Skor akhir

3 April 2016 20:45

Inter
17' Icardi (P)
Torino
28' (babak kedua) Belotti (P)
10' (babak kedua) Molinaro
wasit Marco Guida / hakim garis Giallatini, Ranghetti / ofisial ke-4 Vuoto / asisten tambahan Valeri, Di Bello
Saksikan cuplikan
Menit Komentar teks
Menit Komentar teks
Biabiany
4.99
4.99
Santon
3.23
3.23
Nagatomo
3.73
3.73
Jesus
3.85
3.85
Palacio
4.74
4.74
Handanovic
5.38
5.38
Icardi
5.26
5.26
Medel
4.66
4.66
Brozovic
4.64
4.64
Miranda
3.46
3.46
Murillo
4.93
4.93
Perisic
4.74
4.74
Ljajic
3.23
3.23
Eder
4.09
4.09
Peringkat rata-rata 4.35
2 tembakan tepat sasaran 7
5 tembakan meleset 4
5 pelanggaran 4
2 tendangan sudut 3
9 offside 2
59% penguasaan bola 41%
menang(42) seri(27) kalah(17)

MILAN – Inter mengalami kekalahan kandang dari Torino dalam pekan ke-31 Serie A 2015/16. Miranda dan Yuto Nagatomo diusir oleh wasit karena babak kedua yang berlangsung keras.

Tendangan penalti sukses dikonversi oleh Mauro Icardi di menit ke-7 yang bikin Nerazzurri unggul pas turun minum, tapi sebuah gol dari Cristian Molinaro dan sepakan penalti Andrea Belotti membalikkan keadaan sampai akhir laga.

Roberto Mancini memilih awali permainan dengan formasi 4-2-3-1, Inter kembali ke San Siro sesudah jeda internasional. Mauro Icardi memimpin lini depan sendirian, dengan trio Adem Ljajic, Rodrigo Palacio dan Ivan Perisic di belakangnya. Marcelo Brozovic dan Gary Medel mengisi pivot dua pemain di depan empat bek Davide Santon, Miranda, Juan Jesus dan Yuto Nagatomo, dengan Samir Handanovic di bawah mistar.

Selain momen Handanovic mengalami kesakitan saat berusaha mengambil bola di kaki Maxi Lopez, ini awal yang lamban dalam membuka laga malam tadi. Setelah 15 menit permainan, Brozovic menyisir ke dalam dan melepaskan tembakan keras dari luar kotak. Emiliano Moretti menjatuhkan diri untuk menghalau tembakan dan lengannya memblok bola gelandang Kroasia: wasit Marco Guida memutuskan hukuman penalti dan menunjuk titik putih. Icardi tidak membuat kesalahan dalam mengeksekusi dan Inter unggul lebih dulu.

Sesudah gol itu, tim Mancini lebih fokus memperkuat lini belakang dan menghantam Torino lewat serangan balik, dengan Ljajic dan Palacio terlihat tajam di antara lini. Miranda hampir menggandakan keunggulan di menit 32 selepas eksekusi tendangan bebas, tapi bola sempat berbelok kena Brozovic sehingga bola melebar. Baik Icardi maupun Ljajic mendapat peluang emas sebelum jeda, tapi gagal berbuah gol dan kedua tim masuk ruang ganti dengan skor 1-0.

Tak ada pergantian pemain dari kedua tim di jeda laga. Inter memulai babak kedua dengan baik, lewat aksi Ljajic mengirim bola ke Icardi di dalam kotak. Bintang asal Argentina terjatuh usai mendapat tekanan dari bek-bek Torino, namun Guida menilai kapten Nerazzurri itu jatuh sendiri.

Meski begitu, tim tamu terus menyerang dan mencetak gol penyama sepuluh menit sehabis istirahat. Maxi Lopez menguasai bola dengan baik dan mengopernya ke Molinaro untuk menaklukkan Handanovic. Keadaan kian buruk dua menit kemudian, menjadi titik balik lainnya dalam pertandingan. Miranda, yang sudah dikartu kuning, menjatuhkan Belotti dan diganjar kartu kuning kedua.

Awalnya, sepuluh pemain Inter tidak memberi banyak perbedaan setelah Perisic terus mengancam Torino. Akan tetapi pergerakan terbaik Inter di babak kedua terjadi dari sayap. Palacio mengumpan bola ke Perisic yang mengangkat bola ke Icardi. Pemain nomor 9 Inter itu menembak bola ke tiang jauh, tapi penjaga gawang Daniele Padelli melakukan penyelamatan gemilang.

Momen vital lainnya terjadi di menit 72, ketika Belotti menjatuhkan diri ke tanah sehabis dijegal oleh Nagatomo. Itu cukup bagi wasit Guida yang menunjuk titik putih untuk kali kedua di pertandingan tersebut sekaligus mengusir bek asal Jepang karena dianggap menggagalkan peluang bersih mencetak gol. Belotti mengambil sendiri hadiah penalti untuk membuat kiper Handanovic salah arah dan Torino berbalik unggul.

Inter bertarung sampai akhir pertandingan dengan cuma sembilan pemain, tapi laga sepenuhnya sudah mati. Sesudah lima menit waktu tambahan, wasit meniup peluit akhir dan Nerazzurri harus rela menderita kekalahan.

INTER 1-2 TORINO (HT: 1-0)
Pencetak gol: Icardi 17 (pen), Molinaro 55, Belotti 73 (pen)

INTER: 1 Handanovic; 21 Santon (23 Eder, 84'), 25 Miranda, 5 Jesus, 55 Nagatomo; 77 Brozovic, 17 Medel; 22 Ljajic (24 Murillo, 58'), 8 Palacio, 44 Perisic; 9 Icardi (11 Biabiany, 71').
Cadangan tak terpakai: 30 Carrizo, 46 Berni, 7 Kondogbia, 10 Jovetic, 12 Telles, 27 Gnoukouri, 33 D'Ambrosio, 83 Melo.
Pelatih: Roberto Mancini.

TORINO: 1 Padelli; 24 Moretti, 18 Jansson, 5 Bovo (14 Gazzi, 67'); 33 Peres, 15 Benassi (8 Farnerud, 79'), 20 Vives, 4 Obi (16 Baselli, 56'), 3 Molinaro; 9 Belotti, 11 Maxi Lopez.
Cadangan tak terpakai: 13 Castellazzi, 28 Ichazo, 7 Zappacosta, 17 Martinez, 19 Maksimovic, 21 Silva.
Pelatih: Giampiero Ventura.

Kartu kuning: Moretti 16', Miranda 19', Vives 29', Medel 41', Peres 81', Molinaro 87', Belotti 89'.
Kartu merah: Miranda 57', Nagatomo 72'.
Waktu tambahan: 2 dan 5 menit.

Wasit: Marco Guida.
Hakim garis: Alessandro Giallatini, Sergio Ranghetti.
Ofisial keempat: Gianluca Vuoto.
Asisten tambahan: Paolo Valeri, Marco Di Bello.

susunan pemain awal

Handanovic 1 1 Padelli
Santon 21 24 Moretti
Miranda 25 18 Jansson
Jesus 5 5 Bovo
Nagatomo 55 33 Peres
Medel 17 15 Benassi
Brozovic 77 20 Vives
Ljajic 22 4 Obi
Palacio 8 3 Molinaro
Perisic 44 9 Belotti
Icardi 9 11 Maxi Lopez

cadangan

Carrizo 30 13 Castellazzi
Berni 46 28 Ichazo
Kondogbia 7 7 Zappacosta
Jovetic 10 8 Farnerud
Biabiany 11 14 Gazzi
Telles 12 16 Baselli
Eder 23 17 Martinez
Murillo 24 19 Maksimovic
Gnoukouri 27 21 Gaston Silva
D'Ambrosio 33
Melo 83