Eriksen mencetak gol dari tendangan sudut, layaknya Stankovic & Recoba

‘OLYMPIC’ GOAL: ERIKSEN MENCETAK GOL DARI TENDANGAN SUDUT, LAYAKNYA STANKOVIC DAN RECOBA

Pemain asal Denmark mencetak gol langsung dari sepak pojok, menjadi pemain ketiga Nerazzurri yang berhasil melakukannya

MILAN – Meluncurkan berbagai umpan silang yang unik dan tak terduga: itulah yang bisa dilakukan oleh seseorang dengan kemampuan menendang bola yang luar biasa. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Christian Eriksen adalah salah satu pemain yang mampu melakukannya. Ia menunjukkannya kepada publik San Siro kala tendangan bebasnya pada Derby Milano mengenai mistar gawang dari jarak 30 yards: sebuah contoh nyata dari kelihaiannya dalam menembak, baik dari situasi bola mati ataupun bukan.

Saat menghadapi Napoli, pemain Nerazzurri bernomor punggung 24 ini menunjukkan segala talentanya: pertama, melalui golnya yang tercipta langsung dari tendangan sudut, lalu lewat tembakan bebas yang membuat Ospina berjibaku. Selain momen-momen tersebut, ia juga menampilkan kreativitasnya dan memiliki beberapa peluang lainnya. Dalam empat laga di mana ia tampil sejak awal bagi Inter, Eriksen telah berperan dalam terciptanya tiga gol (dua gol, satu asis) dan pemain Denmark ini mencetak dua dari tiga gol tandang terakhir Inter di semua kompetisi.

Gol yang dicetak langsung dari sepak pojok merupakan sebuah kejadian langka, dan dalam jargon sepak bola dikenal dengan sebutan “olympic goal”. Nama tersebut tercipta pada tahun 1924 ketika FIFA mengonfirmasi bahwa gol yang dicetak langsung dari tendangan sudut merupakan gol yang sah, karena hanya beberapa bulan sebelum konfirmasi tersebut, Cesareo Onzari mencetak gol langsung dari sepak pojok untuk Argentina kala melawan Uruguay. Karena Uruguay merupakan juara bertahan Olimpiade, maka gol seperti itu disebut juga dengan “olympic goal”.

GOL RECOBA DARI TENDANGAN SUDUT MELAWAN EMPOLI

Umpan Eriksen memperdaya Ospina: tendangan melengkung dari kaki kanannya melampaui seluruh kepala para pemain bertahan Napoli. Itu merupakan jenis gol yang belum pernah tercipta lagi oleh skuat Nerazzurri selama 13 tahun: pemain Inter terakhir yang menciptakannya adalah Alvaro Recoba. ‘El Chino’ mengucapkan selamat tinggal kepada para penggemar setia Nerazzurri pada 29 April 2007 dengan mencetak gol pamungkasnya untuk Inter (dia mencetak 72 gol dalam 261 penampilan) dalam kemenangan 3-1 atas Empoli: sebuah tendangan sudut tajam, dengan kaki kirinya yang ajaib, yang mampu mengecoh Bassi sekaligus memulai pesta perayaan juara Inter dalam raihan Scudetto kelima belas Klub.

TENDANGAN SUDUT BERBISA DARI STANKOVIC MELAWAN AC MILAN

Dari gol pamungkas Recoba ke gol perdana Dejan Stankovic: sang pemain asal Serbia mencetak gol perdananya untuk Nerazzurri melalui tendangan sudut. Pada tanggal 21 Februari 2004, AC Milan vs. Inter, umpan silangnya yang mematikan mampu melewati hadangan para pemain bertahan Rossoneri dan mengejutkan sang kiper lawan; Dida. AC Milan berhasil keluar sebagai pemenang, namun gol tersebut pantas untuk dikenang.


Versione Italiana  中文版  English Version  日本語版  Versión Española 

Load More