INTER HALL OF FAME: 5 HAL YANG MUNGKIN TAK ANDA KETAHUI TENTANG WALTER ZENGA

Eks kiper Nerazzurri dilantik ke dalam Inter Hall of Fame pada tahun 2018

1/15
Inter Hall of Fame: 5 hal yang mungkin tak Anda ketahui tentang Walter Zenga
Inter Hall of Fame: 5 hal yang mungkin tak Anda ketahui tentang Walter Zenga
Inter Hall of Fame: 5 hal yang mungkin tak Anda ketahui tentang Walter Zenga
Inter Hall of Fame: 5 hal yang mungkin tak Anda ketahui tentang Walter Zenga
Inter Hall of Fame: 5 hal yang mungkin tak Anda ketahui tentang Walter Zenga
Inter Hall of Fame: 5 hal yang mungkin tak Anda ketahui tentang Walter Zenga
Inter Hall of Fame: 5 hal yang mungkin tak Anda ketahui tentang Walter Zenga
Inter Hall of Fame: 5 hal yang mungkin tak Anda ketahui tentang Walter Zenga
Inter Hall of Fame: 5 hal yang mungkin tak Anda ketahui tentang Walter Zenga
Inter Hall of Fame: 5 hal yang mungkin tak Anda ketahui tentang Walter Zenga
Inter Hall of Fame: 5 hal yang mungkin tak Anda ketahui tentang Walter Zenga
Inter Hall of Fame: 5 hal yang mungkin tak Anda ketahui tentang Walter Zenga
Inter Hall of Fame: 5 hal yang mungkin tak Anda ketahui tentang Walter Zenga
Inter Hall of Fame: 5 hal yang mungkin tak Anda ketahui tentang Walter Zenga
Inter Hall of Fame: 5 hal yang mungkin tak Anda ketahui tentang Walter Zenga

MILAN – Siapa yang akan terpilih ke dalam Inter Hall of Fame 2020? Delapan legenda Nerazzurri telah dilantik usai pemungutan suara yang dilakukan oleh para pendukung Inter dalam dua tahun terakhir. Di kategori penjaga gawang (klik di sini untuk melihat kandidat 2020), Zenga dan Toldo menjadi yang terpilih di tahun 2018 dan 2019. Berikut lima trivia terkait Walter Zenga, sang Spider-Man Nerazzurri.

HALL OF FAME 2020 POWERED BY PIRELLI: KLIK DI SINI UNTUK MEMBERIKAN SUARA

1. Penjaga gawang pertama yang terpilih ke dalam Inter Hall of Fame

 

Walter Zenga menjadi penjaga gawang pertama yang terpilih ke dalam Inter Hall of Fame. Pada 2018, Spider-Man mengungguli Francesco Toldo dan Gianluca Pagliuca dalam edisi pertama. Pemenang lainnya di tahun tersebut adalah Javier Zanetti, Lothar Matthäus (rekan setim Walter dari 1988 hingga 1992) dan Ronaldo.

2. Dari Macallesi hingga tim usia muda Inter: seorang Interista sejati

Lahir di Milan pada 28 April 1960, Zenga memiliki ikatan erat dengan Viale Ungheria, lingkungan tempat ia tumbuh. Tim pertama yang diperkuatnya adalah Macallesi 1927, sebuah tim asal Milan yang bersejarah. Sosok yang setia menemani selama perjalanan kariernya adalah, Alfonso, yang sempat menjadi penjaga gawang Napoli pada musim 1945/46. Zenga adalah seorang talenta yang kemampuannya melebihi pemain seusianya dan memulai perjalanannya dalam sepak bola usia muda kompetitif melawan para pemain yang lebih tua. Ia selalu menjadi penggemar Nerazzurri dan sering menyaksikan Inter bermain di San Siro. Ia menjadi bagian dari akademi usia muda Nerazzurri di tahun 1971 kala berusia sebelas tahun.

3. Tak hanya Inter: enam tim lain yang dibela Zenga

Setelah menimba ilmu di tim usia muda Inter, Zenga melanjutkan proses perkembangannya dengan menjalani masa pinjaman bersama tiga klub, di mana sang pemain berlaga di Serie C1 dan C2. Klub-klub tersebut adalah Salernitana, Savona dan Sambenedettese, tim terakhir berhasil promosi ke Serie B kala diperkuat sang pemain. Pada tahun 1982, ia kembali ke Inter dan turun membela Klub dalam lima laga Coppa Italia selama musim pertamanya. Ia bermain untuk Nerazzurri hingga 1994, tahun di mana ia merapat ke Sampdoria. Sang pemain menghabiskan dua musim bersama Blucerchiati sebelum pindah ke tim Serie B, Padova, yang ia bela pada musim 1996/97. Amerika Serikat menjadi destinasi berikutnya, saat ia menjaga gawang New England Revolutions di MLS. Sang pemain menjadi player-coach bagi tim tersebut di tahun terakhirnya, sebuah awal dari karier kepelatihannya.

Mengenai karier internasionalnya, Zenga 58 kali membela Tim Nasional Italia, dengan catatan kebobolan hanya 21 gol. Pada Piala Dunia 1990 yang digelar di Italia, ia tak kemasukan gol selama 517 menit, sebuah rekor dalam kompetisi tersebut.

4. Dinobatkan sebagai penjaga gawang terbaik di dunia selama tiga tahun beruntun

Satu-satunya kiper yang berhasil memenangkan Ballon d’Or adalah Lev Yashin. Pada 1990, Walter Zenga berada di posisi 12 dalam acara pemberian penghargaan tahunan yang diselenggarakan France Football. Akan tetapi, selama tiga tahun beruntun (1989, 1990, 1991), Zenga dinobatkan sebagai penjaga gawang terbaik di dunia oleh IFFHS (International Federation of Football History & Statistics). Sebuah pencapaian luar biasa.

1989: 1 Walter Zenga (Inter), 2 Michel Preud'homme (Mechelen), 3 Rinat Dasaev (Sevilla);

1990: 1 Walter Zenga (Inter), 2 Sergio Goycochea (Millonarios), 3 Luis Gabelo Conejo (Ramonense);
1991: 1 Walter Zenga (Inter), 2 Sergio Goycochea (Racing Club), 3 Claudio Taffarel (Parma).

5. Laga yang ingin ia mainkan kembali

Walter Zenga tampil sebanyak 473 kali untuk Inter dari 1982 hingga 1994. Daftar pencapaiannya adalah sebagai berikut: Scudetto 1989 (kejayaan yang memecahkan rekor), Supercoppa Italiana (1x), UEFA Cup (2x, 1990/91 dan 1993/94). Partai kedua final UEFA Cup 1994 menjadi laga terakhirnya untuk Klub (Inter 1-0 Salzburg). Mengenai laga yang ingin ia mainkan kembali, sebelumnya ia pernah mengungkapkan hal ini, sebuah cerminan akan kasih sayang luar biasa yang ia rasakan untuk Nerazzurri: “Laga debut saya bagi Inter, karena dengan begitu saya akan memiliki kesempatan untuk memainkan 472 pertandingan lainnya dalam warna kebanggaan Nerazzurri.” Penampilan perdana Zenga bagi Inter dicatatkan pada tanggal 5 April 1983. Walaupun Nerazzurri kalah 1-0 dari Varese pada hari itu (Di Giovanni menjadi pencetak gol), hal itu pada akhirnya tidak berarti: Inter telah memenangkan pertemuan pertama babak 16 besar Coppa Italia tersebut dan melaju ke babak berikutnya.

HALL OF FAME 2020 POWERED BY PIRELLI: KLIK DI SINI UNTUK MEMBERIKAN SUARA


English Version  Versión Española  Versione Italiana  日本語版  中文版 

Load More