MENYAMBUT LECCE VS. INTER, BERBAGAI ANGKA DAN STATISTIK

Statistik, hasil pertemuan sebelumnya dan semua yang perlu Anda ketahui tentang pertandingan hari Minggu

MILAN - Inter akan kembali ke lapangan pada hari Minggu pukul 21:00 WIB, laga pertama mereka di paruh kedua Serie A musim ini akan dijalani di kandang Lecce. Mari simak berbagai angka dan statistik terkait pertandingan ini, dikumpulkan melalui kolaborasi bersama Opta. 

Ini akan menjadi pertemuan ke-32 antara Inter dan Lecce di Serie A, Nerazzurri memiliki rekor pertemuan yang lebih baik dengan 24 kemenangan, tiga hasil imbang dan empat kali kalah. Inter merupakan tim yang paling sering mengalahkan Lecce dibandingkan tim lain di divisi teratas, juga berhasil menjadi tim yang membobol gawang mereka paling banyak dengan 74 gol. Lecce juga mengalami kekalahan terbesar di sejarah Serie A saat takluk dari Inter: 6-0 pada November 1999, pertandingan yang diwarnai cedera pertama Ronaldo.

 

HASIL PERTEMUAN SEBELUMNYA DI LECCE

Lecce meraih empat poin dari dua laga kandang terakhir melawan Inter di liga: Giallorossi belum pernah mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam tiga pertandingan kandang beruntun menghadapi Nerazzurri. Inter telah mengumpulkan sembilan kemenangan di kandang Lecce: tidak ada tim yang mampu meraih kemenangan tandang sebanyak ini dari lawan yang sama di liga kasta tertinggi. 

 

PERFORMA SAAT INI

Inter mengakhiri paruh pertama musim dengan 46 poin, meraup 25 dari 27 poin yang mungkin diraih dalam sembilan laga tandang pertama di liga. 

Lecce mengalami kekalahan dalam empat pertandingan liga terakhir: tim asal Salento ini belum pernah kalah lima kali secara beruntun sejak November 2005. Lecce gagal menang dalam dua belas laga kandang terakhir di Serie A (4S, 8K): Giallorossi pernah satu kali menjalani 13 pertandingan kandang tanpa kemenangan di divisi utama pada tahun 2009. Lecce meraup tujuh poin lebih sedikit di kandang dibandingkan dengan laga tandang: perbedaan terbesar yang dimiliki oleh satu tim di Serie A musim ini. 

 

STATISTIK UMUM

Inter unggul lebih lama dalam pertandingan dibandingkan tim lain di Serie A musim ini (917 menit), hanya tertinggal selama 107 menit (hanya Juventus yang lebih unggul dalam hal ini dengan 102 menit). Di waktu yang sama pada musim lalu, Inter hanya unggul selama 578 menit.

Inter telah mencetak tujuh gol sundulan di liga musim ini, hanya kebobolan satu gol dari cara serupa: tidak ada tim yang lebih baik dari mereka. Inter juga menjadi tim dengan torehan gol paling banyak dalam tiga puluh menit pertama pertandingan (15), sementara Lecce menjadi satu-satunya tim yang belum pernah kebobolan dalam 15 menit pertama pertandingan Serie A musim ini.  

45% dari gol Lecce tercipta dari situasi bola mati: persentase tertinggi di liga. Inter kebobolan paling sedikit gol melalui situasi bola mati musim ini (satu), sementara Lecce paling sering kebobolan melalui permainan terbuka (28).

Inter menjadi satu-satunya skuat di liga yang memiliki dua pemain dengan torehan gol dua digit (Martinez dan Lukaku), dan juga menjadi tim dengan persentase tembakan tepat sasaran tertinggi musim ini (55%). Nerazzurri memiliki 13 pemain yang telah mencetak gol di liga sejauh musim ini berlangsung, jumlah tertinggi dibandingkan dengan tim-tim lain.

 

FOKUS PEMAIN

Gol perdana Romelu Lukaku di Serie A tercipta saat melawan Lecce awal musim ini. Dari para pemain yang melakoni debutnya di Serie A untuk Inter dalam era satugrup Serie A, hanya Nyers dan Meazza yang tergabung dengan Romelu Lukaku dalam mencetak setidaknya 14 gol dari 19 pertandingan pertama. Lukaku kini telah mengoleksi 18 gol dalam 25 pertandingan Inter pada musim ini: penyerang terakhir Nerazzurri yang mencetak lebih banyak gol yaitu Samuel Eto'o pada musim 2010/11 (21 gol). Sementara terkait gol dan asis, hanya Ciro Immobile (25) yang telah terlibat langsung dalam lebih banyak gol daripada Lukaku (16) di liga domestik musim ini.

Lautaro Martínez telah melepaskan 71 tendangan di liga sejauh ini: hanya tertinggal dari Immobile (74) dan Ronaldo (90). Tujuh dari sepuluh gol penyerang asal Argentina ini di liga tercipta dalam 30 menit pertama pertandingan, pemilik nomor punggung 10 kita ini mencetak gol lebih banyak daripada pemain lainnya di Serie A dalam periode ini.

Marcelo Brozovic telah melepaskan 1,275 operan di liga pada musim ini: lebih banyak daripada pemain lainnya; Milan Skriniar mencatatkan raihan terbanyak untuk seorang pemain bertahan (1,181).

Dari para penjaga gawang yang telah tampil dalam seluruh pertandingan sejauh musim ini, tidak ada pemain yang memiliki catatan persentase penyelamatan lebih baikdaripada Samir Handanovic (77%).

Antonio Candreva mencetak satu dari dua golnya di musim ini pada saat laga kandang melawan Lecce: dia hanya sekali mencetak gol untuk Inter dalam dua musim terakhir.

Gol perdana Alexis Sánchez di Serie A tercipta pada bulan Oktober 2008, pada laga tandang melawan Lecce ketika ia membela Udinese.

Marcelo Brozovic mencetak gol pada pertemuan satu-satunya bagi dirinya dengan Lecce di Serie A pada awal musim ini.

Stefano Sensi mencetak gol perdananya bagi Nerazzurri pada saat melawan Lecce.

Sejak penyelamatan tendangan penalti pertamanya di Serie A pada tanggal 4 Mei 2008 melawan Empoli, Samir Handanovic telah melakukan 24 kali penyelamatan tendangan penalti lainnya: sebuah rekor di 5 Liga Top Eropa.

Penjaga gawang Lecce, Gabriel melakukan penyelamatan terbanyak daripada penjaga gawang lainnya pada musim ini dengan 87 kali, memiliki rerata 4.6 penyelamatanper laga. Penyerang Lecce, Khouma Babacar telah mencetak empat gol melawan Inter di Serie A: ini merupakan catatan terbaiknya melawan tim mana pun di ajang ini. Dia juga mencetak dwigol terakhirnya di liga kasta tertinggi saat melawan Nerazzurri pada bulan April 2017.

 

PELATIH

Antonio Conte belum pernah menelan kekalahan dari Lecce di liga kasta tertinggi, dengan rekor dua kemenangan dan sekali imbang. Pelatih Nerazzurri melakoni debutnya sebagai pemain di Serie A ketika membela Lecce pada musim 1985/86. Antonio Conte telah meraih 14 kemenangan dari 19 laga pertamanya di liga sebagai kepala pelatih Inter, angka lebih baik hanya dicatatkan oleh Alfredo Foni (1952/53) dan Giovanni Invernizzi (1970/71) dalam 19 laga pertama mereka.

Fabio Liverani menelan kekalahan dalam dua pertemuannya dengan Inter di Serie A.


日本語版  Versione Italiana  English Version  中文版  Versión Española 

Tag: serie a
Load More