Inter 1
2 Lazio

5 Candreva, 16 (babak kedua) Icardi, 42 (babak kedua) Candreva (P)

wasit Paolo Mazzoleni / hakim garis Di Liberatore, Preti / ofisial ke-4 Meli / asisten tambahan Rizzoli, Di Bello
Serie A TIM — matchday 17 — "G.Meazza" Milano, — 20 Desember 2015 20:45

[campagna abbonamenti 2016.17 - scarica la brochure]

total suara 1182

Biabiany 3.8836
Palacio 5.1115
Handanovic 5.7519
Icardi 6.2588
Medel 4.5290
Brozovic 5.5707
Miranda 6.2249
Murillo 6.4426
Montoya 3.4050
Jovetic 4.5680
Perisic 4.8946
Ljajic 5.5750
Melo 2.3037
Telles 5.5725
peringkat rata-rata 5.0065

menang

41

seri

24

kalah

9

20 Desember 2015 1-2 5' Candreva, 62' Icardi, 88' Candreva(Rig), Vai alla partita
21 Desember 2014 2-2 2' Anderson, 37' Anderson, 67' Kovacic, 81' Palacio, Vai alla partita
10 Mei 2014 4-1 2' Biava, 7' Palacio, 34' Icardi, 37' Palacio, 79' Hernanes Vai alla partita
8 Mei 2013 1-3 22' Floccari, 33' Alvarez, 49' Hernanes(Rig), 81' Onazi Vai alla partita
22 Januari 2012 2-1 30' Rocchi, 44' Milito, 64' Pazzini Vai alla partita
23 April 2011 2-1 24' Zarate(Rig), 40' Sneijder, 55' Eto'o Vai alla partita
20 Desember 2009 1-0 14' Eto'o Vai alla partita
2 Mei 2009 2-0 59' Ibrahimovic, 71' Muntari Vai alla partita
5 Desember 2007 3-0 22' Ibrahimovic (Rig), 33' Maicon, 55' Suazo Vai alla partita
13 Mei 2007 4-3 3' Materazzi, 5' Mutarelli, 20' Crespo, 35' Crespo, 83' Crespo, 87' Materazzi, 41' Ledesma Vai alla partita
19 Maret 2006 3-1 47' Recoba, 55' Pandev, 73' Recoba, 36' Figo Vai alla partita
30 Oktober 2004 1-1 47' Adriano, 85' Talamonti Vai alla partita
25 April 2004 0-0 Vai alla partita
27 April 2003 1-1 43' Crespo, 77' Inzaghi Vai alla partita
6 Januari 2002 0-0 Vai alla partita
27 Mei 2001 1-1 41' Crespo, 91' Dalmat Vai alla partita
31 Oktober 1999 1-1 38' Zamorano, 89' Pancaro Vai alla partita
18 Oktober 1998 3-5 2' Salas, 22' Winter, 35' Conceicao, 40' Mancini, 74' Nedved, 77' Ventola, 96' Ventola Vai alla partita
5 Oktober 1997 1-1 33' Nedved, 41' Rig. Ronaldo Vai alla partita
22 September 1996 1-1 34' Signori, 40' Angloma
22 Oktober 1995 0-0
18 Desember 1994 0-2 11' Cravero, 43' Fuser
6 Februari 1994 1-2 26' Sosa, 87' Rig. Signori, 90' Di Matteo
9 Mei 1993 2-0 2' Aut. Bacci, 82' Schillaci
23 Februari 1992 1-0 24' Rig. Matthaus
18 Mei 1991 2-0 58' Battistini, 82' Klinsmann
29 Oktober 1989 3-0 39' Morello D., 52' Rig. Brehme, 67' Serena A.
22 Januari 1989 1-0 40' Mandorlini
10 Februari 1985 1-0 85' Marini
22 Januari 1984 1-1 10' Aut. e 63' Manfredonia
30 September 1979 2-1 17' Beccalossi, 42' Giordano, 71' Marini
19 November 1978 4-0 2' Beccalossi, 50' Baresi, 53' Serena, 67' Oriali
23 Oktober 1977 1-1 37' Altobelli, 63' Giordano
5 Desember 1976 1-1 66' Marini, 78' Giordano
15 Februari 1976 1-0 50' Oriali
2 Maret 1975 3-1 13' Fedele, 63' Fedele, 88' Rig. Boninsegna, 90' Chinaglia
17 Maret 1974 3-1 5' Fedele, 32' Oriali, 51' Garlaschelli, 69' Mariani
28 Januari 1973 1-1 28' Rig. Chinaglia, 60' Boninsegna
23 Mei 1971 1-1 24' Nanni, 89' Mazzola
30 November 1969 3-0 4' Mazzola, 63' Rig. Bertini, 75' Boninsegna
23 April 1967 0-0
15 Mei 1966 4-1 45' Suarez, 58' Renna, 63' Mazzola, 68' Governato (Aut), 89' Domenghini
14 Februari 1965 3-0 31' Peirò, 47' Domenghini, 76' Peirò
8 Januari 1964 1-0 64' Suarez
5 Maret 1961 7-0 43' Firmani, 62' Gatti, 66' Firmani, 67' Firmani, 71' Angelillo, 79' Morbello, 87' Firmani
4 Oktober 1959 1-1 7' Bizzarri, 34' Firmani
7 Juni 1959 4-0 22' Firmani, 43' Rizzolini, 65' Angelillo, 67' Angelillo
22 September 1957 5-2 3' Angelillo, 11' Lorenzi, 44' Skoglund, 53' Selmosson, 54' Burini, 61' Angelillo, 77' Angelillo
19 Mei 1957 0-1 55' Bettini
6 November 1955 2-3 27' Muccinelli, 49' Vivolo, 50' Selmosson, 76' Lorenzi, 88' Invernizzi
5 Juni 1955 2-1 27' Armano, 54' Armano (Rig), 89' Hansen
13 September 1953 2-0 25' Lorenzi, 89' Skoglund
19 April 1953 1-1 40' Caprile, 75' Nyers
2 Maret 1952 1-1 50' Lofgren, 69' Lorenzi
21 Januari 1951 0-0
4 Desember 1949 2-1 36' Nyers (Rig), 57' Amadei, 64' Nyers
23 Januari 1949 1-0 7' Fiorini
21 Maret 1948 1-1 46' Gualtieri, 54' Fiorini
27 Oktober 1946 3-0 21' Cerioni, 56' Cerioni, 82' Campatelli
7 Februari 1943 4-1 25' Cominelli, 33' Borici, 40' Candiani, 69' Aut. Ramella, 84' Fabbri E
15 Maret 1942 0-1 45' Puccinelli
23 Februari 1941 1-1 12' Dagianti, 58' Rebuzzi
19 Mei 1940 4-0 32' Barsanti, 36' Demaria, 37' Frossi, 67' Barsanti
18 September 1938 1-1 8' Piola, 63' Meazza
20 Maret 1938 3-1 8' Frossi, 41' Meazza, 44' Rig. Ferrari, 81' Busani
6 Desember 1936 2-2 10' Bisigato, 44' Ferraris II, 54' Camolese, 70' Piola
12 April 1936 3-1 9' Guarisi, 36' Ghidini, 44' Ferrari, 47' Meazza
3 Februari 1935 1-0 54' Meazza
18 Maret 1934 8-1 20' Agosteo, 21' Demaria, 26' Agosteo rig., 38' Serantoni, 48' Guarisi (LA) rig., 50' Demaria, 63' Meazza, 74' Demanzano, 83' Meazza rig.
16 Oktober 1932 1-2 15' Bisigato, 34' Demaria, 55' Bisigato
10 Januari 1932 2-0 14' Scarone, 33' Scarone
14 Juni 1931 3-2 8' Ziroli, 16' Malatesta, 37' Ferreo, 38' Visentin, 47' Serantoni
23 Maret 1930 4-2 8' Spivach, 25' Blasevich, 26' Meazza, 33' Meazza, 42' Ziroli, 85' Meazza
9 Desember 1928 3-1 Visentin, Blasevich, Meazza

Statistik

2 tembakan tepat sasaran 3
3 tembakan meleset 2
17 pelanggaran 22
5 tendangan sudut 4
3 offside 0
52% penguasaan bola 48%

video

wawancara

laporan

MILAN – Laju Inter di akhir tahun 2015 terhambat setelah Antonio Candreva mencetak dua gol yang mengantar Lazio pulang membawa tiga poin maksimal setelah Mauro Icardi sempat membuat kedudukan imbang di babak kedua.. 

Meski begitu, anak-anak asuh Roberto Mancini mengakhiri tahun ini di puncak klasemen Serie A dan bakal kembali beraksi saat menghadapi Empoli, 6 Januari mendatang.

Kedua tim mengawali permainan dengan amat baik, namun tanda bahaya pertama datang ketika Martin Montoya mengumpan balik ke Samir Handanovic, yang bola sebetulnya lebih dekat ke Alessandro Matri. Beruntung bagi kiper Slovenia itu, Jeison Murillo dengan sigap membuang bola liar. 

Inter merespon di menit keempat, dengan Stevan Jovetic mengoper bola ke Ivan Perisic dengan brilian. Bintang Kroasia itu mencoba mengolah bola, tapi sentuhannya sedikit berat sehingga Besart Berisha merebut bola.

Berselang satu menit, tim tamu memimpin di menit ke-6 setelah sepak pojok mengarahkan bola ke Candreva yang berdiri di luar kotak. Tembakan first-time pemain asli Italia itu melewati banyaknya kaki di dalam kotak dan tak bisa dihalau oleh Handanovic. Gol tersebut membuat Nerazzurri sempat kebingungan selama 15 menit pertama, namun mereka kompak lagi di lini belakang dan menggagalkan peluang individu Felipe Anderson.

Alex Telles tampil memikat di depan publik sendiri, dengan konstan menusuk sisi lapangan dan mencoba membebaskan Perisic dan Jovetic dari sayap kiri. Sayangnya, Inter gagal memaksimalkan inisiatif peluang pemain asal Brasil itu jadi gol penyama.

Lazio terus menekan di babak pertama, dengan Candreva melihat longgarnya pertahanan Nerazzurri ketika Telles tidak dalam posisinya. Murillo dengan sempurna sekali lagi membuang bahaya.

Inter mendapat peluang sempurna di menit 37 setelah memperoleh tendangan bebas di pojok kanan atas kotak penalti Lazio. Jovetic mengeksekusi bola, namun tembakannya meleset.

Beberapa saat kemudian, Biancocelesti hampir memperbesar keunggulan saat Felipe Melo berbuat kesalahan yang membuat Anderson merebut bola liar di dalam area permainan Inter. Pemain Lazio asal Brasil itu melewati hadangan Murillo dan mengumpan bola ke Candreva, yang tembakannya melambung di atas mistar.

Selepas satu menit tambahan waktu babak pertama, kedua tim turun minum dengan Inter tertinggal 0-1.

Babak kedua dimulai dengan tidak adanya peluang dari kedua tim. Inter mencoba segera menekan lawan mereka, dan mendapat hadiah tendangan bebas tak langsung ketika Stefan Radu melakukan umpan balik, lalu bola ditangkap kiper Berisha. Bola free kick sayangnya gagal melewati pagar hidup Biancocelesti yang menghasilkan tendangan penjuru. 

Mancini mencoba memasukkan beberapa ide segar ke dalam timnya. Pelatih mengganti Jonathan Biabiany dan Jovetic dengan Marcelo Brozovic dan Adem Ljajic. Langkah ini berbuah manis saat Inter menyamakan kedudukan di menit 60. Murillo mengirim umpan ke Perisic yang menyambutnya pada sentuhan pertama, langsung dioper ke Icardi sampai masuk dalam situasi satu lawan satu. Pemain asal Argentina bernomor 9 di Inter itu dengan tenang menaklukkan kiper Lazio dengan peluang bersih pertamanya dalam permainan tersebut.

Pertandingan kemudian berjalan seimbang dan kedua tim cukup setara dalam penguasaa bola. Pada menit 70, Lazio memperoleh tendangan bebas di posisi berbahaya dekat kotak penalti. Candreva mengeksekusinya dengan kaki kanan, tapi pagar hidup bekerja dengan baik dan Gary Medel membuang bola liar.

Dengan waktu normal babak kedua menyisakan 15 menit, kedua tim sama-sama punya peluang bagus. Pertama, Ljajic yang melewati dua pemain lawan, namun gagal mendapat ruang untuk melepaskan tembakan. Kemudian, aksi berbahaya Candreva yang mengoper bola ke Anderson, sayangnya umpan tersebut digagalkan.

Lazio justru punya kesempatan unggul di menit 85. Felipe Melo melanggar Sergej Milinkovic-Savic saat hendak merebut bola atas di dalam kotak terlarang. Handanovic tampil fantastis menyelamatkan penalti Candreva, tapi bola rebound tanpa ampun dihajar oleh striker Biancocelesti. Skor berubah menjadi 2-1 untuk Lazio.

Di menit-menit akhir, permainan justru berlangsung menarik, kedua tim berkurang satu pemain: pertama, Felipe Melo dikartu merah langsung karena tendangannya mengarah ke leher Lucas Biglia, kemudian Milinkovic-Savic kena kartu kuning kedua. Lazio menjaga lima menit injury time dengan tidak ada bahaya dari tuan rumah, dan mereka pulang ke ibukota dengan membawa tiga poin. 

INTER-LAZIO 1-2
Pencetak gol: Candreva 5', Icardi 60', Candreva 86'

INTER: 1 Handanovic; 14 Montoya, 25 Miranda, 24 Murillo, 12 Telles (8 Palacio, 87'); 83 Melo, 17 Medel; 11 Biabiany (77 Brozovic, 57)', 10 Jovetic (22 Ljajic, 57'), 44 Perisic; 9 Icardi.
Cadangan tak terpakai: 30 Carrizo, 5 Jesus, 6 Dodò, 7 Kondogbia, 13 Guarin, 21 Santon, 33 D'Ambrosio, 55 Nagatomo, 97 Manaj.
Pelatih: Roberto Mancini

LAZIO: 99 Berisha; 29 Konko, 33 Mauricio, 2 Hoedt, 26 Radu; 21 Milinkovic, 20 Biglia, 16 Parolo; 87 Candreva (4 Patricio, 94'), 17 Matri (9 Djordjevic, 74'), 10 Felipe Anderson (14 Keita, 82').
Cadangan tak terpakai: 55 Guerrieri, 66 Matosevic, 5 Braafheid, 6 Mauri, 23 Onazi, 32 Cataldi, 44 Prce, 70 Oikonomidis.
Pelatih: Stefano Pioli

Kartu kuning: Biglia 49', Biabiany 55', Milinkovic 66', Candreva 91'
Kartu merah: Melo 90', Milinkovic 92'

Waktu tambahan: 1 dan 5 menit

Wasit: Mazzoleni
Hakim garis: Di Liberatore, Preti
Ofisial keempat: Meli
Asisten tambahan: Rizzoli, Di Bello

Inter vs Lazio

susunan pemain awal

Handanovic 1 99 Berisha
Montoya 14 29 Konko
Miranda 25 2 Hoedt
Murillo 24 33 Mauricio
Telles 12 26 Radu
Melo 83 21 Milinkovic
Medel 17 20 Biglia
Biabiany 11 16 Parolo
Jovetic 10 87 Candreva
Perisic 44 17 Matri
Icardi 9 10 Felipe Anderson

cadangan

Carrizo 30 55 Guerrieri
Jesus 5 66 Matosevic
Dodò 6 4 Gabarron
Kondogbia 7 5 Braafheid
Palacio 8 6 Mauri
Guarin 13 9 Djordjevic
Santon 21 14 Keita
Ljajic 22 23 Onazi
D'Ambrosio 33 32 Cataldi
Nagatomo 55 44 Prce
Brozovic 77 70 Oikonomidis
Manaj 97

Copyright © 1995—2016 F.C. Internazionale Milano P.IVA 04231750151

[]

Tidak terdaftar? Daftar

Lupa sandi? Klik di sini

Lupa sandi?

Inserisci l'indirizzo e-mail associato al tuo Account a ti invieremo le istruzioni per creare una nuova password

sebelumnya