Skor akhir

1 Maret 2019 20:30

Cagliari
43' Pavoletti
30' b.d. Perisic
Inter
38' Martínez
wasit Luca Banti / hakim garis Costanzo, Manganelli / ofisial ke-4 Fourneau / asisten tambahan Doveri, Vivenzi
Saksikan cuplikan

Menit Komentar teks
Menit Komentar teks

Ranocchia
4.76
4.76
2 3 4 5 6 7 8 9 10 X
PERINGKAT ANDA
Handanovic
4.42
4.42
2 3 4 5 6 7 8 9 10 X
PERINGKAT ANDA
D'Ambrosio
3.39
3.39
2 3 4 5 6 7 8 9 10 X
PERINGKAT ANDA
Brozovic
3.32
3.32
2 3 4 5 6 7 8 9 10 X
PERINGKAT ANDA
Perisic
3.22
3.22
2 3 4 5 6 7 8 9 10 X
PERINGKAT ANDA
Candreva
2.81
2.81
2 3 4 5 6 7 8 9 10 X
PERINGKAT ANDA
Skriniar
3.67
3.67
2 3 4 5 6 7 8 9 10 X
PERINGKAT ANDA
Valero
3.71
3.71
2 3 4 5 6 7 8 9 10 X
PERINGKAT ANDA
Vecino
3.11
3.11
2 3 4 5 6 7 8 9 10 X
PERINGKAT ANDA
Nainggolan
5.36
5.36
2 3 4 5 6 7 8 9 10 X
PERINGKAT ANDA
Politano
3.33
3.33
2 3 4 5 6 7 8 9 10 X
PERINGKAT ANDA
Martínez
6.52
6.52
2 3 4 5 6 7 8 9 10 X
PERINGKAT ANDA
Asamoah
3.25
3.25
2 3 4 5 6 7 8 9 10 X
PERINGKAT ANDA
de Vrij
3.93
3.93
2 3 4 5 6 7 8 9 10 X
PERINGKAT ANDA
Peringkat rata-rata 3.91 KIRIM PERINGKAT
5 tembakan tepat sasaran 6
8 tembakan meleset 13
12 pelanggaran 9
1 tendangan sudut 5
1 offside 1
40% penguasaan bola 60%
menang(15) seri(18) kalah(7)

CAGLIARI - Inter harus tumbang pada matchday 26 Serie A TIM. Nerazzurri kalah 2-1 di Cagliari, semua gol di laga ini tercipta di babak pertama. Ceppitelli membuka keunggulan bagi tim tuan rumah sebelum Lautaro Martinez menyamakan kedudukan, namun Pavoletti membalas sekaligus mencetak gol kemenangan. Dengan hasil ini Inter tetap berada di posisi ketiga dengan 47 poin, mereka harus menunggu hasil pertandingan AC Milan dan Lazio.

Pertandingan berjalan intens sejak awal dengan tim tuan rumah yang bermain agresif. Peluang pertama datang di menit sepuluh. Ionita gagal menyundul umpan silang Srna dengan sempurna sebelum Perisic menendang bola dengan keras namun masih mengarah ke Cragno. Pada menit ke-12, Cigarini melakukan pelanggaran kepada Nainggolan dan memiliki risiko untuk diusir keluar setelah sebelumnya mendapatkan kartu kuning, namun wasit tidak memberinya kartu kuning kedua. Semenit berselang, permainan dihentikan sebentar ketika seisi stadion memberikan penghormatan kepada Davide Astori dalam sebuah momen emosional setelah sang pemain meninggal pada 4 Maret tahun lalu. Setelahnya, Cagliari mengancam melalui kerja sama Joao Pedro dan Pavoletti tetapi Handanovic berhasil menggagalkannya. Kebuntuan pecah di menit 31. Cigarini mengambil tendangan bebas dan Ceppitelli sanggup mendahului Perisic untuk menyundul bola dan mengarahkannya ke pojok gawang Handanovic. Tak lama berselang, Inter hampir kebobolan gol kedua akan tetapi Handanovic berhasil mengamankan upaya Joao Pedro, sementara tembakan Farago melambung. Setelah berhasil terhindar dari bahaya, Nerazzurri menyamakan kedudukan. Menit 38, Lautaro Martinez berhasil menanduk umpan silang Nainggolan di tiang dekat dan menaklukkan Cragno. Di penghujung babak pertama, Inter berkesempatan untuk unggul setelah Pisacane hampir saja membobol gawangnya sendiri akibat salah mengantisipasi umpan Perisic. Namun, justru tim tuan rumah yang berhasil unggul sebelum peluit akhir babak pertama. Pada menit 43, Pavoletti meneruskan umpan Srna dengan tembakan voli spektakuler yang menghunjam pojok bawah gawang dan membawa Rossoblu memimpin 2-1 saat turun minum.

Kedua tim memulai babak kedua tanpa melakukan pergantian pemain. Inter langsung menekan Cagliari: pada menit ke-50, Lautaro berbalik badan dan menggiring bola di area perthanan lawan, sebelum melepaskan tendangannya dari tepi kotak penalti. Nerazzurri memiliki peluang ganda lima menit kemudian: Lautaro menguasai bola dan memberikan operan kepada Politano di dalam kotak penalti, namun tendangan jarak dekat pemain asal Italia mampu digagalkan oleh Cragno, penjaga gawang Cagliari ini juga menyelamatkan upaya dari El Toro hanya berselang beberapa detik kemudian. Cagliari berupaya untuk meresponsnya dengan melakukan dua kali upaya ke arah gawang dalam hitungan menit: pertama, Handanovic menangkap tendangan jarak jauh Farago sebelum Pavoletti melepaskan tendangan yang masih melambung di atas gawang. Inter terus berjuang mengancam gawang tim tuan rumah, Spalletti memasukkan Borja Valero untuk menggantikan Vecino setelah 68 menit laga berjalan untuk meningkatkan daya serang. Sepuluh menit kemudian, Inter hampir saja mampu menyamakan kedudukan: Lautaro menyambut umpan D’Ambrosio namun sundulannya masih melayang tipis di samping gawang lawan. Nerazzurri memiliki peluang lain pada menit ke-83: Borja menerima bola di dalam kotak penalti usai Asamoah memberinya umpan namun tendangan Borja dari posisi yang bagus, masih melampaui mistar gawang setelah berhasil lolos dari penjagaan pemain lawan. Candreva masuk menggantikan Asamoah di menit-menit akhir saat Inter berusaha menambah tekanan. Pada menit ke-85, Lautaro mengontrol bola dengan baik umpan mendatar dari Nainggolan dan langsung melepaskan tendangannya ke arah gawang, namun Cragno berada di posisi yang tepat untuk menepisnya ke atas gawang. Kemudian, Spalletti melakukan pergantian pemain terakhirnya: Ranocchia masuk menggantikan Brozovic. Setelah 91 menit laga berjalan, Skriniar menjatuhkan pemain pengganti lawan, Despodov, di dalam kotak penalti. Barella mengambil kesempatan untuk menendang penalti namun tendangannya melambung di atas gawang. Inter lanjut menekan hingga menit ke-97 dan mendapatkan peluang terakhir ketika Candreva melepaskan sundulan hasil menerima umpan dari Politano, namun sayang upaya tersebut masih belum berhasil. Peluit akhir pertandingan dibunyikan dan Cagliari meraih kemenangan 2-1.

Sebuah hasil yang sulit diterima, namun Nerazzurri harus segera bangkit: pada hari Kamis tanggal 7 Maret, skuat asuhan Spalletti akan bertandang ke Frankfurt untuk menghadapi Eintracht di babak 16 besar Europa League. Setelah ini, Inter akan kembali lagi berjuang di liga ketika mereka menghadapi Spal di San Siro pada hari Minggu tanggal 10 Maret.

Sekarang dan selamanya, #ForzaInter!

CAGLIARI 2-1 INTER
Gol: 31' Ceppitelli (C), 38' Lautaro (I), 43' Pavoletti (C)

CAGLIARI: 28 Cragno; 33 Srna, 19 Pisacane, 23 Ceppitelli, 3 Pellegrini; 21 Ionita (86' 20 Padoin), 8 Cigarini (70' 6 Bradaric), 24 Faragò; 18 Barella; 10 Joao Pedro (81' 32 Despodov), 30 Pavoletti
Pemain Pengganti: 1 Rafael, 16 Aresti, 12 Cacciatore, 17 Oliva, 22 Lykogiannis, 26 Leverbe, 36 Doratiotto, 77 Thereau
Pelatih: Rolando Maran

INTER: 1 Handanovic; 33 D'Ambrosio, 6 De Vrij, 37 Skriniar, 18 Asamoah (83' 87 Candreva); 8 Vecino(68' 20 Borja Valero) , 77 Brozovic (87' 13 Ranocchia); 16 Politano, 14 Nainggolan, 44 Perisic; 10 Lautaro
Pemain Pengganti: 27 Padelli, 5 Gagliardini, 15 Joao Mario, 21 Cedric, 23 Miranda, 29 Dalbert, 61 Colidio
Pelatih: Luciano Spalletti

Kartu Kuning: Cigarini (C), Joao Pedro (C), Skriniar (I), Vecino (I), Brozovic (I), Pavoletti (C), Cragno (C)
Tambahan Waktu: 2' + 7'
Wasit: Banti
Asisten: Costanzo: Manganelli
Ofisial Keempat: Fourneau
Ofisial VAR: Doveri, Vivenzi

susunan pemain awal

Cragno 28 1 Handanovic
Srna 33 33 D'Ambrosio
Pisacane 19 6 de Vrij
Ceppitelli 23 37 Skriniar
Pellegrini 3 18 Asamoah
Ionita 21 8 Vecino
Cigarini 8 77 Brozovic
Faragò 24 16 Politano
Barella 18 14 Nainggolan
Joao Pedro 10 44 Perisic
Pavoletti 30 10 Martínez

cadangan

Rafael 1 27 Padelli
Aresti 16 5 Gagliardini
Bradaric 6 13 Ranocchia
Cacciatore 12 15 Joao Mario
Oliva 17 20 Valero
Padoin 20 21 Soares
Lykogiannis 22 23 Miranda
Leverbe 26 29 Dalbert
Despodov 32 61 Colidio
Doratiotto 36 87 Candreva
Thereau 77

Pilih tindakan dan nikmati kembali pertandingan setiap menitnya.