Skor akhir

12 Desember 2015 20:45

Udinese
Inter
42' (babak kedua) Brozovic
39' (babak kedua) Icardi
31' Jovetic
23' Icardi
wasit Davide Massa / hakim garis Dobosz, Pegorin / ofisial ke-4 Paganessi / asisten tambahan Tagliavento, Maresca
Saksikan cuplikan
MenitKomentar teks
MenitKomentar teks
Jesus
6.19
6.19
Guarin
6.16
6.16
Handanovic
8.15
8.15
Icardi
8.26
8.26
Brozovic
8.07
8.07
Miranda
7.8
7.8
Murillo
7.69
7.69
Montoya
7.32
7.32
Jovetic
7.36
7.36
Manaj
6.42
6.42
Perisic
6.67
6.67
Ljajic
6.71
6.71
Melo
6.36
6.36
Telles
6.87
6.87
Peringkat rata-rata7.15
7tembakan tepat sasaran7
14tembakan meleset6
12pelanggaran13
9tendangan sudut2
3offside2
55%penguasaan bola45%
menang(20)seri(14)kalah(11)

UDINE - Inter tampil mengesankan saat mencukur Udinese 4-0, Minggu dinihari WIB. Hasil tersebut memantapkan posisi Nerazzurri sebagai pemimpin klasemen Serie A.

Mauro Icardi dan Stevan Jovetic melesakkan gol di babak pertama, sebelum bintang Argentina itu menambahnya jadi dua gol, sementara Marcelo Brozovic melengkapi pesta gol di Stadio Friuli pada menit-menit akhir.

Roberto Mancini membuat kejutan lainnya dalam pilihan starting line-up dengan menurunkan Martin Montoya untul pertama kalinya. Alex Telles, Jeison Murillo dan Joao Miranda melengkapi barisan belakang, sedangkan Felipe Melo dan Fredy Guarin membentuk dobel jangkar di depan para bek. Adem Ljajic mengawalo permainan di sayap kiri, dengan Ivan Perisic di sayap kanan, kemudian Stevan Jovetic ditempatkan di belakang Mauro Icardi untuk formasi 4-2-3-1 berkarakter menyerang.

Inter mungkin bisa membuka skor di awal permainan pada menit ke-7. Perisic menyisir sayap dan mengirim umpan ke Jovetic di dalam kotak, pemain asal Montenegro itu mencoba melepaskan tembakan, tapi kiper Oreste Karnezis mampu menghalaunya dengan kaki.

Tim tuan rumah juga memainkan sepakbola menghibur beberapa kali, dan mereka punya dua peluang cepat dalam hitungan menit. Murillo dengan brilian mundur dan memblok tembakan Antonio Di Natale, kemudian berawal dari sepak pojok, penjaga gawang Samir Handanovic mengingatkan bekas klubnya bahwa dia mampu mengantisipasi tendangan geledek Cyril Thereau. Berselang beberapa menit, wasit secara tak adil mengkartu kuning Telles setelah dianggap melanggar Silvan Widmer yang jatuh karena diving.

Kesalahan di lini belakang tim lawan membuat Mauro Icardi memecah kebuntuan di menit 23, dan pemain asal Argentina itu sukses menaklukkan Karnezis.

Nerazzurri memperbesar keunggulan menjadi 2-0 kurang dari sepuluh menit kemudian, berkat blunder lainnya di barisan bek Udinese. Maurizio Domizzi melakukan umpan ke belakang yang buruk, sehingga Jovetic berkesempatan lari menghampiri gawang dan dengan tenang ia menceploskan bola tanpa bisa dijangkau oleh sang kiper.

Di saat babak pertama mau berakhir, Montoya bekerjasama dengan Guarin, lalu bola diumpan dengan jitu, sayangnya tidak ada yang menyambut di dalam kotak penalti.

Babak pertama berakhir dengan applause dari banyak penggemar Nerazzurri yang turut memadati Stadio Friuli yang baru direnovasi, walau tribun suporter tamu ditutup.

Babak kedua dilanjutkan dengan performa yang sama, Inter mengendalikan penuh jalannya pertandingan.

Brozovic masuk di pertengahan babak kedua - Jo-Jo keluar dengan applause dari penonton - sementara Ljajic dan Perisic punya peluang menorehkan gol ketiga Nerazzurri ke Udinese, sebelum Mancini mulai fokus ke pertahanan demi clean sheet dengan memasukkan Juan Jesus dan menarik keluar Ljajic.

Walaupun begitu, permainan berlangsung santai sampai menit-menit akhir, Inter mampu membuat tim lawan tak bisa apa-apa dan menuntaskan waktu dengan indah.

Icardi menggandakan jumlah golnya malam itu ketika dia menembak bola dengan akurat ke tiang dekat setelah umpan salah Francesco Lodi, kemudian Brozovic turut melengkapi kemenangan telak dengan gol spektakuler, melewati dua pemain Udinese sebelum melakukan tendangan melengkung ke pojok atas.

Rej Manaj menjadi pemain pengganti terakhir yang masuk menggantikan Icardi, yang meninggalkan lapangan dengan sorak sorai dan standing applause dari tribun.

Inter kini bersiap melakukan dua laga spesial di San Siro dalam pekan terakhir kompetisi tahun 2015: Cagliari datang di ajang Coppa pada Rabu dinihari 03:00 WIB, diteruskan dengan duel liga kontra Lazio pada Senin dinihari 02:45 WIB.

UDINESE 0-4 INTER (HT 0-2)
Pencetak gol: Icardi 23', 84', Jovetic 31', Brozovic 87'.

Udinese: 31 Karnezis; 2 Wague, 11 Domizzi, 89 Piris; 27 Widmer, 16 Iturra (18 Perica, 70'), 20 Lodi, 8 Fernandes (23 Marquinho, 56'), 21 Edenilson; 77 Thereau, 10 Di Natale (74 Aguirre, 79').
Cadangan tak terpakai: 97 Meret, 13 Insua, 19 Guilherme, 26 Pasquale, 32 Camigliano, 33 Kone, 42 Coppolaro, 53 Adnan, 95 Evangelista.
Pelatih: Stefano Colantuono.

Inter: 1 Handanovic; 14 Montoya, 25 Miranda, 24 Murillo, 12 Telles; 13 Guarin, 83 Melo; 22 Ljajic (5 Juan Jesus, 83'), 10 Jovetic (77 Brozovic, 61'), 44 Perisic; 9 Icardi (97 Manaj, 49').
Cadangan tak terpakai: 30 Carrizo, 46 Berni, 6 Dodò, 7 Kondogbia, 8 Palacio, 11 Biabiany, 17 Medel, 27 Gnoukouri, 55 Nagatomo.
Pelatih: Roberto Mancini.

Kartu kuning: Perisic 8', Telles 16', Ljajic 21', Fernandes 52', Domizzi 65'
Waktu tambahan: 0 dan 3 menit.

Wasit: Massa
Hakim garis: Dobosz, Pegorin
Ofisial keempat: Paganessi
Asisten tambahan: Tagliavento, Maresca

susunan pemain awal

Karnezis 311 Handanovic
Wague 214 Montoya
Domizzi 1125 Miranda
Piris 8924 Murillo
Widmer 2712 Telles
Iturra 1613 Guarin
Lodi 2083 Melo
Fernandes 822 Ljajic
Edenilson 2110 Jovetic
Di Natale 1044 Perisic
Thereau 779 Icardi

cadangan

Meret 9730 Carrizo
Insua 1346 Berni
Perica 185 Jesus
Guilherme 196 Dodò
Marquinho 237 Kondogbia
Pasquale 268 Palacio
Camigliano 3211 Biabiany
Kone 3317 Medel
Coppolaro 4227 Gnoukouri
Adnan 5355 Nagatomo
Aguirre 7477 Brozovic
Evangelista 9597 Manaj