Inter Voice #Timeless2010

INTER VOICE #TIMELESS2010

Temukan empat pemain dari skuat musim 2009/10 yang menjadi protagonis dari kuis di media sosial Inter

MILAN – Edisi khusus pertama dari Inter Voice #Timeless telah dirilis hari ini, dengan empat pemilik suara untuk ditebak. Tujuan tantangan yang dirilis di berbagai kanal media sosial Inter (Facebook, Twitter dan Instagram) adalah untuk menebak suara empat pemain dari skuat musim 2009/10.

Berikut jawabannya:

1 – DEJAN STANKOVIC

Sang ‘Dragon’, Dejan Stankovic, adalah jawaban pertama dari tantangan Inter Voice #Timeless2010. Selama beberapa detik, ia menceritakan tentang perasaannya saat meraih kemenangan 4-0 #DerbyMilano pada 29 Agustus 2009. Pertandingan itu sekaligus menjadi laga debut Sneijder, yang tiba di Inter hanya beberapa jam sebelumnya, dan itu menjadi salah satu laga terbesar dalam sejarah Nerazzurri belakangan ini. Gol dari Thiago Motta, Milito, Maicon serta tembakan keras kaki kanan Stankovic menjadi penentu hasil akhir pertandingan tersebut.

2 – MAICON

Pemain dengan julukan ‘Colossus’, Douglas Sisenando Maicon, adalah pemilik suara kedua dalam tantangan ini. Wawancaranya mengulas kembali salah satu momen kunci dalam perjalanan meraih Treble tak lama setelah pertandingan Barcelona vs. Inter. Sebuah laga yang sulit dan penuh pengorbanan di mana waktu tak memiliki aturan, dan setelah kemenangan 3-1 pada leg pertama di San Siro, kekalahan termanis terjadi di Camp Nou, yang membuat Inter melenggang ke babak final di mana mereka kemudian mengalahkan Bayern Munich.  

3 – DIEGO MILITO

Suara ketiga membawa kita kembali pada sore hari tanggal 16 Mei 2010 dan pemilik suara tersebut adalah sang ‘El Principe’, Diego Milito, yang merupakan pemain kunci tim Inter kala itu. Tembakan kaki kanan dari sang pemain Argentina mengarah rendah ke sudut bawah gawang Siena dan mengamankan Scudetto ke-18. Kemudian pada 22 Mei, diwgolnya menjadi penentu laga final Champions League yang berlangsung di Madrid saat itu.

4 – SAMUEL ETO’O

Suara terakhir datang dari Samuel Eto’o. Pemain asal Kamerun mengungkapkan kegembiraannya setelah peluit akhir dibunyikan pada malam penuh magis di Madrid, yang juga menjadi raihan Treble kedua berturut-turut bagi Eto’o secara pribadi. Di akhir semua itu, dia mengucapkan terima kasih kepada rekan setimnya, serta sebuah kalimat yang merangkum capaian prestasi Nerazzurri: “Kami memiliki tim yang tepat untuk memenangkan semuanya, terima kasih kepada semua orang di Inter.”


日本語版  中文版  Versione Italiana  English Version 

Load More