Selamat Ulang Tahun, Trap!

SELAMAT ULANG TAHUN, TRAP!

Seorang ikon bagi para pemain, penggemar dan dunia sepak bola: Trapattoni, sosok pelatih untuk raihan pemecahan rekor Scudetto, pada hari ini merayakan usianya yang ke-82 tahun!

Ibarat seorang suar dari dunia sepak bola. Giovanni Trapattoni adalah seorang ikon, seorang simbol bagi para pecinta olahraga ini. Tidak ada penggemar atau pelatih yang tidak mengetahui ceritanya, yang tidak terbawa cintanya yang mendalam pada bola. Tidak ada pemain yang tidak mengucapkan bahasa kekaguman untuk dirinya. Tak kenal lelah, langsung dan bersemangat, seorang pemimpin dan "psikologis", seseorang yang bisa menciptakan salah satu tim terhebat yang pernah ada, seorang pemain legendaris Inter yang, pada musim 1988/89, menaklukkan apa yang kemudian akan tercatat sebagai pemecah rekor Scudetto dalam sejarah: 58 poin dari kemungkinan meraih 68, sebelas poin lebih unggul dari peringkat kedua di klasemen, tim dengan serangan dan pertahanan terbaik di liga. Scudetto dimenangkan di San Siro dengan menyisakan empat matchday dengan mengalahkan skuat Napoli arahan Maradona. Itu merupakan skuat Inter yang dihuni oleh Brehme dan Matthäus, Bergomi dan Berti, Serena dan Diaz. Sebuah tim yang mengombinasikan kerja sama tim, tekni dan rasa lapar akan kemenangan.

Satu foto terkenan dari raihan tersebut yaitu ketika seluruh tim mengangkatnya ke udara dan mendukungnya pada saat yang bersamaan, seperti yang telah dia lakukan bersama mereka sepanjang tahun bersejarah itu.

Di sisi lapangan Nerazzurri dari 1986 hingga 1991, selai musim pemecahan rekor Scudetto 1988/89, dia memenangkan gelar juara Supercoppa Italiana 1989 dan trofi UEFA Cup 1990/91 usai melakoni dua kemenangan pada laga final melawan Roma.

"Saya begitu mencintai lapang hijau dan sepak bola. Saya merupakan seorag pelatih, karena itu saya tidak dapat membayangkan diri saya berada di tempat lain."

Di sanalah Trapattoni menulis sejarah, menciptakan ikatan yang tak bisa dipatahkan dan para pemain yang kemudian menjadi legenda. Namun, dia selalu memberikan prioritas kepada tim, mengingat, pada semua level, keindahan sepak bola terletak pada kesamaan visi dan membuat setiap pemain tersedia untuk tim. Itulah bagaimana Anda melakukan pendekatan pada olahraga ini, bagaimana Anda berjuang demi mewujudkan impian Anda, dan bagaimana mimpi-mimpi ini kemudian menjadi kenyataan.


English Version  Versión Española  日本語版  Versione Italiana 

Load More