INTER MEMENANGKAN DERBI!

Sebuah penampilan yang hebat dan kemenangan 0-3 bagi tim asuhan Conte, yang memperlebar keunggulan mereka di puncak klasemen berkat dwigol Lautaro dan penyelesaian Lukaku

1/161
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!
Inter Memenangkan Derbi!

MILAN – Hal apa yang lebih luar biasa dari sebuah Derbi yang digelar tanpa penonton, sangat signifikan, dan ditunggu-tunggu oleh banyak pihak karena ada banyak hal yang dipertaruhkan? Kemenangan bagi Inter adalah satu-satunya cara agar Derbi ini terasa lebih luar biasa, dan itulah yang terjadi hari ini. AC Milan 0-3 Inter. Milan menjadi milik Nerazzurri. Tanpa cela, tak terhentikan, dan tajam. Tak lupa juga, penuh rasa persatuan, seperti yang ditunjukkan dalam selebrasi usai pertandingan. “Mereka yang tak melompat adalah Rossoneri” menjadi nyanyian yang dilontarkan oleh para pemain kami dengan penuh kegembiraan. Itu adalah cara mereka untuk menunjukkan rasa cinta kepada para Interisti, usai sebuah penampilan yang penuh kebanggaan akan seragam yang dikenakan serta menguras banyak tenaga, membuat kita semua merasa sangat bahagia. 0-3, dwigol Lautaro dan sebuah gol Lukaku. Sebuah permainan luar biasa di mana semua pemain berkontribusi: mulai dari sang penyerang Argentina dan Belgia hingga Handanovic, para pemain bertahan, dan gelandang sayap. Mereka semua tampil menakjubkan.

Ada beberapa kereta yang tak mau menunggu: mereka harus dihampiri secara tepat waktu, jika tidak maka Anda akan melewatkannya. Selalu ada risiko bahwa mereka akan berjalan kencang dan menghilang di balik kabut, serupa dengan pemandangan yang mengelilingi San Siro sebelum laga Derbi. Akan tetapi, para pemain Nerazzurri sudah siap di stasiun untuk menghampiri kereta tersebut, siap untuk memulai perjalanan hari ini.

Sejak awal pertandingan, Inter bermain dengan garang dan penuh determinasi. Apa yang Nerazzurri inginkan sangatlah jelas: untuk mewarnai kota ini dengan warna hitam dan biru. Mereka pun berhasil mengawalinya hanya dalam lima menit. Romelu Lukaku yang tak terhentikan mengirimkan umpan silang indah menggunakan kaki kirinya menuju Lautaro, yang menyundul bola ke gawang lawan. Kombinasi mereka sukses membuahkan gol lagi. Inter unggul 0-1.

Lautaro, Milan-Inter 0-1

Kereta Nerazzurri berjalan dengan baik pada jalurnya, dengan seluruh komponennya bergerak selaras harmoni dan melingkupi puluhan kilometer. Skuat arahan Conte mengatur permainan dengan baik, juga bermain nyaman merespons serangan skuat AC Milan dan menyerang balik melalui kedua sisi sayap. Kaki Eriksen ibarat minyak bagi roda kereta ini, sementara agresivitas Barella memukul mundur AC Milan secara teratur. Lautaro tampil gemilang, seperti halnya Perisic. Sang pemain asal Kroasia terus bergerak di sayap kiri dan melepaskan umpan ke dalam kotak penalti yang hampir menciptakan gol. Dia juga melepaskan satu tembakan yang diselamatkan dengan tepisan tangan dari Donnarumma.

Bagaimana dengan AC Milan? Mereka kesulitan membangun serangan dan memutuskan untuk menaruh kepercayaan mereka dengan melepaskan bola ke area tengah langsung untuk Ibrahimovic, terutama melalui udara. Kans pertama mereka tercipta pada menit ke-15, sebuah perebutan di dalam kotak penalti. Pada menit ke-33, Hernandez mencoba memaksimalkan bola liar dan sontekannya sedikit meleset dari target. Sementara itu, Inter hampir saja mengubah kedudukan menjadi 0-2 tepat pada akhir babak pertama ketika sundulan dari Skriniar nyaris membuahkan hasil. Nerazzurri memasuki ruang ganti dengan keadaan frustrasi karena hanya bisa unggul satu gol.

Setelah jeda babak pertama dan pemberhentian sementara bagi perjalanan mereka, AC Milan mendominasi pada awal babak kedua, menyerang Inter dengan berbagai cara. Skuat arahan Pioli terus menerus melepaskan bola ke dalam kotak penalti Inter sebagai bentuk upaya untuk mencetak gol. Dua upaya Ibrahimovic digagalkan oleh penyelamatan gemilang dari Handanovic. Tidak hanya itu: kurang dari semenit kemudian, sang kapten Inter mengulurkan satu tangan untuk menepis upaya dari Tonali. Dengan AC Milan berusaha keras, Inter berada di bawah tekanan. Namun mereka tidak pernah menyerah, merespons permainan Rossoneri dengan ketiga pemain bertahan menyergap setiap bola yang datang dengan penuh keberanian. Halauan, sapuan, sundulan: semua itu tidak berjalan dengan mudah. Akan tetapi, pesan mereka sudah jelas: lawan tidak boleh lewat.

Dengan kepercayaan diri yang mendorong mereka ke depan, Inter tampil lepas dan mereka mampu menghancurkan pertahanan Rossoneri. Dalam sepuluh menit, skor menjadi 0-3. Namun, bagaimana caranya? Dengan gerakan penetrasi yang luar biasa dan cepat, terdiri dari kerja tim, kekuatan, dan keinginan. Semua itu betul-betul indah. Gol Lautaro pada menit ke-57 merupakan sebuah hal yang tak terbendung. Akan tetapi, Toro hanyalah bagian terakhir dari sebuah gerakan yang lebih besar dan fantastis: Hakimi membelah AC Milan menjadi dua dengan kecepatan larinya ke depan, Eriksen menunjukkan keelokan untuk membantu bola masuk dan Perisic secara sempurna melepaskan asis bagi kaki kiri Lautaro. Letupan ini bukan merupakan akhir dari tenaga Nerazzurri. Terdapat satu nama yang hilang dari daftar pencetak gol: sebuah nama yang tidak dapat diragukan lagi ingin meninggalkan jejaknya: Romelu Lukaku.

Setelah Lukaku menerima bola dari Perisic, Romagnoli tak bisa menghentikan sang penyerang Belgia dan Donnarumma tak kuasa menghadang sepakan kaki kirinya. Dengan golnya yang mempertajam keunggulan menjadi 0-3, ia telah menyumbangkan gol dalam empat penampilan Derbi terakhir di liga: pemain terakhir yang melakukannya? Benito Lorenzi di tahun 1950. 25 menit terakhir memberikan Inter peluang untuk melanjutkan penampilan sempurna mereka: pertahanan yang solid, terutama dalam situasi 50-50. Kemampuan mereka untuk melakukan serangan balik, dengan Barella hampir saja mencatatkan namanya di papan skor. Jangan lupakan Handanovic, yang tak terkalahkan dari awal hingga akhir, dengan penyelamatan luar biasa untuk menghalau peluang Rebic.

Lukaku segna il 3-0

Indah, sempurna, luar biasa: 0-3, yang membuat Inter unggul empat poin dari AC Milan di puncak klasemen. Tim berpelukan serta berlari menghampiri Curva Nord yang kosong. Sebuah tanda cinta akan Klub ini yang membantu mengatasi berbagai rintangan dan terasa ke seluruh penjuru kota Milan.

Sebuah kota yang, seperti biasanya, berwarna hitam dan biru.

DETAIL PERTANDINGAN

AC MILAN (4-2-3-1): 99 G. Donnarumma; 2 Calabria, 24 Kjaer, 13 Romagnoli, 19 Hernandez; 79 Kessie, 8 Tonali (18 Meité 67'); 56 Saelemaekers (17 Leao 67'), 10 Calhanoglu, 12 Rebic; 11 Ibrahimovic (7 Castillejo 75').
Pemain Pengganti: 1 Tatarusanu, 90 A. Donnarumma, 5 Dalot, 15 Hauge, 20 Kalulu, 21 Diaz, 23 Tomori, 33 Krunic, 46 Gabbia.
Pelatih: Stefano Pioli.

INTER (3-5-2): 1 Handanovic; 37 Skriniar, 6 de Vrij, 95 Bastoni; 2 Hakimi (15 Young 83'), 23 Barella (22 Vidal 86'), 77 Brozovic, 24 Eriksen (5 Gagliardini 78'), 14 Perisic (36 Darmian 78'); 9 Lukaku, 10 Lautaro (7 Sanchez 78').
Pemain Pengganti: 27 Padelli, 97 Radu, 8 Vecino, 11 Kolarov, 13 Ranocchia, 33 D'Ambrosio, 99 Pinamonti.
Pelatih: Antonio Conte.

Pencetak Gol: 5' and 57' Lautaro (I), 66' Lukaku (I)
Kartu Kuning: Kjaer (M), Hakimi (I), Saelemaekers (M)

Wasit: Doveri.
Asisten: Carbone, Peretti.
Ofisial Keempat: Guida.
VAR: Mariani.
Asisten VAR: Bindoni.


日本語版  Versione Italiana  Versión Española  English Version 

Tag: serie a
Load More