INTER TELAN KEKALAHAN DI FINAL, TROFI EUROPA LEAGUE JATUH KE TANGAN SEVILLA

Gol dari Lukaku dan Godin tidak cukup, dengan tim asal Spanyol meraih kemenangan 3-2 di Cologne

1/95
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League
Sevilla mengalahkan Inter 3-2, memenangkan trofi Europa League

COLOGNE - Kalah dengan cara seperti ini rasanya memedihkan hati. Itu menyakitkan. Dini hari tadi, perjalanan indah Nerazzurri dalam musim panas yang tidak biasa ini, harus berakhir. Berakhir dengan Sevilla mengangkat trofi untuk keenam kalinya dalam sejarah mereka. Berakhir dengan anak asuhan Antonio Conte terbaring di atas lapangan Stadion Köln, berusaha untuk mencerna hasil yang baru saja mereka derita. Meskipun rasa sakitnya akan bertahan untuk waktu yang cukup lama, pastinya itu akan menjadi pelajaran berharga di masa mendatang. Ini harus menjadi sesuatu untuk dibangun di masa depan.

Kekalahan 3-2 untuk Inter membuat lawan asal Spanyol memenangkan gelar keenam UEFA Cup/Europa League dalam sejarah mereka, dari enam pertandingan final yang mereka mainkan. Sebuah pil pahit yang harus ditelan Nerazzurri, yang berhasil memimpin setelah hanya dua menit laga berjalan melalui tendangan penalti dari Lukaku, dengan kebobolan tiga gol lewat cara yang unik, dua sundulan dan gol ketiga yang terdefleksi, dengan bola membentur kaki penyerang asal Belgia kami dan bersarang di gawang sendiri. Dan meskipun perjuangan kami berlangsung hingga peluit akhir, Nerazzurri meninggalkan semua keletihan hati dan kekuatan mereka di atas lapangan, tidak cukup untuk mengatasi tim asal Spanyol ini.

Menengok kembali beberapa laga final Eropa sebelumnya, tidak mudah untuk menemukan babak pertama di mana empat gol berhasil tercipta dan kedua belah pihak sempat memimpin sebelum skor kembali disamakan, terutama pada babak saat dua gol terjadi dalam dua belas menit pertama. Pertandingan Sevilla vs. Inter, adalah pengecualian dalam musim Europa League yang berjalan unik. Sementara Conte menggunakan susunan sebelas pemain pertama yang sama selama empat laga berturut-turut, Lopetegui membuat satu perubahan, dengan de Jong dipasang sejak awal pertandingan. Keputusan itu ternyata menjadi pilihan yang tepat.

Meski demikian, Nerazzurri berhasil mencetak gol pertama pada awal laga berjalan. Beberapa menit sudah dimainkan ketika Lukaku melangkah dan melepaskan tembakan yang menaklukkan Bounou dari titik putih, untuk menjadikan skor 1-0. Sang penyerang asal Belgia itu sendiri berhasil memenangkan tendangan penalti setelah memanfaatkan bola terobosan Barella dan dijatuhkan oleh Diego Carlos di dalam kotak. Berbarengan dengan mengonversi tendangan penalti, ia telah berhasil mencetak gol ke-34 di musim ini, menyamai gol musim debut Ronaldo dalam balutan warna kebanggaan Nerazzurri.

Meskipun dalam keadaan memimpin, Inter merasa kesulitan untuk melancarkan pergerakan yang merepotkan lawan. Hal yang membuat Nerazzurri kesulitan yaitu mereka menghadapi lawan yang penuh dengan pengalaman, yang dengan cerdas mampu menemukan jawaban untuk kesulitan yang mereka hadapi. Sang lawan asal Spanyol kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-12: Navas melepaskan umpan dan de Jong mampu melepaskan sundulan dan tak terkawal oleh Godin untuk mencetak gol. Gol tersebut berhasil meningkatkan tensi pertandingan. Bagaimanapun, taruhannya besar. Skuat asuhan Conte berupaya untuk merespons, dengan tujuan untuk menemukan posisi Lukaku di lini serang. Sementara itu, D’Ambrosio, melancarkan serangkaian pergerakan ke depan yang mengancam, dengan harapan ia dapat ditemukan oleh rekan setimnya di tiang jauh.

Namun, laga di Köln berjalan tidak terduga, di mana sundulan menjadi pergerakan andalan. Pada menit ke-33, de Jong mampu menyambut umpan dengan sundulan: sang pemain asal Belanda ini melompat paling tinggi dan melepaskan sundulan. Gol kedua Sevilla sangat tidak terduga sekaligus menyakitkan bagi Inter, namun upaya mereka begitu spektakuler. Meskipun Inter mencetak gol balasan dengan cepat: Brozovic melepaskan tendangan bebas dan Godin menyambut bola tersebut dengan sundulannya yang berbuah gol untuk menjadikan kedudukan 2-2. Gol sang pemain asal Uruguay ini terasa sebagai penyelamat. Sang pemain veteran kami telah terbiasa memberikan dampak di laga-laga besar dan kini merupakan pemain keenam dalam sejarah yang mencetak gol dalam satu laga final Champions League (bersama Atlético Madrid) dan juga di babak final Europa League.

Dengan pertandingan masih bertahan dengan skor 2-2, jalan laga kembali pada situasi cita rasa khas final: tegang, waspada dan dengan dibumbui sedikit peluang. Gagliardini memperoleh peluang apik pada menit ke-52, namun Diego Carlos melakukan halauan cerdas. Sang pemain bertahan Sevilla menjadi jantung dari segala aksi dalam pertandingan ini: pelanggaran terhadap Lukaku di dalam kotak penalti, halauan tadi, kemudian mencetak gol kemenangan timnya pada menit ke-74. Gol yang sangat memukul kami, mengakhiri segalanya, gol bicycle kick-nya membawa kami terbenam di laga final, yang mana terdefleksi ke kaki Lukaku hingga akhirnya bola masuk ke dalam gawang Handanovic.

Seperti yang telah dinyatakan sebelumnya, laga final telah usai pada saat itu: Sevilla berhenti bermain menekan dan lebih berupaya membatasi permainan Nerazzurri. Peluang pada menit ke-81 untuk Moses, dan kemudian untuk Sanchez tercipta, yang mampu disapu oleh Koundé, merupakan peluang pamungkas pada laga tersebut yang secara perlahan berakhir dengan penuh ketegangan.

Rasa pahit, kekecewaan, namun belum tentu tidak adil. Perjuangan di musim panas ini, di mana Inter telah memberikan segalanya, belum membuahkan hasil seperti yang kita pikir mereka seharusnya dapatkan. Namun, kami adalah Inter dan kami adalah satu kesatuan. Kami akan menguasai bagaimana caranya bangkit kembali, kami mengetahui betapa membaranya semangat para pemain dan kami merasakan betapa besar rasa cinta para penggemar Inter di seluruh dunia untuk Klub mereka. Kami adalah Inter.

SEVILLA 3-2 INTER - DETAIL PERTANDINGAN

SEVILLA (4-3-3): 13 Bounou; 16 Jesus Navas, 12 Koundé, 20 Diego Carlos (17 Gudelj 86'), 23 Reguilón; 24 Jordán, 25 Fernando, 10 Banega; 41 Suso (22 Vázquez 78'), 19 de Jong (51 En Nesyri 86'), 5 Ocampos (11 Munir 70').
Pemain Pengganti: 1 Vaclík, 31 Sánchez, 3 Sergi Gómez, 18 Escudero, 21 Oliver Torres, 28 José Alonso, 36 Genaro, 40 Pablo Pérez.
Pelatih: Julen Lopetegui.

INTER (3-5-2): 1 Handanovic; 2 Godin (87 Candreva 90'), 6 de Vrij, 95 Bastoni; 33 D'Ambrosio (11 Moses 78'), 23 Barella, 77 Brozovic, 5 Gagliardini (24 Eriksen 78'), 15 Young; 9 Lukaku, 10 Lautaro (7 Sanchez 78').
Pemain Pengganti: 27 Padelli, 12 Sensi, 13 Ranocchia, 20 Valero, 30 Esposito, 31 Pirola, 34 Biraghi, 37 Skriniar.
Pelatih: Antonio Conte.

Pencetak Gol: 5' Lukaku (I) pen., 12' and 33' de Jong, 35' Godin (I), 74' Diego Carlos (S)
Kartu Kuning: Diego Carlos (S), Barella (I), Banega (S), Bastoni (I), Gagliardini (I)
Catatan: Conte (I) kartu kuning
Tambahan Waktu: 1', 6'

Wasit: Makkelie (BEL.
Asisten: Diks (BEL), Steegstra (BEL).
Ofisial Keempat: Sidiropoulos (YUN).
VAR: Kamphuis (BEL).
Asisten VAR: Blom, Gil, Sokolnicki.


日本語版  Versión Española  English Version  Versione Italiana  中文版 

Load More