GOL TUNGGAL LUKAKU TAK CUKUP: MILAN MEMENANGKAN DERBY

Dwigol dari Ibrahimovic pastikan kemenangan 1-2 untuk Rossoneri di San Siro

1/92
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro
Dwigol Ibrahimovic Memenangkan Rossoneri di San Siro

MILAN Kali ini, Inter tidak mampu bangkit dari ketertinggalan, dengan Nerazzurri mengalami kekalahan Derby pertama mereka di Serie A sejak Januari 2016. Ini merupakan kekalahan yang menyakitkan, sebab, di luar fakta bahwa Inter menghadapi rival sekotanya, tim menunjukkan komitmen yang patut dipuji, dengan menciptakan banyak peluang dan bermain dengan rasa bangga serta determinasi tinggi. Dipastikan ada rasa penyesalan, karena Nerazzurri memberi Milan keunggulan dua gol di awal laga. Lukaku kemudian melakukan segala hal untuk membangkitkan kembali timnya: dia tidak hanya mencetak gol, dia juga terus-menerus terlibat dalam permainan tim, tendangan tumitnya pada menit 96 berakhir di pelukan Donnarumma. Pada akhirnya, semua upaya itu tidaklah cukup: Milan keluar sebagai pemenang dengan skor 1-2 berkat dwigol dari Ibrahimovic. Namun, baru empat pekan liga telah dimainkan, dan jalan masih panjang.

Pertandingan berjalan sangat intens, sejak awal: kedua tim terlihat agresif dan berani, dan mereka juga enggan menahan diri untuk melakukan tekel. Banyak serangan balik diperagakan oleh kedua tim, terutama melalui lini tengah. Namun, justru Milan yang merebut gol pertama, dan hanya beberapa menit berselang mereka kembali mencetak gol. Dalam hanya 16 menit laga berjalan, papan skor menunjukkan Inter 0-2 Milan, dengan Ibrahimovic mengantongi dua gol. Seperti yang terjadi pada bulan Februari di awal tahun ini, Inter harus bangkit.

Milan terus mencari Ibrahimovic dan, pada permulaan laga, mereka berulang kali sukses untuk mengejutkan lini tengah Nerazzurri dengan permainan serangan balik yang cepat. Pada menit ke-13, mereka menuai hasil dari rencana permainan yang tepat, dengan mencetak gol pertama: setelah menerima bola, Ibrahimovic mampu membawanya ke kotak penalti sebelum dijegal oleh Kolarov. Handanovic sempat menepis tendangan penalti oleh sang pemain asal Swedia itu, namun penyerang Milan tersebut kemudian mampu memaksimalkan bola rebound. Tiga menit kemudian, pasukan Conte tertinggal 0-2: Leao lolos dari penjagaan di sisi kiri, mengoper bola ke dalam kotak menuju Ibrahimovic, yang menyelesaikannya dengan kaki kanan dan mengantongi gol keduanya pada pertandingan tersebut. Dua pukulan yang tiba dengan sangat cepat.

Namun, pertandingan masih panjang, dan Inter masih memiliki waktu untuk membenahi kekurangan dan memanfaatkan berbagai kelemahan yang dimiliki Milan. Nerazzurri secara terus menerus melakukan serangan melalui sayap, dan melalui cara tersebut gol dari Lukaku tercipta: Kolarov melakukan serangan, Perisic melepaskan umpan dari kiri dan sang penyerang asal Belgia tinggal menyontek bolanya. Tentu, Nerazzurri seketika memiliki angin segar dan hampir mampu menyamakan kedudukan dalam dua kesempatan pada menit ke-32, pertama melalui Lautaro dan kemudian Barella. Dengan babak pertama akan segera berakhir, Lukaku gagal memanfaatkan dua peluang tersisa untuk membawa tim arahan Conte menyamakan kedudukan.

Babak kedua berlangsung dengan tempo dan kecepatan permainan yang lebih rendah jika dibandingkan dengan jalannya babak pertama, dengan stamina para pemain yang kelelahan usai menjalani rangkaian agenda internasional terlihat jelas. Milan juga tampil dengan kurang bergairah dalam menyerang, bahkan dengan keadaan Leao yang masih memiliki napas yang cukup saat melakukan serangan balik. Hakimi terus menerus memberi ancaman di sisi kanan, sementara Barella terlihat seakan mengisi berbagai sektor di lapangan dalam sekali waktu. Kedua pemain ini silih berganti menjadi pionir sejumlah serangan Nerazzurri pada babak kedua ketika skuat arahan Conte berupaya mencari gol penyama kedudukan. Sayangnya, peluang-peluang tersebut tidak ada yang berbuah gol.

Hakimi hampir mampu mencetak gol melalui sundulannya yang masih melebar dari gawang lawan. Nerazzurri terus menambah tekanan, sedikit melambat di pertengahan babak kedua, namun kembali meningkat di seperempat jam terakhir. Sebuah peluang tercipta pada menit ke-75: Lukaku berlari ke dalam kotak penalti, dengan upaya penyelamatan Donnarumma dianggap sebuah pelanggaran, kemudian VAR justru menyatakan sang pemain asal Belgia ini telah terjebak offside. Bahkan pada masa tambahan waktu, hati dan komitmen untuk menyelamatkan poin tetap ditunjukkan, dengan Lukaku dua kali terlibat dalam misi-misi penyamaan kedudukan. Peluang pertama terjadi pada menit ke-93, ketika tendangannya melebar. Peluang kedua sekaligus terakhir, terjadi pada menit 95, ketika sebuah situasi di bawah tekanan terjadi di dalam kotak penalti, Lukaku kemudian dengan cerdik melakukan sepakan backheel yang sayang masih mampu diselamatkan Donnarumma.

Pertandingan berakhir dengan skor 1-2, sebuah pertandingan yang harus diakui kalah pada menit-menit awal laga, meskipun telah tercipta 19 peluang bagi Nerazzurri, jumlah yang hampir mencapai dua kali lipat peluang yang dimiliki Rossoneri.

Kami tidak ingin menyerah: kini kami akan fokus ke pertandingan pada hari Kamis, ketika kami akan memulai kiprah kami di ajang Champions League. Kami akan terus melangkah maju. Forza Inter, selalu!

INTER 1-2 MILAN

INTER (3-4-1-2): 1 Handanovic; 33 D'Ambrosio, 6 de Vrij, 11 Kolarov; 2 Hakimi, 22 Vidal (7 Sanchez 84'), 77 Brozovic (24 Eriksen 68'), 14 Perisic; 23 Barella; 9 Lukaku, 10 Lautaro.
Pemain Pengganti: 27 Padelli, 35 Stankovic, 13 Ranocchia, 36 Darmian, 42 Moretti, 46 Vezzoni, 47 Squizzato, 49 Satriano, 99 Pinamonti.
Pelatih: Antonio Conte.

MILAN (4-2-3-1): 99 G. Donnarumma; 2 Calabria, 24 Kjaer, 13 Romagnoli, 19 Hernandez; 4 Bennacer, 79 Kessie (8 Tonali 87'); 56 Saelemaekers (7 Castillejo 62'), 10 Calhanoglu, 17 Leao (33 Krunic 62'); 11 Ibrahimovic.  
Pemain Pengganti: 1 Tatarusanu, 90 A. Donnarumma, 5 Dalot, 14 Conti, 15 Hauge, 20 Kalulu, 21 Brahim Diaz, 27 Maldini, 29 Colombo.
Pelatih: Stefano Pioli.

Pencetak Gol: 13' and 16' Ibrahimovic (M), 29' Lukaku (I)
Kartu Kuning: Kjaer (M), Kessie (M), Ibrahimovic (M), Brozovic (I), Vidal (I), Hakimi (I)
Peringatan: Pioli (M) dan Conte (I) keduanya kartu kuning
Tambahan Waktu: 2' - 5'.

Wasit: Mariani.
Asisten: Costanzo, Bindoni.
Ofisial Keempat: Maresca.
Operator dan Asisten VAR: Irrati, Carbone.


中文版  Versión Española  Versione Italiana  English Version  日本語版 

Tag: serie a
Load More