Statistik Inter vs. Napoli di Coppa Italia

STATISTIK INTER VS. NAPOLI DI COPPA ITALIA

Fakta-fakta dan angka-angka menjelang laga pada Kamis 02:45 WIB di San Siro

MILAN – Setelah kemenangan pada laga Derby, Inter telah bersiap untuk kembali beraksi ke lapangan melakoni leg pertama semi-final Coppa Italia melawan Napoli, yang akan dilangsungkan pada Kamis 02:45 WIB di San Siro. Leg kedua akan dimainkan pada tanggal 5 Maret di kandang Napoli, Stadio San Paolo. 

Berkolaborasi dengan Opta, berikut adalah seluruh statistik, fakta dan angka terbaik menjelang laga di ajang Coppa Italia ini.

Laga ini akan menjadi pertemuan kesebelas antara Inter dan Napoli di ajang Coppa Italia, dengan Nerazzurri mengalahkan Neapolitans sebanyak lima kali sementara tim lawan sebanyak dua kali kemenangan. Empat pertandingan tersisa berakhir imbang, dengan dua di antaranya diputuskan melalui adu penalti: Napoli memenangkan adu penalti pada musim '97, sementara Inter menang pada musim 2011.

Inter telah memenangkan dua dari tiga pertandingan terakhir mereka melawan Napoli di semua kompetisi (dengan sekali imbang), meraih 13 kemenangan dalam 13 pertandingan sebelumnya. Satu-satunya laga Inter melawan Napoli dalam pertandingan dua leg Coppa Italia yaitu pada saat semifinal tahun '97, ketika Napoli menang setelah melalui babak adu penalti.

Inter telah melampaui Napoli, baik dalam pencapaian melaju ke babak berikutnya atau mengangkat trofi, dalam enam dari sembilan pertemuan mereka di Coppa Italia, tetapi Neapolitans meraih pencapaian yang lebih baik daripada kami dalam dua dari tiga kesempatan terakhir.

Sejak musim 2010/11, Inter dan Napoli telah berhadapan empat kali di Coppa Italia. Hanya tiga pertandingan lainnya yang terjadi lebih sering di kompetisi ini selama periode ini: AC Milan vs Juventus (enam kali), AC Milan vs Lazio (enam kali) dan Juventus vs Lazio (lima kali).

 

INTER VS. NAPOLI, PERTEMUAN SEBELUMNYA DI SAN SIRO

Inter tidak terkalahkan melawan Napoli saat menjadi tuan rumah di Coppa Italia, berkat dua kemenangan diikuti oleh satu hasil seri. Pada faktanya, lima pertandingan terakhir di Coppa Italia semuanya telah dimainkan di San Paolo. Nerazzurri memenangkan poin penuh dalam seluruh pertandingan kandang terakhir mereka melawan Napoli di Serie A (berkat kemenangan 1-0 pada Desember 2018), mereka sekarang memiliki kesempatan untuk memenangkan dua pertandingan kandang secara beruntun melawan Neapolitan untuk pertama kalinya sejak musim 2010/11.

Dalam enam pertandingan terakhir mereka di San Siro melawan Inter dan AC Milan di semua kompetisi, Napoli telah mencatatkan empat hasil imbang dan dua kekalahan, hanya mencetak satu gol (dalam pertemuan terakhir melawan Rossoneri, imbang 1-1 di Serie November lalu).

 

PERFORMA TERKINI

Inter belum pernah mencapai final Coppa Italia sejak musim 2010/11, ketika pada Mei 2011 mereka memainkan final kedua beruntun setelah 2009/10, tahun saat mereka meraih Treble.

Pasukan Antonio Conte tidak terkalahkan dalam sepuluh pertandingan di semua kompetisi (enam menang, empat seri): Nerazzurri belum mencatatkan rekor tak terkalahkan yang lebih lama sejak Desember 2017 (dalam hal ini mereka mencatat 19 pertandingan tanpa terkalahkan di bawah asuhan Luciano Spalletti).

Napoli hanya memenangkan leg tandang semi-final Coppa Italia dua kali, pada tahun '87 melawan Cagliari dan tahun '89 melawan Pisa: empat imbang dan empat kekalahan merupakan hasil dari sisa pertandingan tandang tersebut.

Napoli telah tersingkir pada dua kesempatan terakhir mereka di semi-final Coppa Italia (pada 2015 vs Lazio, dan pada 2017 vs Juventus), tetapi mereka tidak pernah tersingkir tiga kali secara beruntun pada tahap ini.

 

STATISTIK UMUM

Inter memiliki 15 pencetak gol berbeda di semua kompetisi pada musim ini, angka yang lebih baik dimiliki Lazio (16) dari semua tim di Serie A.

Dari keempat tim yang tersisa di Coppa Italia, Inter memegang statistik penguasaan bola dengan rerata tertinggi dalam kompetisi tahun ini: 58%. Nerazzurri berada di urutan kedelapan dalam hal statistik penguasaan bola di liga, dengan Napoli di posisi kedua.

Dengan 16 gol sejauh ini, Inter telah mencetak lebih banyak gol di setengah jam pertama pertandingan daripada tim lain di Serie A. Ini adalah dua kali lipat jumlah yang telah dicetak Napoli dalam periode waktu ini (delapan).

13 dari 64 gol Inter di semua kompetisi musim ini tercipta melalui umpan silang.

Inter telah kebobolan gol paling sedikit dari situasi bola mati di Serie A musim ini hanya dengan dua gol; Lazio kebobolan paling sedikit kedua dengan enam gol.

Bola peluang Napoli telah membentur tiang gawang pada 25 kesempatan di semua kompetisi musim ini, lebih sering daripada tim lain di Serie A.

Jumlah tembakan rata-rata Napoli di semua kompetisi musim ini adalah 17,8, sebuah statistik yang hanya kalah dari Atalanta (18,9) dari semua tim yang saat ini berlaga di Serie A.

 

FOKUS PEMAIN

Romelu Lukaku telah mencetak 21 gol di semua kompetisi pada musim 2019/20: dia mencetak setidaknya 20 gol dalam lima dari enam musim terakhirnya dan hanya mencetak lebih banyak gol dari total saat ini tiga kali dalam kariernya (27 saat 2017/18 , 26 saat 2016/17 dan 25 saat 2015/16).

Lukaku adalah satu dari hanya tiga pemain yang mencetak dua gol melawan Napoli musim ini, yang lainnya adalah Erling Haaland (di Champions League) dan Gianluca Lapadula di liga pada akhir pekan lalu.

Dari semua pemain di Serie A yang melepaskan setidaknya 50 tendangan di semua kompetisi musim ini, Lukaku memegang tingkat konversi terbaik dengan 25,9%.

Sejak awal Desember, hanya Alejandro Gómez (lima) yang memberikan lebih banyak asis daripada Antonio Candreva (empat) di Serie A.

Stefan de Vrij telah mencetak dua gol dalam lima pertemuannya di Serie A melawan Napoli.

Lautaro Martínez telah mencetak dua gol dalam tiga pertandingan melawan Napoli di Serie A, termasuk gol pertamanya dari bangku cadangan dalam balutan seragam Nerazzurri.

Penampilan berikutnya bagi Andrea Ranocchia akan menjadi yang ke-200 untuk Inter di semua kompetisi.

Arkadiusz Milik (sepuluh) adalah satu dari enam pemain di Serie A yang telah mencetak setidaknya sepuluh gol dari permainan terbuka di semua kompetisi sejak bulan Oktober - Romelu Lukaku (13) dan Lautaro Martínez (12) keduanya juga ada dalam daftar ini.

Matteo Politano mencetak delapan gol di San Siro sepanjang kariernya, lima di antaranya tercipta dalam balutan seragam Inter. Selama bermain dalam balutan seragam Nerazzurri, ia tampil 63 kali dan mencetak enam gol.


English Version  Versión Española  日本語版  Versione Italiana  中文版 

Load More