COPPA ITALIA, INTER TAKLUK 0-1 DARI NAPOLI DI SAN SIRO

Nerazzurri kalah pada pertemuan pertama semifinal Coppa Italia. Pertemuan kedua akan berlangsung di San Paolo pada 6 Maret dini hari

MILAN – Perjuangan berat akan dihadapi Nerazzurri untuk menuju partai final Coppa Italia. Inter mengalami kekalahan ketiga mereka di kandang pada musim ini saat menjamu Napoli di laga leg pertama semifinal Coppa Italia dengan skor 0-1. Tendangan kaki kiri yang terukur dari Fabian Ruiz terbukti cukup bagi skuat asuhan Gattuso untuk mengamankan keuntungan pada laga leg kedua. Laga tadi berjalan dengan tempo yang begitu lambat oleh kedua tim, dengan Inter gagal memberikan ancaman nyata seperti yang selalu mereka lakukan sepanjang musim. Bahkan masuknya Eriksen untuk menopang tiga penyerang di pertengahan babak kedua tidak mampu mengubah hasil akhir. Kini, Nerazzurri harus betul-betul berjuang memberikan segalanya pada pertemuan kedua di San Paolo tanggal 6 Maret.

Gemuruh momentum kemenangan selepas Derby masih terasa di seluruh tribun San Siro pada dini hari ini, akan tetapi perjuangan yang ditunjukkan para pemain pada Senin dini hari pastinya memengaruhi energi mereka. Conte memutuskan untuk memasang Lautaro bersama Lukaku di lini serang, sementara Sensi berada di lini tengah bersama Brozovic dan Barella. Di sisi lain, Gattuso mengubah sebagian besar susunan pemainnya usai dikalahkan Lecce: pelatih Partenopei ini memasang formasi 4-1-4-1 dengan Demme bermain di depan para pemain belakang sementara Elmas dan Callejon beroperasi di sisi sayap. Bola-bola Napoli ke depan dialirkan kepada Mertens, yang menjalankan tugas sebagai false nine untuk memberikan tekanan kepada lini pertahanan Nerazzurri. Babak pertama berjalan dalam tempo yang lambat. Hanya terdapat beberapa serangan dan peluang, lebih banyak terjadi operan di lini tengah. Satu-satunya kesempatan para penyerang mendapatkan bola yaitu ketika kesalahan tercipta dalam membangun serangan. Inter memiliki peluang dari jarak jauh, akan tetapi Ospina tidak begitu mengalami kesulitan baik dari peluang yang diciptakan Brozovic maupun Lautaro. Pergerakan terbaik Nerazzurri tercipta pada menit ke-17: de Vrij mengoper bola ke depan, Biraghi melepaskan umpan matang kemudian disundul oleh Lautaro. Sementara bagi Napoli, mereka baru betul-betul mengancam ketika memainkan permainan cepat segitiga di atas lapangan. Elmas tampak sangat bertenaga di sisi kiri melawan hadangan Moses, sementara tekanan dari Zielinski berupaya mendukung pergerakan Mertens di lini depan. Pemain asal Polandia tersebut yang memiliki peluang paling berbahaya pada babak pertama saat tambahan waktu, di mana Padelli melakukan penyelamatan krusial untuk menggagalkan upayanya sebelum jeda.

Inter meningkatkan intensitas permainan di awal babak kedua, menekan lini pertahanan Napoli sehingga mereka harus bermain lebih dalam. Akan tetapi, tim asuhan Gattuso berhasil mempertahankan bentuk permainan mereka dan tidak memberikan ruang untuk menyerang. Lukaku, yang terus dijaga ketat sepanjang laga oleh bek tengah Napoli, berhasil meloloskan diri pada menit ke-50 serta memaksa Ospina untuk melakukan penyelamatan terhadap sundulannya. Tim tamu tidak gentar dan berhasil menciptakan peluang di sisi lapangan yang lain. Saat itulah Napoli sukses menciptakan gol penentu kemenangan, Fabian Ruiz bergerak ke sisi kiri dan melepaskan tembakan melengkung ke pojok atas gawang Nerazzurri.

Inter mencoba bereaksi, namun tidak ada peluang matang yang tercipta. Conte mengganti formasi menjadi 4-3-3, memasukkan Sanchez dan Eriksen untuk mengubah jalannya pertandingan. Lautaro melepaskan diri dengan melakukan gerakan roulette di sisi kiri pertahanan lawan, sang pemain lalu memberikan umpan silang kepada Lukaku, yang peluangnya masih bisa diselamatkan di atas garis gawang. San Siro kembali bergairah ketika Nerazzurri beberapa kali hampir mencetak gol, tetapi lini pertahanan Napoli tetap kokoh hingga penghujung laga, saat Lukaku mengarahkan bola kepada D’Ambrosio yang berlari ke arah gawang namun peluangnya mampu digagalkan Ospina.

Peluang itu menjadi peluang terakhir di pertandingan ini, Napoli pun keluar sebagai pemenang ketika Inter gagal mencetak gol untuk kedua kalinya di musim ini. Inter akan bertandang ke San Paolo untuk pertemuan kedua pada 6 Maret dini hari, 90 menit ini akan menentukan tim mana yang melaju ke babak final Coppa Italia.

INTER 0-1 NAPOLI

INTER (3-5-2): 27 Padelli; 37 Skriniar (33 D'Ambrosio 46'), 6 de Vrij, 95 Bastoni; 11 Moses (7 Sanchez 74'), 23 Barella, 77 Brozovic, 12 Sensi (24 Eriksen 67'), 34 Biraghi; 9 Lukaku, 10 Lautaro.
Pemain Pengganti: 1 Handanovic, 35 Stankovic, 46 Berni, 2 Godin, 8 Vecino, 13 Ranocchia, 15 Young, 20 Borja Valero, 87 Candreva.
Pelatih: Antonio Conte.

NAPOLI (4-1-4-1): 25 Ospina; 22 Di Lorenzo, 44 Manolas, 19 Maksimovic, 6 Mario Rui; 4 Demme; 12 Elmas, 20 Zielinski (5 Allan 83'), 8 Fabian Ruiz, 7 Callejon (21 Politano 78'); 14 Mertens (99 Milik 73').
Pemain Pengganti: 1 Meret, 27 Karnezis, 9 Llorente, 11 Lozano, 13 Luperto, 24 Insigne, 26 Koulibaly, 68 Lobotka.
Pelatih: Gennaro Gattuso.

Pencetak Gol: 57' Fabian Ruiz (N)
Kartu Kuning: Skriniar (I), Manolas (N), Mario Rui (N), Ospina (N)
Catatan: Antonio Conte (I) diganjar kartu kuning
Waktu Tambahan: 2', 4'.

Wasit: Calvarese.
Asisten Wasit: Ranghetti, Longo.
Ofisial Keempat: La Penna.
VAR dan Asisten VAR: Mariani, Paganessi.


日本語版  English Version  中文版  Versione Italiana  Versión Española 

Load More