Conte: "Kami Mendominasi Shakhtar Selama 180 Menit, Tak Masuk Akal Kami Tak Mampu Cetak Gol"

CONTE: "KAMI MENDOMINASI SHAKHTAR SELAMA 180 MENIT, TAK MASUK AKAL KAMI TAK MAMPU CETAK GOL"

Pernyataan sang pelatih usai Inter tersingkir dari ajang Eropa

MILAN Sebuah malam yang terasa pahit bagi Nerazzurri, yang gagal meraih kemenangan penting untuk dapat melaju ke 16 Besar Champions League 2020/21. Seperti yang mereka lakukan di Ukraina, Inter dan Shakhtar Donetsk kembali bermain imbang tanpa gol, dengan pasukan Antonio Conte kembali gagal mencetak gol walaupun mampu mengontrol jalannya permainan selama 90 menit.

Berikut yang dikatakan sang pelatih usai pertandingan:

Apakah Inter kekurangan tekad pada malam ini?
"Saya tidak setuju dengan penilaian tersebut. Tim ini melakukan semua yang perlu mereka lakukan. Tak masuk akal rasanya bahwa kami tak mampu mencetak satu gol pun walaupun mendominasi Shakhtar selama 180 menit. Para pemain tidak kekurangan tekad, mereka memberikan segala yang mereka miliki. Kami memiliki beberapa peluang, mereka bermain dengan bagus serta dinaungi keberuntungan. Penjaga gawang mereka merupakan pemain terbaik di lapangan.

Apakah Anda seharusnya tampil lebih tajam agar mampu bersaing di panggung internasional?
Ini adalah hal-hal yang perlu dicermati dengan kepala yang dingin, bukan selepas laga selesai. Ada banyak penyesalan, tetapi saya merasa tidak ingin mengatakan bahwa terdapat kurangnya determinasi, fokus, atau agresifitas. Kami kekurangan sebuah gol, dan sayangnya jika Anda tidak mencetak gol, Anda tidak akan menang. Kami tidak terlalu beruntung di ajang Champions League karena beberapa insiden tertentu dan berbagai keputusan dari wasit. Sekarang setelah babak penyisihan grup selesai, saya pikir saya bisa mengatakan bahwa kami juga dihukum oleh VAR, karena banyak insiden yang tidak teranalisis.”

Apakah tidak terlintas dalam benak Anda untuk melakukan pergantian lebih cepat di babak kedua ketika tim terlihat kekurangan energi?

Kami tidak memiliki banyak pilihan. Perisic dimasukkan sebagai pemain sayap setelah laga berlangsung satu jam dan Sanchez menggantikan Gagliardini dengan pertandingan menyisakan lebih dari 20 menit lagi. Kami menjadi sedikit tidak seimbang. Eriksen lalu masuk ketika energi Lautaro menurun. Kita juga tidak boleh lupa bahwa Shakhtar mengganti pola permainan mereka ketika menghadapi kami di fase grup setelah kebobolan lima gol pada ajang Europa League. Hal ini terjadi pada setiap tim yang kami hadapi.”


Versione Italiana  中文版  English Version  Versión Española  日本語版 

Load More