19 tahun sejak tendangan bebas Adriano kontra Real Madrid - Dengarkan podcastnya sekarang

19 TAHUN SEJAK TENDANGAN BEBAS ADRIANO KONTRA REAL MADRID - DENGARKAN PODCASTNYA SEKARANG

Episode terbaru '10 Number 10s', tersedia hari ini, mengilas kembali karier dari salah satu legenda Nerazzurri lainnya

MILANO - 19 tahun. Bukan sebuah angka peringatan yang biasanya dirayakan, tetapi selalu ada baiknya untuk melihat kembali malam pada musim panas itu, 14 Agustus 2001. Real Madrid menjamu Inter dalam ajang Santiago Bernabéu Trophy, dan para pendukung tuan rumah memperlakukan pertandingan itu tak seperti sebuah laga persahabatan turnamen musim panas: pertandingan tersebut layaknya sebuah pertandingan dari turnamen yang kompetitif. Kegilaan benar-benar terjadi di stadion pada malam itu. Kondisi luar biasa untuk sebuah momen yang ikonik bagi pemain yang sangat spesial. Malam itu, Adriano Leite Ribeiro, yang telah mencetak banyak gol di Brasil, memperkenalkan dirinya ke dalam sepak bola Eropa melalui cara yang dramatis. Ia tak segan memamerkan bakatnya. Memasuki pertarungan di babak kedua dengan mengenakan seragam nomor 14, dia dengan cepat menunjukkan kemampuannya dalam menggiring bola dan berlari menyusuri lapangan, tanpa ada yang bisa menggapainya. Dan kemudian, ia melakukan salah satu tendangan bebas terkuat dalam sejarah permainan indah ini, mengalahkan Iker Casillas untuk mengamankan kemenangan 2-1 bagi Nerazzurri, serta membungkam seisi stadion dalam prosesnya.

Adriano mengilas kembali malam penuh magis itu dalam sebuah surat yang diterbitkan di situs Inter beberapa pekan lalu: “Pada tanggal 14 Agustus 2001, saya memasuki pertarungan di Bernabeu. Saya bermain untuk Inter, dan saya menghadapi Real. Momen tersebut seperti bagian dari mimpi, saya tidak membutuhkan hal lainnya. Lalu saya memasuki lapangan. Saya tidak memikirkan tentang apapun, saya menggangapnya seperti saya sedang bermain di lapangan berdebu di Vila Cruzeiro. Saya melakukan dribble, nutmeg, saya mampu melakukan apapun. Saya memenangkan tendangan bebas dan dari bangku cadangan, saya mendengar mereka berkata bahwa biarlah saya yang menendangnya. Masih ingat dengan tendangan kaki kiri yang biasa saya latih terus menerus di jalanan dan juga di rumah, tendangan yang membuat ibu saya seperti merasa gila? Saya memperkenalkannya kepada dunia melalui tendangan bebas tersebut, dan mereka berkata bahwa bola tersebut meluncur dengan kecepatan 170 kilometer per jam!” (baca surat lengkap "letters to Inter" di sini.)

THari ini, 14 Agustus 2020, kita merayakan penampilan Adriano yang luar biasa melalui episode terbaru dari "10 Number 10s" di Inter Podcast! Setelah melihat secara mendalam bakat dari Lautaro Martinez, Ronaldo, dan Lennart Skoglund, Dennis Bergkamp serta Evaristo Beccalossi, hari ini kami siap untuk mengilas kembali pencapaian pemilik nomor punggung 10 lainnya di Inter, Adriano.

DENGARKAN EPISODE TENTANG ADRIANO SEKARANG JUGA!

Spotify: bit.ly/AdrianoInter30
Apple Podcasts: apple.co/31UH23K
Google Podcasts: bit.ly/2DjYIxH
Tuneln: bit.ly/3fx29hj
Deezer: bit.ly/3gWaoFl


Versione Italiana  English Version  日本語版  Versión Española 

Tutti i gol di Adriano con la maglia dell'Inter

Load More