Inter vs. Brescia: angka, statistik dan berbagai fakta

INTER VS. BRESCIA: ANGKA, STATISTIK DAN BERBAGAI FAKTA

Nerazzurri akan kembali merumput di San Siro pada hari Kamis pukul 00:30 WIB

MILAN – Hari Kamis 2 Juli, Inter kembali ke lapangan San Siro untuk menjamu Brscia dalam laga pekan 29 Serie A, pertandingan tersebut akan dilaksanakan pada pukul 00:30 WIB dini hari. Ini menjadi pertemuan ke-46 antara kedua tim tersebut di Serie A, dengan Nerazzurri menorehkan 25 kemenangan, 16 hasil seri dan empat kekalahan melawan Rondinelle.

Berkolaborasi dengan Opta, berikut kami sajikan statistik untuk pertandingan mendatang.

Inter adalah tim yang paling banyak mendatangkan hasil seri bagi Brescia di Serie A (16), serta tim yang paling banyak menghasilkan gol saat melawan mereka di liga utama (82). Dalam sebelas pertandingan sebelumnya melawan Brescia, Nerazzurri menang tujuh kali, seri tiga kali, dan hanya kalah sekali (pada Februari 2004).

BEBERAPA PERTEMUAN SEBELUMNYA DI SAN SIRO

Inter dan Brescia telah saling berhadapan sebanyak 22 kali di San Siro pada ajang liga, dengan Nerazzurri mengumpulkan 16 kemenangan, lima hasil imbang dan satu kekalahan (pada Februari 2004). Dalam sepuluh pertemuan terakhir antara keduanya, Brescia secara bergantian menciptakan gol dan pada laga selanjutnya tidak menghasilkan gol, pertemuan terakhir yang berakhir imbang terjadi pada tahun 2010 dengan skor 1:1.

PERFORMA

Inter tidak terkalahkan dalam sembilan laga terakhir melawan tim yang baru promosi ke Serie A. dengan menciptakan delapan kemenangan dan satu kali hasil imbang. Nerazzurri mencetak dan kemasukan gol pada seluruh lima pertandingan kandang terakhir mereka di Serie A: Inter belum pernah memiliki catatan tren tersebut selama enam laga secara beruntun sejak Februari 2011.

Brescia akan mengawali laga di San Siro setelah mendapat dua hasil positif secara beruntun di liga, untuk pertama kalinya sejak bulan Desember: saat itu mereka memenangkan dua pertandingan, sekarang mereka mendapatkan dua hasil seri. Namun, mereka tidak pernah berhasil meningkatkan raihan tersebut sampai tiga pertandingan secara berturut-turut di kompetisi ini. Tim asuhan Diego López hanya mencatatkan dua poin dalam enam pertandingan tandang terakhir di Serie A, dengan salah satunya mereka hasilkan saat bertandang ke Florence; tim dari Lombardy ini belum pernah berhasil meraih dua hasil seri secara beruntun di kandang lawan dalam liga kasta tertinggi sejak Maret 2011.

STATISTIK UMUM

Inter telah mencetak 13 gol sundulan di liga musim ini, setidaknya dua gol lebih banyak dari tim lainnya di Serie A. Tim asuhan Conte juga menjadi tim yang kebobolan paling sedikit dari situasi bola mati pada musim ini (hanya tujuh).

Lima dari enam gol terakhir Brescia di liga dicetak pada babak pertama. Bersamaan dengan itu, tim yang dilatih Diego López paling sering kebobolan pada 30 menit pertama pertandingan di musim ini (26, termasuk gol Lukaku pada pertemuan pertama antara kedua tim di musim ini), juga menjadi tim yang paling banyak kehilangan poin dari posisi unggul saat bertanding.

FOKUS PEMAIN

Penyerang Inter, Romelu Lukaku, selalu mencetak gol dalam tiga laga kandang terakhir di Serie A, jumlah laga yang sama di mana ia berhasil menyumbangkan gol dalam sebelas pertandingan sebelumnya di kompetisi tersebut. Pemain asal Belgia ini telah menorehkan 19 gol sejauh musim berjalan, gol berikutnya akan menjadikannya pemain keenam Inter yang mampu mencetak 20 gol di liga sejak bergantinya milenium.

Apabila Lautaro Martinez turun sebagai starter pada laga ini, maka itu akan menjadi kali ke-50 bagi dirinya selama berseragam Inter di semua kompetisi, Stefan de Vrij pun siap menjalani penampilan ke-150 di Serie A pada laga berikutnya yang ia jalani. Lebih jauh lagi, setelah golnya ke gawang Parma, pemain bertahan Belanda ini menjadi satu-satunya bek tengah di Serie A yang sudah mencetak setidaknya tiga gol dan menorehkan tiga asis pada musim ini.

Laga selanjutnya yang dijalani oleh Andrea Ranocchia akan menjadi penampilan ke-200 sang pemain di Serie A.

Nicolò Barella tampil 26 kali dan mencetak lima gol di liga saat menjadi anak asuh Diego López pada 2017/18.

Dalam daftar pemain bertahan yang sudah mencetak setidaknya dua gol di liga musim ini, hanya de Ligt yang berusia lebih muda dari Alessandro Bastoni.

Semua asis Antonio Candreva di musim ini (7) ditorehkannya di San Siro.

Lima dari enam gol yang dicetak Alfredo Donnarumma (pencetak gol terbanyak Brescia musim ini), terjadi pada 20 menit pertama permainan. Ujung tombak asal Italia ini mencatatkan namanya di papan skor pada dua penampilan Serie A terakhirnya: pemain Brescia terakhir yang mencetak gol dalam tiga penampilan secara beruntun di liga kasta tertinggi adalah Andrea Caracciolo pada April 2011.

PARA PELATIH

Diego López belum pernah mengalahkan Nerazzurri selama menjadi pelatih di Serie A: dua hasil imbang dan dua kekalahan menjadi catatan pelatih Brescia ini.

Antonio Conte memenangkan satu-satunya pertemuan di Serie A dengan Diego López sebagai pelatih, laga tersebut terjadi pada Januari 2014 (Cagliari 1-4 Juventus).

Conte juga baru sekali bertemu dengan Brescia sebagai pelatih di Serie A, memenangkan pertemuan pertama antara kedua tim di musim ini.


English Version  中文版  Versione Italiana 

Load More