Sevilla 3-2 Inter, laga final dalam angka

SEVILLA 3-2 INTER, LAGA FINAL DALAM ANGKA

Nerazzurri gagal dalam rintangan terakhir di Europa League

Sehari setelah kegagalan kami di final Europa League, kami mengilas kembali pertandingan yang berlangsung di Cologne, yang berakhir dengan kekalahan 3-2 untuk mengantarkan Sevilla meraih trofi juara Europa League.

GODIN MENCETAK GOL DALAM DUA LAGA FINAL KOMPETISI EROPA

Mari kita mulai dengan Diego Godin, seorang pemain penuh pengalaman dan karisma, yang telah memenangkan kompetisi ini dua kali bersama Atletico Madrid. Gol sundulannya di Cologne menyamakan kedudukan menjadi 2-2: sebuah gol penting dan mengembalikan momentum ke dalam kendali Nerazzurri. Sundulan, sebuah spesialisasi Godin, menjadi sebuah hal fundamental bagi Inter musim ini, mereka mencetak 26 gol melalui cara ini (angka tertinggi di 5 liga top Eropa). Pemain veteran asal Uruguay ini mencetak gol sundulan lainnya pada final kompetisi Eropa, kala Atletico kalah 4-1 dari Real Madrid di final Champions League 2014.

Dengan gol sundulan dini hari tadi, Diego Godin menjadi pemain keenam dalam sejarah yang mampu mencetak gol pada laga final European Cup/Champions League dan UEFA Cup/Europa League, setelah Steven Gerrard, Hernan Crespo, Dmitri Alenichev, Allan Simonsen, dan Pedro.

- Steven Gerrard | Final UEFA Cup 2000/01 [Liverpool 5-4 Alaves AET], Final Champions League 2004/05 [Liverpool 3-3 AC Milan AET, Liverpool menang 3-2 lewat adu penalti]
- Hernan Crespo | Final UEFA Cup 1999/2000 [Parma 3-0 Marseille], Final Champions League 2004/05 [Liverpool 3-3 AC Milan AET, Liverpool menang 3-2 lewat adu penalti]
- Dimitri Alenichev | Final UEFA Cup 2002/03 [Celtic 2-3 Porto AET], Final Champions League 2003/04 [Porto 3-0 Monaco]
- Allan Simonsen | Final UEFA Cup 1974/75 [B. Moenchengladbach 0-0 Twente, Twente 1-5 Moenchengladbach], Final Champions League 1976/77 [Liverpool 3-1 B. Monchengladbach]
Pedro | Final Champions League 2010/11 [Barcelona 3-1 Manchester United], Final Europa League 2018/19 [Chelsea 4-1 Arsenal]
Diego Godin | Final Champions League 2013/14 [Atletico Madrid 1-4 Real Madrid], Final Europa League 2019/20 [Sevilla 3-2 Inter]

GOL-GOL LUKAKU DAN BENTURAN YANG MERUGIKAN

Romelu Lukaku dinaungi ketidakberuntungan usai membelokkan bola tendangan salto Diego Carlos ke dalam gawang Inter yang dijaga Handanovic. Sebuah tamparan bagi Inter dan penyerang asal Belgia yang menjadi pemain kunci bagi kami sepanjang musim, selalu mencetak gol dalam Europa League tahun ini. Ia mencetak gol dalam dua pertemuan dengan Ludogorets, saat melawan Getafe, Leverkusen, Shakhtar (dua kali), dan sekali ke gawang Sevilla pada laga dini hari tadi. Dengan gol pembuka pada laga final yang dicetaknya, Lukaku mencapai raihan 34 gol pada musim debutnya: pemain Nerazzurri terakhir yang mencetak gol sebanyak itu pada musim perdananya bersama Inter? Ronaldo di musim 1997/98.

Statistik lainnya tercipta dari capaian gol-golnya di berbagai turnamen: bersama dengan tujuh golnya di Europa League, Lukaku telah mencetak dua gol di fase grup Champions League (melawan Slavia Praha dan Barcelona), mengoleksi raihan sembilan gol di pentas Eropa: jumlah ini merupakan capaian gol tertinggi yang pernah dicetak di ajang Eropa dalam satu musim bagi pemain dalam sejarah Inter, sama dengan capaian milik Roberto Boninsegna (Inter-Cities Fairs Cup 1969/70) dan Hernan Crespo (Champions League 2002/03).

FINAL: GELAR SEVILLA, GOL-GOL DAN STATISTIK LAINNYA

Trofi kali ini merupakan yang keenam milik Sevilla di ajang UEFA Cup/Europa League dari seluruh final yang telah dijalani.

Setelah dua belas menit laga berjalan, skor di Cologne sudah 1-1: hanya pada laga final UEFA Cup 1991 antara Juventus dan Fiorentina yang menciptakan dua gol dalam jangka waktu yang lebih pendek (1-1 setelah sepuluh menit).

Untuk hanya kedua kalinya dalam sejarah, Inter telah mencetak setidaknya dua gol dalam enam laga beruntun di kompetisi Eropa. Kali pertama terjadi pada tahun 1964, ketika Nerazzurri memenangkan trofi European Cup untuk pertama kalinya.

Inter kebobolan tiga atau lebih banyak gol dalam satu laga untuk keempat kalinya pada musim ini, setelah dua pertandingan melawan Sassuolo dan satu lainnya saat melawan Borussia Dortmund.

Untuk pertama kalinya, Inter kebobolan setidaknya tiga gol di laga final kompetisi Eropa.

Luuk de Jong menjadi pemain ketiga dalam sejarah yang mencetak setidaknya dua gol dalam lima musim Europa League yang berbeda semenjak kompetisi ini melakukan penjenamaan ulang.


日本語版  English Version  Versione Italiana  Versión Española  中文版 

Load More