Gol Eriksen dan Lukaku bantu Inter taklukkan Ludogorets 0-2

GOL ERIKSEN DAN LUKAKU BANTU INTER TAKLUKKAN LUDOGORETS 0-2

Kemenangan penting diraih pasukan Nerazzurri pada leg pertama babak 32 besar Europa League

RAZGRAD - Akhirnya, Christian Eriksen mencetak gol perdananya. Terdapat begitu banyak harapan pada kedatangannya, debutnya, dan sekarang ia berhasil cetak gol perdananya dalam balutan warna kebanggaan Nerazzurri. Gol tersebut datang pada penampilan keenamnya, dan pada laga kedua di mana ia dipasang sejak menit pertama, rekrutan kami asal Denmark ini akhirnya menunjukkan kepada semua orang di Inter, salah satu keahlian yang paling berharga darinya: tembakan yang tepat sasaran. Tendangan kaki kanan yang sangat baik pada menit ke-26 babak pertama, mendobrak pertahanan kokoh Ludogorets pada malam itu, pertandingan yang bisa saja berakhir 0-0 selama 90 menit penuh. Momen magis tersebut diikuti satu lagi aksi brilian darinya, saat tendangan kaki kiri Eriksen menerpa tiang gawang hanya dua menit berselang. Kedua peluang tersebut menghidupkan kembali permainan Inter dan memastikan skuat Nerazzurri pulang dari Bulgaria dengan satu kemenangan berharga, yang akhirnya disegel oleh gol penalti Romelu Lukaku pada menit 95. Kemenangan 0-2 di laga tandang ini, membuat Inter berada di posisi yang baik sebelum mengarungi leg kedua babak 32 besar Europa League yang akan dilangsungkan pada 28 Februari, hari Jumat pukul 03:00 WIB di San Siro.

Walaupun memasang formasi 3-5-2 andalannya, Antonio Conte membuat tujuh perubahan dibandingkan pada laga di Olimpico Senin dini hari silam. Ranocchiamenjadi kapten Inter pada laga tersebut, dan sang pemain bertahan kami sekaligus melakoni penampilannya yang ke-200 bagi Nerazzurri dengan Lautaro dan Lukaku mengisi lini serang. Inter mengawali laga dengan baik, Moses terbukti menjadi ancaman yang konstan bagi Nedyalkov di sayap kanan. Tim asal Bulgaria ini semakin menemukan ritme permainan mereka, formasi 4-2-3-1 tampak lebih seperti 4-4-1-1 ketika mereka kehilangan penguasaan bola. Kecepatan Marcelinho sering menjadi jalan keluar bagi tuan rumah untuk menyerang, yang bermain dengan baik meski tidak mencatatkan satu pun tembakan dalam 45 menit pertama. Peluang terbaik pada babak pertama jatuh di kaki Biraghi, tendangan volley pemain sayap kita berhasil disambut setelah menerima umpan matang dari Moses, namun mampu dimentahkan oleh Iliev yang tampil sigap di bawah mistar. Peluang lainnya tercipta empat menit kemudian saat Sanchez mengirim bola kepada Eriksen, namun pergerakan maestro asal Denmark kita belum cukup mampu untuk melepaskan tendangan di ruang yang terbatas. Hal-hal ini merangkum jalannya babak pertama: sikap yang tepat dan beberapa ide serangan penting terjadi namun tidak terlihat penyelesaian yang klinis di sepertiga akhir.

Seperti halnya di babak pertama, skuat asuhan Conte memiliki awal yang baik dan menjanjikan pada babak kedua. Tekanan Inter menguras tenaga para pemain tuan rumah, yang menghabiskan 20 menit babak keduanya untuk menghadang serangan-serangan Nerazzurri. Khususnya permainan kombinasi Inter yangmenyulitkan skuat asuhan Vrba. Pada menit ke-50, Alexis Sanchez memiliki peluang emas setelah pergerakan yang mengesankan dari Moses: sentuhan cekatan sang pemain asal Chili mampu melewati hadangan pemain bertahan dan tak bisa dihadang kiper lawan, namun sayang bola sentuhannya membentur tiang gawang. Dua menit kemudian, Lautaro mencoba peruntungannya melepaskan tendangan dari jarak 20 yards yang mana bola sepakannya masih melambung di atas gawang. Setelah 63 menit laga berjalan, duel antara Christian Eriksen dan Iliev dimulai, dengan tendangan volley sang pemain asal Denmark kita mampu ditepis keluar lapangan untuk menghasilkan tendangan sudut oleh kiper Ludogorets. Akan tetapi, Eriksen tidak menyerah: pada menit 71, Lukaku menyodorkan bola kepadanya, yang melepaskan tembakan kaki kanan ke gawang yang dikawal Iliev untuk menjadi gol. Kemudian peluang tercipta dari pemain yang sama, yang hampir saja mampu menggandakan keunggulan beberapa detik berselang setelah tendangan kaki kirinya dari jarak jauh membentur mistar gawang.

Dengan skuat asuhan Conte terus melanjutkan serangan, Ludogorets mengalami kesulitan untuk merespons: tim asal Bulgaria ini sangat jarang melakukan serangan ke gawang Padelli. Dengan laga semakin mendekati akhir, pelatih Inter mengubah formasi ke 4-3-1-2 dalam percobannya membidik gol kedua. Akhirnya, gol kedua pun hadir pada saat tambahan waktu diberikan, setelah Nerazzurri dihadiahi tendangan penalti berkat handball pemain lawan. Romelu Lukaku maju sebagai eksekutor yang berhasil mengecoh kiper lawan untuk mengamankan kemenangan 0-2 Inter.

 

LUDOGORETS 0-2 INTER

INTER (3-5-2): 27 Padelli; 2 Godin, 23 Ranocchia, 33 D'Ambrosio; 11 Moses (23 Barella 72'), 8 Vecino, 20 Borja Valero, 24 Eriksen, 34 Biraghi (15 Young 81'); 10 Lautaro (9 Lukaku 64'), 7 Sanchez.

Pemain Pengganti: 35 Stankovic, 6 de Vrij, 31 Pirola, 87 Candreva.

Pelatih: Antonio Conte.

 

LUDOGORETS (4-2-3-1): 23 Iliev; 4 Cicinho, 5 Terziev, 21 Grigore, 3 Nedyalkov; 18 Dyakov (25 Badji 67'), 12 Anicet; 95 Cauly Souza (8 Biton 90'), 84 Marcelinho, 88 Wanderson; 10 Swierczok (13 Tchibota 76').

Pemain Pengganti: 27 Stoyanov, 6 Tawatha, 22 Ikoko, 30 Moti.

Pelatih: Pavel Vrba.

 

Pencetak Gol: 71' Eriksen (I), 95' Lukaku (I) (pen.).

Kartu Kuning: Lautaro (I), Grigore (L), Wanderson (L), Tchibota (L), Anicet (L).

Tambahan Waktu: -, 4'.

 

Wasit: Carlos del Cerro Grande.

Asisten: Yuste, Alonso.

Ofisial Keempat: Cuadra Fernandez.

Operator dan Asisten VAR: Munuera, Barbero.


English Version  中文版  日本語版  Versión Española  Versione Italiana 

Load More