UDINESE MENAHAN INTER TANPA GOL

Hasil imbang 0-0 membuat Nerazzurri meraup 41 poin di Serie A

1/54
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol
Udinese Menahan Inter Tanpa Gol

UDINE - Untuk pertama kalinya sejak 20 Juli, Inter gagal mencetak gol di Serie A. Menghadapi tim Udinese yang tangguh, Nerazzurri tidak mampu menembus pertahanan lawan pada Minggu dini hari, sambil tetap tampil meyakinkan di lini pertahanan. Laga tersebut berkesudahan 0-0 di tengah hujan di Dacia Arena dalam pertemuan yang terbilang cukup sulit. Hanya sedikit peluang yang bermunculan, sementara Musso juga tampil menentukan bagi tuan rumah. Hasil imbang ini menempatkan Inter di posisi kedua pada penghujung paruh pertama musim ini, dengan 41 poin di daftar klasemen. Hasil tersebut membuat mereka terpaut dua poin dari Milan yang menelan kekalahan 0-3 di San Siro dari Atalanta.

Meski hujan melanda Udine, kondisi lapangan tetap bagus untuk sebuah pertandingan liga, berkat rumput yang seperti karpet. Namun, meski lapangan tetap utuh, cuaca berdampak pada surutnya permainan Nerazzurri melawan Udinese, karena mereka tidak mampu mengulang penampilan apik seperti yang ditunjukkan melawan Juventus. Conte memilih susunan pemain serupa yang berhasil menang saat melawan Bianconeri, sementara lawan pada hari Minggu bermain dalam formasi 3-5-2 yang berdiri rapat dan kompak. Tim asuhan Gotti menutup ruang dengan baik selama 10 menit pembukaan dan terus menekan sektor tengah Nerazzurri. Namun, fokus pertahanan ini tidak menghasilkan banyak peluang bagi Udinese, dengan tusukan pertama mereka ke dalam kotak penalti Nerazzurri menghasilkan peluang sundulan bagi Larsen di menit ke-22. Sementara itu, Inter juga kurang tajam dalam penyelesaian akhir selama babak pertama, dan menutupnya dengan catatan jumlah peluang tersedikit (enam) sejak pertandingan Verona vs. Inter. Namun itu tidak berarti lini depan tumpul, dengan Lautaro berhasil menempatkan bola di gawang lawan pada menit kedelapan, tetapi dianulir karena offside.

Akan tetapi, pada menit ke-23, ia berada di posisi yang tepat. Setelah Udinese memberikan bola di lini pertahanan mereka, tembakan El Toro digagalkan penyelamatan brilian Musso. Perlahan namun pasti, Inter semakin mendekat. Udinese, sementara itu, mengganti keluar Arslan tepat pada menit 30, dengan sang pemain membukukan kartu kuning sebelumnya. Sebelumnya, Barella hampir saja mencetak gol yang pantas menjadi nominasi gol terbaik musim ini, melepaskan tembakan volley kaki kanan yang melebar tipis usai situasi tendangan sudut bagi Nerazzurri. Inter terlihat kehabisan ide dan sulit untuk menemukan ruang kosong melawan Udinese yang tampil tangguh dan rapat. Kartu kuning Samir membuat tuan rumah bermain lebih bertahan saat Lukaku terus berusaha menyerang, mencoba mencari ruang dan mengalirkan bola kepada rekan-rekan setimnya. Ketika wasit meniup peluit tanda babak pertama berakhir, skor masih imbang tanpa gol, namun sudah mulai terlihat tanda-tanda yang positif bagi Inter.

Tidak berhasil mencetak gol di babak pertama menjadi hal yang familiar bagi Inter di musim ini, dengan Nerazzurri terbiasa keluar menyerang usai jeda dan jarang sekali mengalami masalah akan hal tersebut. Akan tetapi, tim Friulani terus bertahan menghadapi tekanan Nerazzurri. Tuan rumah bahkan bisa saja unggul di menit 67 saat upaya kaki kanan De Paul sedikit menyamping dari gawang Handanovic. Pergantian tiga pemain yang dilakukan Conte setelahnya tidak menghasilkan efek yang diharapkan, mereka gagal menambah kecepatan ke dalam alur permainan Inter.

Meskipun Hakimi terus menjadi pemain yang diandalkan Nerazzurri dalam melakukan serangan, mereka tak mampu membongkar pertahanan tuan rumah. Laga terus berlangsung keras hingga akhir, dengan pasukan Conte kekurangan kreativitas untuk memecah kebuntuan. Walaupun 90 menit ini dilalui dengan penuh rasa frustrasi, satu poin tambahan membawa Inter mendekat ke puncak klasemen. Pada Rabu dini hari, Derby di ajang Coppa Italia telah menanti di San Siro.

DETAIL PERTANDINGAN

UDINESE (3-5-2): 1 Musso; 50 Becao, 14 Bonifazi (87 De Maio 62'), 3 Samir; 19 Larsen (17 Nuytinck  78'), 10 De Paul, 22 Arslan (11 Walace 33'), 37 Pereyra, 90 Zeegelaar (16 Molina 78'); 9 Deulofeu (38 Mandragora 62'), 15 Lasagna.
Pemain Pengganti: 31 Gasparini, 96 Scuffet, 5 Ouwejan, 6 Makengo, 29 Micin, 30 Nestorovski.
Pelatih: Luca Gotti.

INTER (3-5-2): 1 Handanovic; 37 Skriniar, 6 de Vrij, 95 Bastoni; 2 Hakimi, 23 Barella, 77 Brozovic, 22 Vidal (12 Sensi 70'), 15 Young (14 Perisic 70'); 9 Lukaku, 10 Lautaro (7 Sanchez 70').
Pemain Pengganti: 27 Padelli, 97 Radu, 5 Gagliardini, 11 Kolarov, 13 Ranocchia, 24 Eriksen, 36 Darmian, 99 Pinamonti.
Pelatih: Antonio Conte.

Kartu Kuning: Arslan (U), Samir (U), Bastoni (I), Zeegelaar (U), Sensi (I)
Catatan: Antonio Conte (I) diganjar kartu merah karena protes berlebihan.
Tambahan Waktu: 1' - 4'.

Wasit: Maresca.
Asisten Wasit: Imperiale, Di Vuolo.
Ofisial Keempat: Fourneau.
VAR: Aureliano.
Asisten VAR: Mondin.


日本語版  Versione Italiana  Versión Española  English Version 

Tag: serie a
Load More