Menyambut Inter vs. Parma, berbagai fakta dan statistik

MENYAMBUT INTER VS. PARMA, BERBAGAI FAKTA DAN STATISTIK

Semua statistik terkait pertandingan hari Sabtu pukul 23:00 WIB, berkolaborasi bersama Opta

MILAN - Pasca kesuksesan mereka di 'Mapei Stadium' dan kemenangan pada ajang Champions League atas Borussia Dortmund, Nerazzurri mempersiapkan diri untuk menghadapi Parma di San Siro. Berkolaborasi bersama Opta, berikut semua fakta dan statistik terkait laga berikutnya. 

Pertandingan yang dijadwalkan akan digelar pada hari Sabtu pukul 23:00 WIB ini akan menjadi pertemuan ke-51 antara kedua tim di Serie A, Nerazzurri mencatatkan 20 kemenangan sementara lawannya 16. 14 laga lainnya berakhir imbang, delapan di antaranya usai dengan skor 1-1, hasil yang paling sering terjadi pada pertemuan kedua tim di liga kasta tertinggi. 

Inter mencetak 18 gol dari delapan pertandingan pertama di liga, sebelas di antaranya terjadi pada babak pertama. Catatan terakhir menjadi catatan tertinggi ketiga di lima liga top Eropa musim ini, hanya tertinggal dari Manchester City (16) dan Liverpool (13), namun keduanya telah memainkan satu laga lebih banyak dari Inter.

Lini pertahanan Inter juga menjadi salah satu yang terbaik: hanya Paris Saint-Germain (5.8) dan Atlético Madrid (7.0) yang memiliki catatan Expected Goals lebih sedikit dari Inter di antara tim-tim di lima liga top Eropa musim ini, dengan Nerazzurri menjadi satu-satunya tim Serie A yang belum pernah kebobolan dari situasi bola mati sejauh ini.

Berkat torehan lima gol dari delapan pertandingan liga pertamanya, Lukaku mencatatkan namanya dalam buku sejarah Inter: sejak 1994/95 hanya tiga pemain Nerazzurri yang memiliki torehan lebih baik dari sang pemain Belgia: Ronaldo, Milito dan Branco (semuanya dengan enam gol).

Alessandro Bastoni, Federico Dimarco dan Antonio Candreva pernah membela tim lawan, sementara satu-satunya gol yang dicetak ke gawang Parma oleh pemain Nerazzurri di skuat musim ini datang dari Lautaro Martinez, yang sedang berada dalam performa terbaiknya setelah menorehkan dua gol saat melawan Sassuolo dan satu gol ketika menghadapi Borussia Dortmund.

Marcelo Brozovic menjadi pemain dengan sentuhan terbanyak (755) di Serie A musim ini, sementara Samir Handanovic menorehkan clean sheet terbanyak di tahun ini (11). Hanya Oblak (18), Ederson (16), ter Stegen dan Pickford (13 untuk keduanya) yang memiliki torehan lebih baik di lima liga top Eropa.

Terakhir, beralih ke bangku pelatih, Antonio Conte belum pernah kalah ketika menghadapi Parma di Serie A sebagai pelatih (5M, 2S). Pertandingan ini akan menjadi pertemuan pertamanya dengan Roberto D’Aversa.


日本語版  Versione Italiana  Versión Española  中文版  English Version 

Load More