Pemain dengan nomor punggung 17 dalam sejarah Inter

PEMAIN DENGAN NOMOR PUNGGUNG 17 DALAM SEJARAH INTER

Para pemain yang telah memilih mengenakan nomor punggung 17 dalam seragam Nerazzurri sejak 1995

MILAN – Dari musim 1995/96 hingga saat ini, tim-tim melepaskan kebiasaan aturan penomoran seragam punggung 1 hingga 11 dan lebih memilih menerapkan seragam yang dapat dipersonalisasi: nomor untuk setiap pemain, dengan nama belakang mereka.

Pada hari ini, Jumat tanggal 17, mari kita telusuri sejarah nomor punggung yang pernah melekat di seragam Nerazzurri.

SALVATORE FRESI, musim 1995/1996

Pemain pertama yang mengenakan nomor punggung 17 bagi Nerazzurri sejak ’95 yaitu Salvatore Fresi, yang juga pernah mengenakan nomor punggung 7 dan 11 sepanjang kariernya di Inter. Pada laga final UEFA Cup ’98, Fresi tampil dengan nomor punggung 7, karena Francesco Moriero telah lebih dulu mengenakan nomor punggung 17 pada musim tersebut.

Fresi mencatatkan 123 penampilan untuk Inter antara tahun 1995 dan 2000, mencetak satu gol di liga dan memenangkan UEFA Cup ’98.

FRANCESCO MORIERO, musim 1997/98 dan 1998/99

Francesco Moriero menghabiskan tiga musim di Inter, dan selama dua musim pertama dia mengenakan nomor punggung 17. Ia merupakan pemain sayap kanan yang berbahaya, yang memiliki kemampuan dan imajinasi yang kerap membuahkan beberapa gol dan asis juga di UEFA Cup 1998. Pada musim ketiganya bersama Nerazzurri, saat tahun 1999/2000, dia mengenakan nomor punggung 7. Secara keseluruhan, Moriero mencatatkan 83 penampilan, mencetak sepuluh gol, termasuk satu gol pada laga Derby tanggal 8 November 1998 yang berakhir 1-1.

CYIRIL DOMORAUD, musim 1999/2000

Bek asal Pantai Gading, didatangkan dari Marseille pada musim panas ’99, mencatatkan sepuluh penampilan untuk Inter dengan mengenakan nomor punggung 17.

MICHELE SERENA, musim 2001/2002

Michele Serena tiba di Inter pada bulan Januari 2000 dan mulanya ia mengenakan nomor punggung 6 selama musim itu hingga musim berikutnya. Kemudian, pada musim 2001/02, dia mengenakan nomor punggung 17, namun hanya mencatatkan dua kali penampilan (melawan Roma dan Fiorentina) diakibatkan cedera paha. Secara keseluruhan, dia bermain dalam 34 pertandingan untuk Nerazzurri.

FABIO CANNAVARO, musim 2003-2004

Tiba di tahun 2002 dan pada awalnya ia memilih nomor punggung 13. Namun, pada musim keduanya bersama Inter, Cannavaro mengubah angkanya menjadi 17. Secara keseluruhan, ia telah membuat 74 penampilan untuk Nerazzurri, serta mencetak tiga gol (dua di liga dan satu di Champions League).

FILIPPO MANCINI, musim 2007/08

Filippo Mancini, putra Roberto, hanya membuat satu penampilan bagi Nerazzurri dalam balutan seragam nomor punggung 17. Ini terjadi pada 17 Januari 2008 di babak 16 besar Coppa Italia, ketika Inter mengalahkan Reggina 3-0 berkat gol dari Cesar, Crespo dan gol bunuh diri Cascione. Mancini masuk pada menit 83 dengan menggantikan Hernan Crespo.

ANGELO PALOMBO, musim 2011/2012

Setelah didatangkan dari Sampdoria pada Januari 2012, Angelo Palombo hanya tampil dalam tiga pertandingan di liga bagi Inter dengan memakai nomor punggung 17.

McDONALD MARIGA, musim 2009/2010, 2010/2011 dan 2012/2013

Pemain asal Kenya pertama dalam sejarah Inter, tiba pada bursa transfer bulan Januari musim 2009/10, dan ia berkontribusi dalam pencapaian Treble di paruh kedua musim tersebut. Kontribusinya antara lain; gol di liga saat berhadapan dengan Atalanta dan penampilannya melawan Barcelona di Camp Nou pada babak semifinal Champions League. Ia selalu mengenakan nomor punggung 17, bahkan pada musim-musim berikutnya. Secara keseluruhan, ia membuat 36 penampilan, mencetak dua gol dan memenangkan satu Scudetto, Champions League, dua gelar Coppa Italia, satu Italian Supper Cup dan Club World Cup.

ZDRAVKO KUZMANOVIC, dari musim 2012/2013 hingga 2014/2015

Gelandang asal Serbia kelahiran 1987 ini menghabiskan dua setengah musim bersama Inter, membuat 55 penampilan dan mencetak satu gol, semua diraihnya dalam balutan seragam nomor 17.

GARY MEDEL, dari musim 2014/2015 hingga 2016/2017

Pemain dengan julukan ‘Pitbull’ Medel itu, berperan sebagai gelandang, namun ia juga mampu mengisi posisi pemain bertahan jika dibuthkan, ia bermain selama tiga musim bersama Inter. Pemain asal Chili itu mengenakan seragam bernomor 17 sebanyak 111 kali, menyumbangkan satu gol ketika menghadapi Roma di liga, kala itu terjadi di San Siro.

YANN KARAMOH, musim 2017/2018

Sang pemain muda kelahiran Pantai Gading, tetapi dengan paspor Prancis itu, telah membuat 18 penampilan bagi Inter. Pada musim 2017/18, secara keseluruhan ia tampil 17 kali di liga dan Coppa Italia dengan nomor punggung 17, dan ia mencetak gol hebat di San Siro dengan sebuah tendangan kaki kiri ke gawang Bologna. Dia hanya membuat satu penampilan pada musim berikutnya, melawan Sassuolo mengenakan seragam dengan nomor 7, sebelum ia dipinjamkan.


Versión Española  日本語版  English Version  Versione Italiana 

Load More