12 TAHUN SILAM: DWIGOL IBRAHIMOVIC DAN SCUDETTO KE-16

18 Mei 2008, hujan di langit Tardini mengiringi laga Parma 0-2 Inter

1/18
12 tahun silam: dwigol Ibrahimovic dan Scudetto ke-16
12 tahun silam: dwigol Ibrahimovic dan Scudetto ke-16
12 tahun silam: dwigol Ibrahimovic dan Scudetto ke-16
12 tahun silam: dwigol Ibrahimovic dan Scudetto ke-16
12 tahun silam: dwigol Ibrahimovic dan Scudetto ke-16
12 tahun silam: dwigol Ibrahimovic dan Scudetto ke-16
12 tahun silam: dwigol Ibrahimovic dan Scudetto ke-16
12 tahun silam: dwigol Ibrahimovic dan Scudetto ke-16
12 tahun silam: dwigol Ibrahimovic dan Scudetto ke-16
12 tahun silam: dwigol Ibrahimovic dan Scudetto ke-16
12 tahun silam: dwigol Ibrahimovic dan Scudetto ke-16
12 tahun silam: dwigol Ibrahimovic dan Scudetto ke-16
12 tahun silam: dwigol Ibrahimovic dan Scudetto ke-16
12 tahun silam: dwigol Ibrahimovic dan Scudetto ke-16
12 tahun silam: dwigol Ibrahimovic dan Scudetto ke-16
12 tahun silam: dwigol Ibrahimovic dan Scudetto ke-16
12 tahun silam: dwigol Ibrahimovic dan Scudetto ke-16
12 tahun silam: dwigol Ibrahimovic dan Scudetto ke-16

MILAN – Hujan deras hari itu turun di Parma, sementara matahari bersinar terang di Catania, dan tak ada sedikit pun keinginan mengulang tragedi di Cibali pada 1961. Tidak, hal itu akan menjadi mimpi buruk. Matchday 38 Serie A musim 2007/08, musim di mana seratus tahun Nerazzurri dirayakan di tengah-tengah banyak hal lain.
 
Sebelum kick-off, tabel klasemen kurang lebih sebagai berikut: Inter 82, Roma 81. Nerazzurri baru saja menyia-nyiakan kesempatan mengunci gelar juara mereka saat harus memperoleh hasil seri 2-2 di kandang sendiri melawan Siena. Jadi, penentuan gelar beralih ke pertandingan terakhir melawan Parma, dengan banyak pasang mata juga tertuju pada laga Catania vs. Roma di Massimino. Terlebih lagi, Parma maupun Catania tengah sama-sama berjuang untuk bertahan di liga dan hal itu meningkatkan keseruan 90 menit terakhir bagi semua orang.
 
Inter memiliki beberapa pemain yang harus absen dan Ibrahimovic berada di bangku cadangan karena baru saja pulih dari cedera lututnya yang cukup lama. Delapan menit berjalan dan kita sudah mendapat kabar dari Catania: Vucinic mencetak gol, pertanda Roma tengah menjadi sang jawara Italia. Lebih dari sejam telah berlalu dan ketegangan semakin menyelimuti para pendukung Nerazzurri. Ketangguhan Parma dan peluang yang belum berhasil dikonversi dari Balotelli dan Cruz tidak banyak membantu.
 
0-0 saat turun minum, Ibrahimovic melakukan pemanasan saat jeda pertandingan dan masuk ke lapangan enam menit setelah babak kedua bergulir untuk menggantikan Cesar. Ia langsung menunjukkan semangat menggebu untuk mencetak gol pembuka dan memiliki beberapa peluang, sebuah aksi pembuka untuk apa yang akan terjadi kemudian. Gol penting itu akhirnya hadir di menit ke-62: Dejan Stankovic menerobos ke lini depan lalu berikan umpan kepada Ibrahimovic, sentuhan sang pemain mengelabui Couto sebelum ia menyarangkan bola ke pojok bawah gawang. Gol! Kemudian gol keduanya tercipta pada menit 79: umpan silang yang matang dari Maicon disambut kaki kiri Ibrahimovic untuk menjebol gawang Pavarini.
 
Ada beberapa citra tak terlupakan pada hari itu: Cruz dan Stankovic berlutut di bawah tribun tim tamu, seluruh pemain pengganti dan staf keluar untuk memeluk Ibrahimovic, selebrasi pemain asal Swedia setelah gol keduanya dengan cara meluncur menggunakan lututnya, kegembiraan Roberto Mancini dan Massimo Moratti pun tak luput di bangku penonton.
 
Kondisi pun berubah di babak kedua: Inter menjadi juara Italia untuk ke-16 kalinya, Parma terdegradasi ke Serie B, Catania mencetak gol ke gawang Roma untuk tetap bertahan di Serie A, Giallorossi kecewa dan harus puas finis di posisi kedua.
 
PARMA 0-2 INTER
Pencetak Gol: 62' dan 79' Ibrahimovic.
 
PARMA (4-4-2): Pavarini; Coly, Paci, Couto, Castellini; Morrone, Cigarini (64' Lucarelli), Parravicini (88' Moretti); Reginaldo (76' Antonelli), Gasbarroni; Budan.
Pemain Pengganti: Bucci, Zenoni, Martinez, Corradi.
Pelatih: Manzo.
 
INTER (4-4-2): JUlio Cesar; Maicon, Rivas, Materazzi, Maxwell; Zanetti, Vieira, Stankovic, Cesar (51' Ibrahimovic); Balotelli (77' Pelè), Cruz.
Pemain Pengganti: Toldo, Burdisso, Jimenez, Crespo, Suazo.
Pelatih: Mancini.
 
Wasit: Rocchi asal Firenze.
Kartu Kuning: Parravicini, Cesar, Vieira, Cigarini, Castellini, Lucarelli.
Tambahan Waktu: 2'; 4'.


中文版  English Version  日本語版  Versione Italiana  Versión Española 

Load More