Lukaku Usai Cetak Dwigol Brilian: "Kami Memulai dengan Buruk, Lalu Kami Bangkit"

LUKAKU USAI CETAK DWIGOL BRILIAN: "KAMI MEMULAI DENGAN BURUK, LALU KAMI BANGKIT"

Sang pemain Belgia membuktikan bahwa dirinya memiliki peran krusial, berkat dua gol yang dicetaknya untuk membawa kemenangan atas Torino

MILAN - Angka-angka yang diciptakan oleh Romelu Lukaku luar biasa. Setelah pertandingan melawan Torino, nampak jelas bahwa dua gol yang dicetaknya sangat menguntungkan bagi Nerazzurri, bahkan lebih jika dikaitkan dengan fakta-fakta statistik. Namun ada satu fakta yang menyoroti pentingnya sang penyerang tengah Belgia sebagai mesin gol Nerazzurri: Lukaku telah mencetak 30 gol dalam 43 pertandingan di liga selama mengenakan seragam Inter. Selama era diberlakukan tiga poin per kemenangan, hanya dua pemain Nerazzurri yang mampu mencetak 30 gol dalam kurun waktu hampir sama (Ronaldo dalam 41 laga, Vieri dalam 43 laga).

Dalam wawancara seusai pertandingan, sang penyerang asal Belgia, yang juga sukses mengemas dua gol di Tim Nasional, mengatakan hal berikut ke arah microphone DAZN: "Selama satu jam pertama kami bermain buruk dan kami berada dalam masalah. Kami kekurangan daya juang serta kemampuan untuk melancarkan tekanan; sebagai tim kami masih mengerjakan hal-hal ini agar menjadi tim yang hebat. Kemudian kami membangunkan diri sendiri dan menang, sekarang kami dapat menikmati tiga poin ini."

"Apakah saya seorang pemimpin? Tidak, saya hanyalah seorang pemain yang ingin membantu rekan setim dan seluruh tim. Di sini ada banyak pemain yang telah lama bermain untuk Klub ini, saya hanya satu dari 25 orang yang ingin membantu tim ini agar memenangkan sesuatu. Saya masih mengembangkan kemampuan diri dan berusaha meningkatkan hal-hal yang tak saya lakukan dengan baik. Saya ingin memangkas jarak dengan posisi juara, karena para juaralah yang memenangkan gelar. Saya bekerja dengan pelatih dan tim yang hebat."

Dia lalu tersenyum ketika berbicara mengenai selebrasinya dengan Lautaro: "Perayaan itu karena Lautaro sedang belajar cara bermain Call of Duty. Hakimi dan saya mengajarinya sedikit, sehingga kami merayakannya dengan cara seperti itu.”

Lukaku Usai Cetak Dwigol Brilian: "Kami Memulai dengan Buruk, Lalu Kami Bangkit" Lukaku Usai Cetak Dwigol Brilian: "Kami Memulai dengan Buruk, Lalu Kami Bangkit" Lukaku Usai Cetak Dwigol Brilian: "Kami Memulai dengan Buruk, Lalu Kami Bangkit" Lukaku Usai Cetak Dwigol Brilian: "Kami Memulai dengan Buruk, Lalu Kami Bangkit"


Versión Española  Versione Italiana  中文版  日本語版  English Version 

Load More