Skor akhir

6 Januari 2016 18:00

Empoli
Inter
46' Icardi
wasit Domenico Celi / hakim garis Posado, La Rocca / ofisial ke-4 Musolino / asisten tambahan Tagliavento, Fabbri
Saksikan cuplikan
MenitKomentar teks
MenitKomentar teks
Nagatomo
5.28
5.28
Jesus
5.63
5.63
Guarin
5.37
5.37
Handanovic
7.76
7.76
Icardi
7.38
7.38
D'Ambrosio
6.52
6.52
Medel
5.75
5.75
Brozovic
5.77
5.77
Kondogbia
5.77
5.77
Miranda
7.15
7.15
Murillo
6.06
6.06
Jovetic
5.85
5.85
Perisic
6.68
6.68
Ljajic
5.82
5.82
Peringkat rata-rata6.2
4tembakan tepat sasaran3
12tembakan meleset11
9pelanggaran10
8tendangan sudut5
1offside1
48%penguasaan bola52%
menang(7)seri(3)kalah(2)

EMPOLI – Inter kembali ke jalur kemenangan selepas libur Natal dengan kemenangan yang alot di kandang Empoli. 

Hanya sedikit perbedaan yang memisahkan kedua tim sepanjang 90 menit permainan, namun Nerazzurri tampil sebagai pemenang berkat gol Icardi sesaat sebelum jeda.

Roberto Mancini menurunkan formasi 4-3-3, dengan Mauro Icardi sebagai penyerang tengah, diapit oleh Ivan Perisic dan Adem Ljajic di sayap. Lorenzo Tonelli menjadi satu-satunya pemain yang absen di kubu tuan rumah, digantikan oleh Federico Barba, dengan Riccardo Saponara dipasang di posisi penyerang lubang di belakang dua striker Manuel Pucciarelli dan Enzo Maccarone. 

Empoli langsung menggebrak di awal permainan, menjaga penguasaan bola di dalam area permainan Inter, tapi tuan rumah tidak membuat peluang berbahaya. 

Peluang besar pertama datang dari Nerazzurri ketika Mario Rui gagal menekel sehingga Ljajic melepaskan crossing ke dalam kotak penalti, namun Empoli membuang bola dan Icardi gagal menyambutnya. Empoli dengan cepat merespon melalui serangan balik dan Danilo D'Ambrosio tampil gemilang menghalau bola yang dikuasai oleh Saponara dalam situasi satu lawan satu.

Inter mulai membangun permainan, Marcelo Brozovic menusuk dan mengirim bola ke D'Ambrosio yang menyisir sayap di menit 13. Bek asal Italia itu mencari ruang sendiri untuk memberi crossing, tapi bola disapu oleh Andrea Costa.

Tiga menit kemudian, Sami Handanovic melakukan aksi refleks gemilang di depan gawang sebanyak dua kali dalam tempo cepat. Pertama, dia memblok tendangan bebas Maccarone, lalu dengan cepat sang kiper menghalau bola di kaki kapten Empoli.

Babak pertama berlangsung pada tempo tinggi dengan kedua tim saling mengancam, tapi hanya sedikit peluang tercipta. Di menit 23, Pucciarelli mendapat ruang bagus di dalam kotak penalti Inter dan mengumpan bola ke Piotr Zielinski, yang tak mampu mengarahkan tembakan kaki kanannya sesuai target.

Memasuki menit 30, permainan terhenti ketika Saponara dan Handanovic mesti menerima perawatan karena tubrukan di babak pertama. Ketika permainan dimulai lagi, tim dari Toskana itu bangkit dengan Saponara dan Marcel Buchel sama-sama membuat peluang berbahaya dalam hitungan detik.

Inter mengancam di menit 42, saat Geoffrey Kondogbia menggunakan kekuatan fisiknya untuk menjaga penguasaan di lini tengah, lalu mengirim bola ke Perisic di dekat kotak penalti. Sayangnya, bintang Kroasia itu gagal menembak tepat sasaran dengan tendangan first-time.

Perisic kemudian menjadi kreator gol beberapa menit kemudian, melewati Vincent Laurini dan mengirim crossing mendatar dekat garis gawang. Icardi menunjukkan naluri menyerangnya untuk melepaskan diri dari Federico Barba di tiang dekat dan menceploskan bola yang susah dijangkau oleh kiper Lukasz Skorupski di injury time babak pertama.

Kedua tim tidak melakukan pergantian pemain di masa jeda. Peluang pertama di babak kedua dimiliki oleh Inter. Kondogbia mengawali serangan, dengan Icardi dan Ljajic saling bertukar umpan sebelum pemain asal Serbia itu mengumpan bola ke Perisic yang berlari cepat. Ivan sudah betul menembak bola di momen yang penting, namun Skorupski sukses menyelamatkan bola.

Nerazzurri mendapat giliran diancam di menit 51 saat Pucciarelli mengganggu umpan dari Ljajic, bola dengan cepat dioper ke Saponara. Bintang muda Italia itu punya dua percobaan menaklukkan Handanovic, tapi kiper Inter itu mampu menepisnya sehingga menghasilkan sepak pojok.

Ada banyak peluang dari kedua tim. Di menit 54, Brozovic menghajar bola liar di dalam kotak, melepaskan tembakan ke tiang jauh, namun belum berbuah gol. Empoli menekan demi gol penyama, sembari Inter mencari kesempatan untuk serangan balik. Perisic dan Ljajic di sayap bekerjasama dengan Icard, tapi tidak bisa membuat peluang bagus.

Tuan rumah mengancam di menit 65 saat Marko Livaja, yang baru masuk, menyisir sayap kanan dan mengumpan bola ke Zielinski di dekat kotak penalti Inter, namun tembakan gelandang Polandia itu masih tipis meleset. Kondogbia berpeluang menggandakan keunggulan Inter, tapi gelandang Prancis gagal mengarahkan tembakan keras mendatar sesuai target.    

Tuan rumah punya peluang emas mencetak gol ketika Inter kehilangan bola di area permainan sendiri. Saponara mengumpan bola ke Pucciarelli yang lagi di posisi bagus, tapi Jeison Murillo dan Yuto Nagatomo cukup meredam serangan Empoli sehingga Handanovic bisa menangkap bola.

Mancini melakukan pergantian pemain pertama di sisa waktu normal 10 menit. Fredy Guarin masuk menggantikan Kondogbia yang merasa nyeri beberapa saat sebelumnya.

Inter tampil bertahan dengan konsentrasi tinggi dan mencoba mencari gol tambahan. Tim dari Toskana punya satu peluang bagus di menit keempat injury time lewat tendangan bebas dari jarak 23 meter. Bola free kick berbahaya dari Mario Rui tidak disambut oleh siapapun di dalam kotak dan permainan berakhir.

Dengan kemenangan ini, Nerazzurri mempertahankan posisi puncak klasemen dan meraup 39 angka. Selanjutnya, skuat Mancini akan kedatangan Sassuolo di Stadio Giuseppe Meazza, Minggu pukul 12:30 CET (18:30 WIB).

EMPOLI-INTER 0-1
Pencetak gol: Icardi 46'

EMPOLI: 28 Skorupski; 2 Laurini, 15 Costa, 19 Barba, 21 Mario Rui; 17 Zielinski, 32 Paredes (22 Piu, 86'), 77 Buchel (11 Croce, 63'); 5 Saponara; 20 Pucciarelli, 7 Maccarone (39 Livaja, 63').
Cadangan tak terpakai: 1 Pugliesi, 23 Pelagotti, 3 Zambelli, 6 Bittante, 13 Maiello, 14 Diousse, 24 Cosic, 31 Camporese, 33 Krunic.
Pelatih: Marco Giampaolo

INTER: 1 Handanovic; 33 D'Ambrosio, 25 Miranda, 24 Murillo, 55 Nagatomo; 77 Brozovic, 17 Medel, 7 Kondogbia (13 Guarin, 80'), 44 Perisic, 9 Icardi (10 Jovetic, 86'), 22 Ljajic (5 Juan Jesus, 90').
Cadangan tak terpakai: 30 Carrizo, 8 Palacio, 11 Biabiany, 12 Telles, 14 Montoya, 21 Santon, 23 Ranocchia, 27 Gnoukouri, 97 Manaj.
Pelatih: Roberto Mancini

Kartu kuning: Murillo 17', Paredes 26', Brozovic 35', Croce 67'
Waktu tambahan: 2 dan 5 menit

Wasit: Celi
Hakim garis: Posado dan La Rocca
Ofisial keempat: Musolino
Asisten tambahan: Tagliavento dan Fabbri

susunan pemain awal

Skorupski 281 Handanovic
Laurini 233 D'Ambrosio
Costa 1525 Miranda
Barba 1924 Murillo
Mario Rui 2155 Nagatomo
Zielinski 1777 Brozovic
Paredes 3217 Medel
Buchel 777 Kondogbia
Saponara 544 Perisic
Maccarone 79 Icardi
Pucciarelli 2022 Ljajic

cadangan

Pugliesi 130 Carrizo
Pelagotti 235 Jesus
Zambelli 312 Telles
Bittante 614 Montoya
Cosic 2421 Santon
Camporese 3123 Ranocchia
Croce 1113 Guarin
Maiello 1327 Gnoukouri
Diousse 148 Palacio
Krunic 3310 Jovetic
Piu 2211 Biabiany
Livaja 3997 Manaj