Balik unggul, tiga poin dan posisi kedua

BALIK UNGGUL, TIGA POIN DAN POSISI KEDUA

Nerazzurri bangkit dari ketertinggalan; Young, Godin dan Lautaro di papan skor

MILAN - Menghilangkan kesalahan-kesalahan individu, yang telah menjangkiti Inter dalam beberapa pekan terakhir. Tampil kompak sebagai kesatuan, bersama-sama, berjalan beriringan di jalur yang sama. Pelatih telah bersikeras menekanakan hal-hal ini; bermain baik dengan gaya sepak bola yang bagus, mengikuti gaya yang memang seharusnya mereka tunjukkan. Inter kembali ke jalur kemenangan dengan mengalahkan Torino dengan skor 3-1. Gol lawan yang tercipta melalui Belotti hasil dari memanfaatkan kesalahan Handanovic, mampu dibalas pada babak kedua. Usai jeda, Nerazzurri berhasil menyingkirkan il Toro, dan mereka melakukannya dengan sikap dan kualitas yang hebat disertai gol-gol dari Young, Godin (gol pertamanya untuk Klub) dan Lautaro. Tiga gol, yang mana pada menit ke-68, membuat Inter berhak menduduki peringkat kedua di klasemen liga, mengoleksi poin yang sama dengan Lazio.

Inter memulai pertandingan dengan awal yang menjanjikan. Penuh agresi, tekanan tinggi, hingga Torino tertahan di setengah area mereka sendiri. Nerazzurri mampu menyulitkan il Toro dan merebut bola kembali dengan baik, yang membuat mereka mampu melancarkan serangan. Godin melakukan beberapa kali bantuan serangan ke depan, berangkat dari posisinya sebagai bek tengah dan mobilitas Borja Valero membuat pertahanan Torino acap kali kesulitan. Terdapat beberapa permainan apik yang menjanjikan, namun penyelesaian akhirnya belum menemui harapan; upaya sepakan dari Lautaro dan Brozovic keduanya masih belum sesuai target. Kemudian, kesalahan fatal, yang kembali dilakukan Inter terjadi. Kali ini oleh Handanovic, seperti mengulang momen saat 2018, di kandang, melawan Torino juga. Pemain bernomor punggung satu Inter ini tidak mampu mendekap bola dengan erat dari sepakan pojok dan bola akhirnya terjatuh di kaki Belotti, yang dengan mudah melepaskan tendangan dan membuat tim tamu memimpin untuk sementara.

GALERI FOTO PERTANDINGAN

Tak terduga dan mengejutkan, gol pembuka Torino memicu respons dan Inter berusaha untuk membalas. Sanchez dan Lautaro menjadi kekuatan yang nyata; duo ini menciptakan sepuluh dari dua belas peluang Inter dalam pertandingan. Namun, terlepas dari segala upaya yang diberikan Nerazzurri, perjuangan mereka belum terbayarkan; Sirigu hanya menerima satu ancaman serius pada menit 32. Torino bahkan nyaris menggandakan keunggulan melalui Ansaldi di penghujung babak pertama.

Pada saat harapan tampak seolah akan menghilang, Inter tampil berbeda saat babak kedua dimulai. Mereka mendominasi 45 menit paruh kedua, menunjukkan bahwa tanda-tanda positif di awal pertandingan bukanlah isapan jempol semata. Beruntung Granata hanya mencetak satu gol, yang tentu menguntungkan pihak Inter. Nerazzurri tampil ganas dan terorganisir, dan berhasil membalikkan keadaan hanya dalam hitungan menit. Pada menit 48: Brozovic melepaskan umpan lambung jauh yang diteruskan Lautaro dengan sundulan kepada Young, ia lalu melangsungkan tendangan volley keras yang membuat kedudukan kembali sama kuat. Itu sekaligus menjadi gol ketiga dari sang pemain asal Inggris di musim ini, kesemua dicetaknya lewat tendangan volley.

Gol tersebut betul-betul memicu semangat juang Inter untuk kembali. Hanya tiga menit berselang, Nerazzurri unggul. Godin menjadi pencetak gol ke-19 musim ini. Gol tersebut pun lahir melalui kerja sama yang apik. Umpan dari Young, diteruskan oleh Sanchez yang diakhiri oleh sundulan tegap nan tinggi dari sang pemain asal Uruguay. Torino merasa kesulitan untuk bereaksi, juga berkat pergerakan Alexis di depan. Inter sukses mengunci pertandingan pada menit 61. Pemain asal Chile itu memberi umpan cermat kepada Lautaro, tendangannya terdefleksi pemain lawan dan melayang melewati kepala Sirigu.

Torino mencoba untuk membalas lewat Belotti, namun sundulannya menerpa mistar gawang, tetapi aksi tersebut menjadi yang terakhir dari sang penyerang, yang sebagian besar jalannya pertandingan kurang mendapat dukungan dari rekannya. Inter melalui sisa waktu pertandingan secara nyaman, menciptakan beberapa peluang (lewat Gagliardini dan Eriksen). Kemenangan 3-1 yang vital, tiga poin dan merangkak ke peringkat dua klasemen. Tetapi sekarang bukan waktu untuk berpuas diri. Pada hari Jumat, Nerazzurri akan menghadapi SPAL. Forza Inter!

KLASEMEN SERIE A

INTER 3-1 TORINO

INTER (3-4-1-2): 1 Handanovic; 2 Godin (37 Skriniar 76'), 6 de Vrij, 95 Bastoni; 33 D'Ambrosio (87 Candreva 71'), 77 Brozovic, 5 Gagliardini, 15 Young (34 Biraghi 71'); 20 Borja Valero; 7 Sanchez, 10 Lautaro (24 Eriksen 84').
Pemain Pengganti: 27 Padelli, 46 Berni, 13 Ranocchia, 18 Asamoah, 30 Esposito, 31 Pirola, 32 Agoumé. 
Pelatih: Antonio Conte.

TORINO (3-4-2-1): 39 Sirigu; 5 Izzo, 33 N'Koulou, 36 Bremer; 29 De Silvestri (17 Singo 64'), 23 Meité (7 Lukic 64'), 88 Rincon 34 Aina; 24 Verdi (22 Millico 76'),15 Ansaldi (21 Berenguer 64'); 9 Belotti.
Pemain Pengganti: 18 Ujkani, 25 Rosati, 4 Lyanco, 19 Greco, 20 Edera, 27 Ghazoini, 30 Djidji, 80 Adopo.
Pelatih: Moreno Longo.

Pencetak Gol: 18' Belotti (T), 48' Young (I), 51' Godin (I), 61' Lautaro (I)
Kartu Kuning: Godin (I), Aina (T), Meité (T), De Silvestri (T), Brozovic (I), Sanchez (I), D'Ambrosio (I), Biraghi (I)
Tambahan Waktu: -, 3'.

Wasit: Massa.
Asisten Wasit: Di Iorio, Bottegoni.
Ofisial Keempat: Minelli.
VAR dan VAR Asisten: Nasca, Alassio.


English Version  日本語版  中文版  Versión Española  Versione Italiana 

Tag: serie a
Load More