LAUTARO CETAK GOL KEMENANGAN SAAT INTER KALAHKAN TORINO 1-2!

Kemenangan beruntun kedelapan bagi Nerazzurri usai gol-gol di babak kedua sumbangan Lukaku dan sang pemain Argentina

1/60
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!
Lautaro Cetak Gol Kemenangan Saat Inter Kalahkan Torino 1-2!

TURIN Secara tradisional, teh diminum antara pukul 16:30 dan 17:00. Tepat di tengah-tengah waktu tersebut, sekitar 16:45 waktu setempat, Lautaro Martinez, Alexis Sanchez, dan Achraf Hakimi duduk di tengah lapangan dan seolah-seolah tengah mempersiapkan teh. Mereka tertawa dan bergembira atas apa yang baru saja terjadi. Ini adalah poin pembuka dari laporan pertandingan hari ini, dengan trio tersebut merayakan salah satu gol terbaik dan, mungkin, gol terpenting Nerazzurri musim ini: sebuah sundulan indah dari El Toro ke gawang Il Toro. Sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan bagi sang penyerang Argentina, yang telah menyarangkan empat gol dalam empat pertemuan kontra Granata. Beberapa hal memang seharusnya terjadi

Sebuah akhir yang menyenangkan saat siang hari yang begitu terik namun berangin, usai sebuah laga yang rumit. Akan tetapi, kita semua tahu hal tersebut akan terjadi. Inter tidak bermain secara brilian, namun mereka berhasil pulang dari Stadio Olimpico Grande Torino dengan tiga poin lainnya. Ini adalah kemenangan beruntun kedelapan bagi Nerazzurri, dan hal tersebut diraih berkat eksekusi penalti Lukaku dan sundulan luar biasa Lautaro di babak kedua. Semua pemain kembali memberikan kontribusinya, dengan Eriksen dan Sanchez memberikan semangat baru bagi Inter usai masuk ke lapangan. Di penghujung laga, Vecino, yang absen sejak 9 Juli, juga ikut tampil. Sebuah hari yang hebat.

Antonio Conte (yang harus menjalani hukuman, posisinya di pinggir lapangan digantikan oleh Cristian Stellini) melakukan satu pergantian dari tim yang mengalahkan Atalanta pada Selasa dini hari, dengan Gagliardini menggantikan posisi Christian Eriksen di lini tengah. Sementara itu, Torino menurunkan Verdi dan Sanabria sebagai duet penyerang dengan Belotti berada di bangku cadangan.

Sebuah pertandingan yang berlangsung sesuai prediksi: dalam formasi 3-5-2 mereka, Granata tampil lebih mundur dan rapat, dengan tujuan untuk membatasi ruang gerak Lukaku dan Lautaro. Inter kerap kali menggunakan kedua sisi lapangan untuk menyerang, dengan Barella dan Hakimi menunjukkan tanda-tanda menjanjikan di sayap kanan. Menjanjikanjuga bisa digunakan untuk menggambarkan awal laga bagi Nerazzurri, ketika Lautaro memiliki dua peluang bagus dalam tujuh menit pertama. Pada menit keempat, sundulannya masih melebar tipis usai Perisic melakukan pekerjaannya dengan sangat baik; lalu, tiga menit kemudian, lini pertahanan Granata menghadangnya ketika sang pemain akan melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti.

Apakah serangan Nerazzurri akan terus mengalir? Tidak, karena tuan rumah memantapkan diri, bertahan begitu dalam, menempatkan Bremer membayangi pergerakan Lukaku serta  mencoba untuk menyerang balik dan memberikan bola kepada Verdi juga Sanabria. Granata tetap tampil fokus, meski hanya memiliki sedikit penguasaan bola, dan mereka hampir unggul secara mengejutkan. Lyanco memiliki kans emas menyusul tendangan bebas yang diperoleh dari sisi kiri, dengan bola tandukan pemain asal Brasil itu membentur bagian dalam tiang dari jarak dekat. Itu adalah kesempatan yang memberi Torino kepercayaan diri, dan mereka mulai lebih banyak melakukan pergerakan, terutama ke arah sisi kiri lapangan. Adapun Inter, banyak melepaskan umpan silang yang mengarah ke dalam kotak penalti, tetapi mereka kesulitan untuk menciptakan gol.

Inter terus berupaya untuk memecah kebuntuan, mencari celah di lini pertahanan lawan. Peluang tercipta pada menit ke-60, sesaat setelah Young dan Eriksen masuk sebagai pemain pengganti. Peluang tersebut tidak lain berawal dari sang pemain asal Denmark yang memicu pergerakan antara Lautaro dan Lukaku: pemain Belgia itu bertarung, memenangkan bola, dan memberikannya kepada Lautaro, yang dilanggar oleh Izzo di dalam kotak. Penalti itu dikonversi tanpa keliru oleh Lukaku untuk menjadikan skor 0-1. Nerazzurri langsung tancap gas, dan momen itu merupakan langkah terbaik mereka dalam pertandingan ini: berawal dari Skrinar, Lautaro menarik bola ke belakang dan Hakimi menendangnya, tetapi Sirigu menyelamatkan bola sepakan tersebut dengan kakinya.

Gol kedua belum jua tercipta dan, secara mengejutkan, sebuah gol penyama kedudukan tercipta pada menit 70: Sanabria mencetak gol setelah melakukan pertarungan bola hasil dari tendangan sudut. Pada 20 menit terakhir, terjadi perubahan yang berbeda bagi Inter, yang berada di bawah tekanan untuk mencetak gol tambahan, sementara juga tidak ingin memberikan ruang kepada Zaza, yang baru saja masuk. Masuknya Sanchez menghidupkan kembali serangan Inter: pemain asal Cile tersebut menjadi katalisator untuk semua operan, dribel, dan kolaborasi tim yang memberi energi bagi Nerazzurri. Gol berasal dari sebuah asisnya dari sisi kanan, sebuah bola melengkung yang disundul Lautaro untuk menghasilkan gol yang luar biasa.

Inter kembali unggul. Laga yang tidak sempurna, akan tetapi pasukan Conte sedang menuju kemenangan penting. Di menit-menit terakhir, Inter bertahan dengan kompak: dari Vecino hingga Skriniar yang monumental, serangan-serangan Torino dicegah. Delapan kemenangan berturut-turut, 65 poin!

RANGKUMAN PERTANDINGAN

TORINO (3-5-2): 39 Sirigu; 5 Izzo, 4 Lyanco, 3 Bremer; 27 Vojvoda (10 Gojak 89'), 8 Baselli (77 Linetty 49'), 38 Mandragora, 7 Lukic, 29 Murru  (15 Ansaldi 67'); 24 Verdi (11 Zaza 67'), 19 Sanabria (9 Belotti 89').
Pemain Pengganti: 18 Ujkani, 32 Milinkovic-Savic, 13 Rodriguez, 26 Bonazzoli, 45 Ferigra, 99 Buongiorno.
Pelatih: Davide Nicola.

INTER (3-5-2): 1 Handanovic; 37 Skriniar, 6 de Vrij, 95 Bastoni; 2 Hakimi (36 Darmian 89'), 23 Barella, 77 Brozovic (7 Sanchez 81'), 5 Gagliardini (24 Eriksen 56'), 14 Perisic (15 Young 56'); 9 Lukaku, 10 Lautaro (8 Vecino 89').
Pemain Pengganti: 27 Padelli, 97 Radu, 11 Kolarov, 12 Sensi, 13 Ranocchia, 33 D'Ambrosio, 99 Pinamonti.
Pelatih: Cristian Stellini.

Pencetak Gol: 62' Lukaku (I) pen., 70' Sanabria (T), 85' Lautaro (I)
Kartu Kuning: Gagliardini (I)
Tambahan Waktu: 1' - 3'.

Wasit: Valeri.
Asisten: Ranghetti, Lo Cicero.
Ofisial Keempat: Di Martino.
VAR: Fabbri
Asisten VAR: Mondin.


English Version  Versión Española  Versione Italiana  日本語版 

Tag: serie a
Load More