Steven Zhang berbicara di FT Business of Football Summit

STEVEN ZHANG BERBICARA DI FT BUSINESS OF FOOTBALL SUMMIT

Presiden Nerazzurri menjadi pembicara pada pertemuan yang diselenggarakan oleh Financial Times di London

LONDON – Hari ini, Presiden Inter, Steven Zhang, menjadi pembicara di FT Business of Football Summit edisi tahun 2020, yang diselenggarakan oleh Financial Times.

Zhang, sebagai anggota Executive Board of the ECA (European Club Association) bersama dengan beberapa perwakilan dari klub dan tokoh-tokoh dari dunia sepak bola, membahas tentang visinya serta model bisnis yang mendorong Inter.

Sang Presiden mengawali dengan memberi komentar mengenai dampak dari coronavirus terhadap Serie A: "Kami bekerja di bidang sepak bola dan memiliki dampak besar pada dunia dan masyarakat, adalah tugas kami untuk menyampaikan pesan positif dan mengemban tanggung jawab. Dunia olahraga perlu mengiriim pesan yang positif dan bersatu di saat-saat seperti sekarang ini. Kami percaya bahwa kesehatan dan keselamatan masyarakat harus diutamakan tanpa terkecuali. Ketika berbicara mengenai perlindungan kesehatan masyarakat, itu tidak akan ada habisnya. Ketika sebuah proposal diajukan kepada kami untuk mengundurkan laga Juventus vs Inter ke sebuah tanggal tertentu, saya pikir itu sepenuhnya salah dari sudut pandang moral. Siapa pun dapat melihat bahwa langkah-langkah yang telah diberlakukan di negara Tiongkok telah berhasil. Saya percaya bahwa kesehatan dan keselamatan masyarakat adalah prioritas. Tidak ada kompromi dalam hal ini. Langkah-langkah baru yang diperkenalkan pemerintah Italia telah diadopsi dengan berlandaskan pemikiran ini. Kemarin, argumen bahwa acara yang melibatkan masyarakat luas harus dihindari, semakin menguat, keselamatan harus selalu didahulukan. Dengan mengambil langkah-langkah yang tepat, jumlah kasus akan berkurang dan orang-orang bisa kembali mulai merasa nyaman."

Pokok diskusi kemudian beralih ke hubungan antara Suning, Inter, dan pasar Tiongkok: "Bisnis inti Suning bergerak di bisnis konsumen. Kami telah berkembang dari perusahaan offline menjadi online. Pendapatan kami meningkat, kami menyiarkan liga-liga terbesar sepak bola di Tiongkok. Tujuan kami adalah menyediakan konten digital yang menarik bagi audiens yang berbeda, dengan mempertimbangkan budaya dan generasi yang berbeda dalam prosesnya."

“Mengenai Inter, pekerjaan yang dilakukan oleh Inter Media House, yang terbentuk di tahun 2017 dan terus menunjukkan peningkatan dalam berbagai indikator dan kualitas sejak saat itu, menjadi kunci bagi visibilitas jenama Nerazzurri. Kami berada dalam semua platform untuk terus mengeksplorasi semua pasar yang ada. Kami memerlukan pandangan global serta digital karena para sponsor kami ingin menjangkau audiens internasional dan menarik perhatian generasi yang lebih muda. Fokus pekerjaan kami adalah untuk memberi tahu para penggemar apa saja yang terjadi dalam Klub ini, di luar 90 menit yang kami habiskan di atas lapangan. Tantangannya adalah untuk terus membuat diri kami menarik, bahkan ketika kami tidak sedang bermain.”

Mengenai investasi Nerazzurri di bursa transfer: “Hasil dari bidang olahraga merupakan hal penting bagi kami, karena itulah kami melakukan investasi kepada pemain-pemain hebat. Dapat bersaing di level tertinggi untuk membuat fans kami gembira selalu menjadi tujuan kami. Kami membuat berbagai investasi sesuai dengan peraturan FFP, untuk memastikan sepak bola terus menjadi sebuah hal yang berkelanjutan. Kami juga menerapkan hal ini dengan mempertimbangkan aspek komersial dan pemasaran, ekspansi global adalah hal yang harus kami tuju.”

Mengenai stadion baru, Steven Zhang menuturkan hal berikut: “Kami bekerja sama secara positif dengan berbagai institusi di kota ini, yang menyambut dengan baik proposal kami, yang kami ajukan bersama AC Milan, sebuah klub dengan sejarah panjang. Kami perlu memastikan bahwa kami akan menawarkan pengalaman yang lebih baik bagi para pengunjung stadion, baik para fans maupun penyedia siaran langsung. Proses ini terus berjalan, kami percaya diri akan hal ini.”

Mengenai sepak bola wanita: “Hal ini menjadi aspek yang semakin menarik. Para fans kami langsung mendukung Inter Women, hal ini juga terjadi dengan tim wanita Tiongkok kami. Para mitra kami juga merasa sangat tertarik dan sadar akan hal ini, semua klub akan melangkah menuju jalur ini.”

Zhang juga mengomentari isu rasisme: “Pendidikan adalah alat yang tepat untuk melawan masalah ini. Kami memiliki INTERNAZIONALE dalam nama Klub kami. Kami adalah sebuah kesatuan dan Brothers Universally United, terlepas dari mana kami berasal. Kampanye kami bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mengirimkan pesan yang akurat, dimulai dari anggota termuda dalam masyarakat.”

Terakhir, Presiden Inter mendiskusikan Financial Fair Play: “Kami menaati peraturan yang ada. Dalam sepak bola, keberlanjutan sebuah sistem adalah hal yang penting dan itu dapat membantu pengembangan bisnis secara benar. Jika suatu model bisnis berubah, FFP akan tetap diadaptasi. Namun, peraturan yang ada harus terus ditaati.”


Versión Española  Versione Italiana  English Version  中文版  日本語版 

Load More