The player, the man, the boy: selamat datang, Hakimi!

THE PLAYER, THE MAN, THE BOY: SELAMAT DATANG, HAKIMI!

Mengenal lebih dekat bek sayap baru kami asal Maroko

MILAN - Pada 2 Juli, Achraf Hakimi resmi menjadi seorang pemain Inter. Sore hari ini, bek sayap asal Maroko ini akan diperkenalkan secara resmi sebagai seorang pemain Inter melalui sesi live chat di media sosial kami. Selagi menunggu, mari kita mengenal Achraf lebih dekat: kehidupannya, kisahnya, kariernya, hingga kedatangannya di Inter.

ASAL MUASAL
Bola pertama yang pertama kali ditendang Achraf terasa keras dan berat, namun tahan dimainkan di atas tanah dan aspal jalanan kota Getafe, yang terletak di pinggir kota Madrid, di mana ia dilahirkan pada 4 November 1998. Ada ikatan kuat antara “Arra” beserta keluarganya dengan kota yang klubnya kami hadapi di ajang Europa league pada bulan Agustus. Begitu erat sampai ibu dan bapaknya tidak pernah meninggalkan apartemen mereka yang kecil dan sederhana, tempat Achraf dan dua saudara laki-lakinya tumbuh besar. Masa kecilnya tidak dihabiskan di lingkungan yang berada: orang tuanya datang dari Maroko pada usia hanya sedikit di atas 20 tahun, siap untuk membangun kehidupan baru. Sang bapak, seorang pekerja di jalanan; sang ibu, pembantu rumah tangga. Seperti yang Achraf katakan sendiri, orang tuanya seringkali merelakan sesuatu, hampir segalanya, untuk memastikan ketiga anaknya bahagia. Karena ia, sejak sangat kecil, selalu bermimpi menjadi seorang pesepak bola. Walaupun sang ibu khawatir dan selalu berkata: "Jika kamu tidak belajar, maka kamu tidak boleh pergi latihan". Achraf menghabiskan banyak waktu untuk membantu sang bapak di jalanan kota Getafe, namun hari-hari tersebut selalu berakhir di taman dengan bola di kakinya.

AWAL MULA KARIERNYA DI REAL MADRID
Hakimi mulai bermain sepak bola di Club Deportivo Colonia Ofigevi, di kawasan El Bercial di Kota Getafe. Dulu ia merupakan seorang penyerang yang cepat. Pemandu bakat dari Real Madrid langsung mencium kemampuannya, ia menemui kedua orang tuanya dan berkata: “kami akan membawanya ke turnamen di Palencia.” Achraf bermain dan langsung direkrut. Sejak saat itu, perjalanan Hakimi di akademi Real Madrid dimulai. Ia menjadi seorang penyerang tengah hingga berusia 14 tahun, dan ia mempunyai insting mencetak gol yang sampai saat ini masih ia miliki, walaupun perannya sudah berganti. Kemajuannya membawa sang pemain dari “Benjamin B”  hingga ke Real Madrid Castilla. Titik balik kariernya datang di tahun 2017, ketika telepon berdering saat Achraf duduk untuk makan malam bersama teman-temannya. Telepon itu berasal dari Zinedine Zidane, yang memberitahunya bahwa Carvajal mengalami cedera: “kamu bermain, kamu akan bermain dari awal.” Kala itu, ia memulai kiprahnya bersama Los Blancos. Perasaan yang tak bisa Hakimi lupakan hingga saat ini. 17 penampilan, dua gol, dan sebuah kabinet trofi yang mulai terisi, karena sebetulnya ia menjadi bagian dalam skuat yang meraih trofi Champions League, World Club Cup, European Super Cup, dan Spanish Super Cup.

DORTMUND, SATU ASIS SETELAH YANG LAINNYA
Dia berkembang di bawah didikan Marcelo dan Hakimi menjelma menjadi seorang full-back dengan kecepatan berlari yang luar biasa, konsistensi yang hebat, dan kemampuan untuk memengaruhi fase serangan tim. Di sisi kanan, namun juga di sisi kiri. Di lini pertahanan, namun juga bisa maju menyerang. Sisi sayap merupakan kerajaannya dan dia memiliki insting alami untuk dapat memberikan rekan setimnya ragam pilihan - sesuatu yang kami, para Interisti, telah lihat, ketika bertandang ke markas Dortmund di ajang Champions League.

Jerman: masa dua tahun peminjamannya dari Real Madrid ke BVB membentuk Hakimi menjadi seorang pemain yang lengkap, berkat jam terbang yang secara konsisten ia dapatkan. Dia mencatatkan 28 penampilan pada musim perdananya, mencetak dua gol, dan menyediakan enam asis. Musim keduanya bersama Dortmund sangat luar biasa: 45 penampilan, sembilan gol (dua melawan Inter), dan sepuluh asis.

MOROCCO, BINTANGNYA

Lahir di Spanyol namun memiliki orang tua berasal dari Maroko, Hakimi tidak pernah melepaskan ikatan kuat bersama negara asalnya. Sebuah identitas kuat yang melekat dalam dirinya, terkadang menerima ketidakpercayaan orang lain karena "nama Arab dan rupa wajahnya yang sering membuat orang lain langsung menatap kepada Anda". Namun, Achraf selalu memiliki Maroko di dalam darahnya: tidak diragukan lagi negara mana yang dia bela di level internasional. Dia melakoni debutnya bahkan sebelum berusia 17 tahun, gol pertamanya tercipta setahun berikutnya. Pada tahun 2018, bahkan sebelum genap berusia 20 tahun, Hakimi merupakan langganan starter di ajang World Cup 2018 di Rusia, bermain pada setiap menit perjuangan tim nasional Maroko.

INTER, HANYA KHARJA PEMAIN SEBELUMNYA
Achraf Hakimi merupakan pemain kedua asal Maroko yang pernah mengenakan seragam Inter. Sebelumnya, hanya pernah ada nama Houssine Kharja, lahir di Prancis namun dinaturalisasi oleh Maroko, yang mengenakan seragam Inter dan Maroko. Dia juga menjadi pemain ke-31 Inter asal Afrika dalam sejarah Klub: satu lagi brother of the world, yang menggabungkan namanya bersama nama klub kita.

Selamat datang, Achraf. Forza Inter!


Versione Italiana  English Version  Versión Española  日本語版  中文版 

Welcome Hakimi | El jugador. El hombre. El chaval.

Tag: hakimi
Load More