Lautaro Martinez: girang cetak gol di awal laga

LAUTARO MARTINEZ: GIRANG CETAK GOL DI AWAL LAGA

Sebelas gol di liga telah ditorehkan sang pemain Argentina: delapan di antaranya terjadi dalam setengah jam pertama laga berjalan

MILAN – Seperti pelari di Olimpiade yang melesat setelah diberi aba-aba. Peluit awal dibunyikan dan dia mulai memburu gol. Musim Lautaro Martínez di Serie A sejauh ini diwarnai oleh suatu tren yang melonjak dengan pesat, yakni pencapaian delapan dari sebelas gol yang dicetaknya di liga ditorehkannya dalam setengah jam pertama. (Tonton kembali semuanya di bagian bawah artikel ini)

Kerap menjadi pencetak gol pembuka, “El Toro” adalah sosok yang memancarkan kesegaran, baik dalam jiwa dan raga, dan selalu siap tak peduli seberapa dini pertandingan berlangsung. Lautaro Martínez mengawali tren ini saat melawan Cagliari, mencetak gol yang membuat Inter memimpin dalam 27 menit pertama. Ia juga mencetak gol penalti di menit ke-18 dari laga pertama kami manghadapi Juventus. Kurang dari dua menit berjalan ia sudah membuka skor di Stadion Mapei dalam kemenangan 4-3 kami atas Sassuolo. Kemudian upayanya yang terdefleksi memberi Inter keunggulan setelah 23 menit laga berlangsung saat melawan Brescia.

Terlepas dari gol melawan Juventus, semua gol cepat dari Lautaro telah membawa Inter unggul terlebih dahulu. Hal yang sama terjadi saat bertandang ke Torino, ketika ia membuka skor pada menit dua belas, atau saat melawan SPAL setelah 16 menit laga berjalan. Butuh waktu empat menit baginya untuk mencetak gol melawan Atalanta, sementara Lautaro juga mencetak gol setelah pertandingan berjalan 29 menit melawan Cagliari.

Pemain bernomor punggung 10 kita melanjutkan tren ini di ajang Champions League: dia mencetak gol setelah dua menit laga berjalan di Camp Nou, setelah 22 menit melawan Borussia Dortmund di San Siro, setelah lima menit saat bertandang di Jerman dan bahkan setelah 19 menit saat bertandang ke markas Slavia Prague. Gol-gol ini tercipta dalam empat pertandingan secara beruntun di mana pemain asal Argentina kami mencetak gol di kompetisi elit Eropa. Sebelumnya, hanya ada tiga pemain yang mampu menyamai pencapaiannya untuk Inter: Samuel Eto’o pada tahun 2010, Christian Vieri pada tahun 2003 dan Hernán Crespo pada tahun 2002. Bersama dengan ini, golnya saat melawan Slavia Prague, Lautaro Martínez menjadi pemain kelima asal Argentina dalam sejarah yang mencetak gol dalam empat pertandingan Champions League secara beruntun, setelah Hernan Crespo (2002), Lionel Messi (enam kali), Sergio Agüero (2019) dan Ezequiel Lavezzi (2013).


中文版  English Version  日本語版  Versión Española  Versione Italiana 

Lautaro, gol lampo: gli 8 gol in Serie A nella prima mezz'ora di gioco

Load More