INTER MULAI MENDOMINASI #DERBYMILANO

Tren positif di derby berlanjut untuk Inter dengan dua kemenangan di liga sejak 2012

MILAN - #DerbyMilano selalu menciptakan ketegangan dan kegembiraan, beberapa edisinya benar-benar tak terlupakan. Tentu saja, kita akan mengenang berbagai kemenangan yang didapatkan, baik kemenangan yang didapatkan secara dominan atau yang diraih dengan perjuangan hingga menit akhir. Mari kita mulai dengan kemenangan pada Minggu malam, kemenangan yang pantas diraih namun kami harus berjuang hingga akhir sampai D’Ambrosio datang sebagai pahlawan, dengan penyelamatan tepat di atas garis gawang pada tambahan waktu babak kedua. 

Kejayaan di #DerbyMilano perlahan menjadi sebuah kebiasaan. Di liga, kami tak terkalahkan pada enam derby terakhir dengan tiga kemenangan dan tiga hasil seri. Rekor tersebut dimulai dengan hasil imbang 2-2 pada November 2016 ketika Ivan Perisic menyamakan kedudukan di menit akhir saat Handanovic ikut ambil bagian untuk menggempur gawang Rossoneri. Dari 16 pertemuan terakhir dengan Milan di Serie A, Nerazzurri menang delapan kali dan meraih enam hasil imbang.

Musim 2011-12 menjadi musim terakhir kami meraih kemenangan ganda pada laga derby di liga. Milito mencetak gol pada kemenangan 0-1 di pertemuan pertama sementara kemenangan lebih spektakuler diraih pada pertemuan kedua ketika Principe mencetak hat-trick sebelum ditambah dengan gol indah Maicon. Dengan kemenangan 2-3 pada #DerbyMilano hari Minggu, rekor pertemuan di liga sekarang menjadi 64 kemenangan untuk Inter, 51 untuk Milan dan 55 hasil imbang. Kota ini milik kami!

Tren positif Nerazzurri berlanjut dengan mencetak tiga gol pada hari Minggu. Gol pertama yang dicetak oleh Vecino terjadi pada menit kedua lewat tiga puluh dua detik, gol tercepat di #DerbyMilano sejak 2011. Bagi Matias, ini adalah gol pertamanya ke gawang Milan, hal yang sama berlaku untuk De Vrij dan Lautaro Martinez. El Toro benar-benar bersinar pada debutnya di #DerbyMilano dengan sebuah asis dan gol. Tidak semua pemain bisa melakukannya di panggung yang besar seperti itu. Pemain terakhir yang mencetak gol untuk kami ketika melakukan debut di derby adalah Candreva pada tahun 2016.


Versione Italiana  日本語版  Versión Española  English Version  中文版 

Load More