Skor akhir

23 Agustus 2015 20:45

Inter
48' (babak kedua) Jovetic
Atalanta
wasit Gianpaolo Calvarese / hakim garis Marrazzo, Pegorin / ofisial ke-4 Gava / asisten tambahan Giacomelli, Chiffi
Saksikan cuplikan
MenitKomentar teks
MenitKomentar teks
Santon
6.48
6.48
Jesus
6.32
6.32
Palacio
5.83
5.83
Handanovic
6.4
6.4
Icardi
5.56
5.56
Hernanes
6.09
6.09
Medel
5.94
5.94
Gnoukouri
5.62
5.62
Brozovic
6.47
6.47
Kondogbia
7.31
7.31
Miranda
7.41
7.41
Murillo
7.69
7.69
Jovetic
8.28
8.28
Manaj
6.33
6.33
Peringkat rata-rata6.55
7tembakan tepat sasaran0
14tembakan meleset4
14pelanggaran12
9tendangan sudut1
4offside0
68%penguasaan bola32%
menang(40)seri(8)kalah(9)

MILAN – Inter memulai kompetisi Serie A musim 2015/16 dengan baik setelah Stevan Jovetic mencetak gol tendangan melengkung yang menjadi gol telat penentu kemenangan 1-0 atas Atalanta di Stadio Giuseppe Meazza, Senin dinihari WIB.

Malam itu diawali dengan rumor cedera Mauro Icardi pada saat pemanasan, tapi striker Argentina itu tetap dipercaya memimpin rekan-rekan setim sebagai kapten Inter. Pelatih Roberto Mancini memasang formasi 4-3-1-2, dengan Handanovic berada di belakang formasi empat bek Santon, Murillo, Miranda dan Juan Jesus. Bintang muda Pantai Gading, Gnoukouri menempati posisi di depan barisan pertahanan, dengan Medel dan Kondogbia di samping dia, sedangkan Brozovic mendukung duet penyerang Palacio dan Icardi.

Nerazzurri mengawali pertandingan dengan cukup bagus, tapi Atalanta lebih dulu mendapat peluang dengan tembakan Alejandro Papu Gomez yang hampir berbuah gol di menit kedua. Pemain nomor 10 Atalanta tersebut memanfaatkan kesalahan Gnoukouri, kemudian dia umpan satu-dua dengan Denis di dalam kotak, namun tembakannya melambung di atas mistar.

Inter merespon dengan baik, tapi meski Gnoukouri mengoper bola ke Palacio dengan apik, pemain asal Argentina itu tidak mampu mengarahkan bola dengan jitu ke duetnya, Mauro Icardi. Malam Maurito harus berakhir lebih dini, disebabkan oleh kekhawatiran cedera sebelum laga benar-benar terjadi dan ia mesti digantikan oleh Stevan Jovetic di menit ke-10. Gary Medel kemudian memakai ban kapten.

Pertandingan berlangsung biasa saja sampai menit ke-40, ketika kerjasama umpan yang baik masuk ke wilayah pertahanan Atalanta hingga bola dioper ke Brozovic yang berada dalam posisi terbaik. Atalanta harus berterimakasih kepada Masiello yang menjaga gawangnya tidak kemasukan, sehingga Inter mendapat tendangan penjuru. Beberapa detik kemudian, Jovetic mengumpan bola ke Kondogbia di dalam kotak, tapi kiper Sportiello mampu mengamankan tembakan gelandang Prancis itu dengan kakinya.

Mancini memutuskan untuk mengganti Gnoukouri dengan Hernanes pas turun minum, kemudian Inter menyerang saat lima menit waktu berjalan. Tembakan Kondogbia memaksa Sportiello kerja ekstra. Pada menit 63, Juan Jesus mengumpan bola ke Brozovic di dalam kotak penalti Atalanta, tapi sepakan pemain Kroasia itu melebar tipis.

Nerazzurri menerima keuntungan jumlah pemain di menit 71, pada saat gelandang Atalanta Carmona mendapat kartu kuning kedua usai melanggar keras Brozovic. Sekitar 60 detik kemudian, Jovetic nyaris membawa Inter unggul, sedangkan gol Palacio dianulir karena sudah dinilai offside di menit 77.

Rey Manaj mendapat debut di Meazza pada menit 84, membuat Mancini mengubah formasi ke 4-2-3-1. Permainan agak membosankan selama lima menit, sebelum Juan Jesus melepaskan umpan crossing ke Palacio, sayangnyta tembakan pemain Argentina itu membentur tiang gawang.

Memasuki injury time, Stevan Jovetic memastikan kemenangan Inter dengan menembak bola dari sisi kiri serangan, tembakan melengkungnya melewati jangkauan Sportiello dan bola masuk gawang Atalanta. Meazza langsung bergemuruh dan bersorak sukacita. 

INTER 1-0 ATALANTA
Pencetak gol: Jovetic 90+3'.

INTER: 1 Handanovic; 21 Santon, 25 Miranda, 24 Murillo, 5 Juan Jesus; 27 Gnoukouri (Hernanes HT), 17 Medel, 7 Kondogbia; 77 Brozovic (Manaj 85'); 8 Palacio, 9 Icardi (Jovetic 10').
Cadangan tak terpakai: 30 Carrizo, 6 Andreolli, 14 Montoya, 16 Schelotto, 19 Taider, 23 Ranocchia, 33 D'Ambrosio, 55 Nagatomo, 93 Dimarco.
Pelatih: Roberto Mancini.
 
ATALANTA: 57 Sportiello; 5 Masiello, 2 Stendardo, 33 Cherubin, 93 Dramé; 17 Carmona, 15 De Roon, 27 Kurtic; 10 Gomez (Migliaccio 78'), 19 Denis (Pinilla 23'), 11 Moralez (D'Alessandro 74').
Cadangan tak terpakai: 30 Bassi, 4 Giorgi, 6 Bellini, 9 Boakye, 20 Estigarribia, 24 Conti, 28 Brivio, 77 Raimondi, 88 Grassi.
Pelatih: Edoardo Reja.

Kartu kuning: Palacio 36', Carmona 66', 71', Pinilla 82', Manaj 90'.
Kartu merah: Carmona 71'.
Waktu tambahan: 2 + 5 menit.

Wasit: Calvarese.
Hakim garis: Marrazzo, Pegorin.
Ofisial keempat: Gava.
Asisten tambahan: Giacomelli, Chiffi.

susunan pemain awal

Handanovic 157 Sportiello
Santon 215 Masiello
Miranda 252 Stendardo
Murillo 2433 Cherubin
Jesus 593 Dramé
Gnoukouri 2717 Carmona
Medel 1715 De Roon
Kondogbia 727 Kurtic
Brozovic 7710 Gomez
Palacio 819 Denis
Icardi 911 Moralez

cadangan

Carrizo 3030 Bassi
Andreolli 64 Giorgi
Jovetic 106 Bellini
Montoya 147 D'Alessandro
Schelotto 168 Migliaccio
Taïder 199 Boakye
Ranocchia 2320 Estigarribia
D'Ambrosio 3324 Conti
Nagatomo 5528 Brivio
Hernanes 8851 Pinilla
Dimarco 9377 Raimondi
Manaj 9788 Grassi