinggal jauh dan Inter tahu itu. Nerazzurri menjaga penguasaan bola menunggu waktu pertandingan selesai. Peluit panjang memberi tanda tiga poin untuk pasukan Mancini dan Nerazzurri memetik kemenangan beruntun. Para pemain semua bangga dengan penampilan mereka di Bergamo.

Atalanta 1-4 Inter (HT: 1-2)
Pencetak gol: Shaqiri 2' pen, Moralez 27', Guarin 37', 63', Palacio 73'.

ATALANTA: 57 Sportiello; 13 A. Masiello, 2 Stendardo, 29 Benalouane, 6 Bellini; 22 Zappacosta, 21 Cigarini (Emanuelson 75'), 17 Carmona, 10 Gomez (Baselli 58)'; 11 Moralez (Denis 46'); 51 Pinilla.
Cadangan tak terpakai: 1 Avramov, 3 Del Grosso, 5 Scaloni, 7 D'Alessandro, 8 Migliaccio, 9 Bianchi, 20 Biava, 95 Grassi, 99 Boakye.
Pelatih: Stefano Colantuono.

INTER: 1 Handanovic; 14 Campagnaro, 23 Ranocchia, 5 Juan Jesus, 21 Santon; 13 Guarin, 18 Medel, 77 Brozovic (Kuzmanovic 82'); 91 Shaqiri (Kovacic 68'); 11 Podolski, 8 Palacio (Hernanes 76').
Cadangan tak terpakai: 30 Carrizo, 46 Berni, 15 Vidic, 20 Obi, 22 Dodo, 28 Puscas, 54 Donkor.
Pelatih: Roberto Mancini.

Kartu kuning: Carmona 19', Juan Jesus 20', Moralez 32', Shaqiri 32', Pinilla 44', Benalouane 52'.
Kartu merah: Benalouane 52' (kartu kuning kedua).
Waktu tambahan: 1 dan 2 menit.

Wasit: Banti.
Asisten wasit: Crispo, La Rocca.
Ofisial keempat: Stallone.
Asisten tambahan: Irrati, Pasqua.

susunan pemain awal

Sportiello 57 1 Handanovic
Masiello 13 14 Campagnaro
Stendardo 2 23 Ranocchia
Benalouane 29 5 Jesus
Bellini 6 21 Santon
Zappacosta 22 13 Guarin
Cigarini 21 18 Medel
Carmona 17 77 Brozovic
Gomez 10 91 Shaqiri
Moralez 11 11 Podolski
Pinilla 51 8 Palacio

cadangan

Avramov 1 30 Carrizo
Del Grosso 3 46 Berni
Scaloni 5 10 Kovacic
D'Alessandro 7 15 Vidic
Migliaccio 8 17 Kuzmanovic
Bianchi 9 20 Obi
Baselli 16 22 Dodò
Denis 19 28 Puscas
Biava 20 54 Donkor
Emanuelson 28 88 Hernanes
Grassi 95
Boakye 99