Skor akhir

31 Januari 2016 20:45

Milan
32' (babak kedua) Niang
28' (babak kedua) Bacca
35' Alex
Inter
wasit Antonio Damato / hakim garis Di Liberatore, Dobosz / ofisial ke-4 Preti / asisten tambahan Mazzoleni, Calvarese
Saksikan cuplikan
MenitKomentar teks
MenitKomentar teks
Santon
2.84
2.84
Jesus
3.37
3.37
Handanovic
5.14
5.14
Icardi
3.49
3.49
Medel
3.59
3.59
Brozovic
2.67
2.67
Miranda
4.26
4.26
Murillo
3.89
3.89
Jovetic
2.77
2.77
Perisic
3.31
3.31
Ljajic
3.15
3.15
Melo
3.28
3.28
Telles
3.68
3.68
Eder
4.75
4.75
Peringkat rata-rata3.59
5tembakan tepat sasaran4
5tembakan meleset5
17pelanggaran14
5tendangan sudut6
2offside0
53%penguasaan bola47%
menang(35)seri(26)kalah(33)

MILAN – Inter menelan kekalahan derby saat AC Milan menang 3-0 di San Siro, Senin dinihari WIB.

Setelah permainan cepat di awal babak pertama, AC Milan memimpin sepuluh menit sebelum jeda lewat tandukan Alex. Mauro Icardi mengeksekusi tendangan penalti, namun bola kena tiang gawang di menit 70. Kegagalan tersebut harus dibayar mahal karena Bacca memperbesar keunggulan menjadi 2-0 beberapa menit sesudahnya. Niang melengkapi skor 13 menit sebelum akhir laga.

Roberto Mancini menurunkan Eder sejak menit pertama, bersama Jovetic di posisi penyerang, dengan Perisic dan Ljajic memberi dukungan di sayap. Sementara itu, Sinisa Mihajlovic memasang susunan pemain dalam formasi 4-4-2 dengan Niang dan Bacca mengisi barisan depan.

Beberapa menit awal menjadi milik Eder: pertama, striker asal Italia itu punya peluang ketika ada umpan dari Perisic, tapi bola segera dipotong oleh Alex, kemudian sundulan Eder meleset yang meneruskan crossing Juan Jesus. Pada menit 12, Eder memimpin serangan balik Inter, mengoper bola ke Perisic, yang tembakan kaki kirinya berbuah tendangan penjuru.

Samir Handanovic tampil gemilang di menit 15, dia terbang menyelamatkan crossing Kucka sebelum Niang menceploskan bola. Inter bereaksi dengan serangan dari dalam area sendiri, sepakan tumit Jovetic membuat Perisic masu ke dalam pertahanan Rossoneri, tapi masih bisa diantisipasi.

Nerazzurri menikmati banyak peluang sepanjang 30 menit pertama. Namun, tuan rumah membuat tim Roberto Mancini tertinggal lebih dulu setelah Alex menanduk bola crossing Keisuke Honda sehingga AC Milan memimpin 1-0 di menit 35.

Inter berusaha menanggapi dengan peluang Eder, yang crossingnya dapat dipotong oleh Alex. Beberapa menit kemudian, penjaga gawang Donnarumma keluar dari sarang untuk menghalau Perisic yang hendak kirim bola ke Juan Jesus: bola rupanya diumpan crossing oleh pemain asal Brasil itu, tapi sundulan Jovetic melambung.

Tidak ada pergantian pemain dari kedua tim di masa istirahat. Inter mengawali babak kedua dengan peluang bagus. Pada menit 49, tubrukan antara Donnarumma dan Eder membuat Nerazzurri protes meminta hadiah penalti, namun wasit Damato tak menilai itu pelanggaran dan meminta Roberto Mancini pindah ke tribun.

Icardi masuk menggantikan Jovetic di menit 63, Inter terlihat ingin mencari gol. Sang kapten memberi pengaruh cepat, memenangkan hadiah penalti setelah dia dilanggar Alex di dalam kotak terlarang. Icardi mengeksekusi sendiri tendangan 12 pas, namun sepakannya membentur tiang gawang padahal kiper AC Milan tak bergerak di tempat.

Nerazzurri semakin tertinggal, Niang mengirimkan crossing berbahaya dari kanan, bola disambut oleh Bacca sehingga skor menjadi 2-0 di menit 73.

Inter tetap menekan, dengan sundulan Eder yang melebar tipis usai menerima sepak pojok Ljajic. Momentum menjadi milik kubu Rossoneri. Mereka segera menorehkan gol ketiga, melalui aksi Bonaventura yang masuk ke dalam kotak, mengoper bola ke Niang di kanan, walau Handanovic bisa memblok tembakan Niang, tapi bola rebound dihajar pemain asal Prancis itu dan gol tercipta.

Nerazzurri mencoba memperkecil ketertinggalan di sisa permainan, namun skor tak berubah pada malam yang sulit bagi tim hitam dan biru dari Milan.

AC Milan 3-0 Inter (HT: 1-0)
Pencetak gol: Alex 36', Bacca 73'', Niang 77'.

AC MILAN: 99 Donnarumma; 20 Abate, 33 Alex, 13 Romagnoli, 31 Antonelli; 10 Honda (Boateng 88'), 27 Kucka, 18 Montolivo, 28 Bonaventura; 19 Niang (Balotelli 79'), 70 Bacca (Bertolacci 85').
Cadangan tak terpakai: 32 Abbiati, 97 Liveri, 2 De Sciglio, 4 Mauri, 7 Menez, 16 Poli, 17 Zapata, 25 Simic, 96 Calabria.
Pelatih: Sinisa Mihajlovic.

INTER: 1 Handanovic; 21 Santon, 25 Miranda, 24 Murillo, 5 Jesus; 17 Medel, 77 Brozovic; 44 Perisic (Melo 78'), 23 Eder, 22 Ljajic (Telles 87'); 10 Jovetic (Icardi 63').
Cadangan tak terpakai: 30 Carrizo, 46 Berni, 7 Kondogbia, 8 Palacio, 27 Gnoukouri, 33 D'Ambrosio, 55 Nagatomo, 97 Manaj.
Pelatih: Roberto Mancini.

Kartu kuning: Jovetic 45', Alex 57', Kucka 64', Balotelli 80'.
Waktu tambahan: 1 + 3 menit.

Wasit: Damato.
Hakim garis: Di Liberatore, Dobosz.
Ofisial keempat: Preti.
Asisten tambahan: Mazzoleni, Calvarese.

susunan pemain awal

Donnarumma 991 Handanovic
Abate 2021 Santon
Alex 3325 Miranda
Romagnoli 1324 Murillo
Antonelli 315 Jesus
Honda 1017 Medel
Kucka 2777 Brozovic
Montolivo 1844 Perisic
Bonaventura 2823 Eder
Niang 1922 Ljajic
Bacca 7010 Jovetic

cadangan

Abbiati 3230 Carrizo
Livieri 9746 Berni
De Sciglio 27 Kondogbia
Mauri 48 Palacio
Menez 79 Icardi
Poli 1612 Telles
Zapata 1727 Gnoukouri
Simic 2533 D'Ambrosio
Balotelli 4555 Nagatomo
Boateng 7283 Melo
Bertolacci 9197 Manaj
Calabria 96