Conte: "Kami Semakin Dewasa. Hanya Ada Satu Cara untuk Membawa Kegembiraan bagi Pendukung Kami..."

CONTE: "KAMI SEMAKIN DEWASA. HANYA ADA SATU CARA UNTUK MEMBAWA KEGEMBIRAAN BAGI PENDUKUNG KAMI..."

Berbagai kutipan dari sang pelatih usai kemenangan hari ini dari Genoa: "Ini adalah tim yang membangun kepercayaan diri yang didasarkan atas kemampuan mereka"

MILAN – Satu pekan setelah kemenangan #DerbyMilan mereka, Inter asuhan Antonio Conte kembali mencatatkan kemenangan 3-0 hari ini, kali ini dari Genoa. Lukaku membuka skor pada matchday 24 di Serie A dengan sebuah gol pada detik ke-32, sementara Darmian dan Sanchez mengunci kemenangan terkini Nerazzurri di babak kedua. Inilah yang dikatakan Pelatih Nerazzurri kepada Sky setelah pertandingan.

Apakah Anda merasa puas setelah tim berhasil membuktikan kedewasaan mereka? Apa artinya?
Kami bermain melawan tim yang sedang dalam performa bagus saat ini: mereka hanya meraih satu poin lebih sedikit dari kami dalam beberapa laga terakhir, dan mereka menjalani tujuh laga beruntun tanpa mengalami kekalahan di Serie A. Kami menunjukkan keinginan serta tekad yang tepat, dan hanya membiarkan sedikit peluang bagi lawan. Kami berhasil mencetak tiga gol, dan Perin dipaksa melakukan berbagai penyelamatan penting. Kami merasa senang karena kerja keras telah membuahkan hasil. Ini adalah tim yang membangun kepercayaan diri yang didasarkan pada kemampuan mereka dan mulai mampu mengelola keadaan dengan baik, terutama saat kami kehilangan penguasaan bola. Kami semakin dewasa. Walau begitu, masih ada 14 laga tersisa dan kami harus tetap berada di jalur sekarang dan memepertahankan tingkat konsentrasi yang sama, terlepas dari siapa lawannya. Ini adalah satu-satunya cara untuk melakukan sesuatu yang hebat dan membawa kegembiraan bagi pendukung kami."

Apakah keganasan dalam permainan yang kami lihat dari Inter adalah buah dari 'kesepakatan meraih Scudetto’ dalam tim ini?
Belum ada kesepakatan meraih Scudetto. Saat Anda mengenakan warna-warna kebesaran ini, ambisi untuk menang harus selalu ada: sejarah mengajarkan hal itu kepada kita, dan sudah terlalu lama sejak Inter memenangkan sesuatu. Akan tetapi, kami hampir saja meraihnya pada bulan Agustus walaupun itu adalah tahun pertama saya di Klub. Kekecewaan yang kami rasakan setelah tereliminasi dari Champions League, yang tak pantas kami dapatkan, membuat kami sadar bahwa kami harus meningkatkan level permainan agar bisa tampil lebih kompetitif. Jika kami berada di Champions League saat ini, saya pikir kami akan dapat meninggalkan jejak di turnamen tersebut.”

Pada titik ini di musim lalu, Inter berselisih tiga poin dari Juventus. Sekarang, Nerazzurri memiliki keunggulan sepuluh poin dari mereka, walau telah memainkan satu laga lebih banyak…
Kita tidak boleh lupa bahwa jarak antara Juventus dengan Inter dalam beberapa tahun terakhir adalah sekitar 20 poin. Kami melakukan langkah besar pada musim lalu dan melanjutkannya di musim ini. Kami melakukan sesuatu yang penting, tetapi masih ada 14 pertandingan, sehingga kami harus terus melanjutkan perjalanan ini. Sebuah sinergi yang indah telah tercipta dan kami harus meneruskannya.”

Apakah situasi Klub membuat Anda lebih bersatu?
"Ketika Anda menjadi seorang pelatih atau pemain di Inter, dengan rasa hormat kepada sejarah Klub dan para pendukungnya, Anda hanya harus fokus pada apa yang terjadi di lapangan. Saya hanya harus memberikan dampak pada apa yang menjadi tanggung jawab saja, begitu pula dengan para pemain. Rasanya tak berguna untuk menghabiskan energi pada hal-hal yang tidak menjadi kepentingan kami. Kami harus berkonsentrasi pada hal yang bisa kami pengaruhi."

Apakah akan ada perubahan ketika melawan Parma, dengan menatap laga kontra Atalanta, atau para pemain terbaik akan diturunkan?
"Terdapat jarak empat hari antara kedua pertandingan tersebut, jadi kami memiliki waktu untuk lakukan pemulihan. Kami sangat menghormati Parma, yang dilatih dengan baik oleh teman saya, D'Aversa. Kami akan bermain dengan tim terbaik."


Versión Española  Versione Italiana  English Version  日本語版  中文版 

Inter-Genoa, l'intervista ad Antonio Conte

Load More