Inter Stats | Tentang Spezia vs. Inter

INTER STATS | TENTANG SPEZIA VS. INTER

Fakta dan angka jelang laga pada Kamis dini hari pukul 01:45 WIB

MILAN – Laga tengah pekan untuk matchday 32 di Serie A, akan mempertemukan Inter kontra Spezia di Stadio Alberto Picco pada Kamis dini hari 22 April pukul 01:45 WIB. Nerazzurri akan mengarungi laga ini usai bermain imbang dengan Napoli - pertandingan pertama mereka yang berujung tanpa kemenangan setelah mencatat sebelas kemenangan beruntun di girone di ritorno - yang membuat tim asuhan Conte mengantongi 75 poin dalam daftar klasemen (unggul sembilan poin dari AC Milan). Spezia asuhan Vincenzo Italiano memenangkan dua dan kalah dalam tiga dari lima pertandingan terakhir mereka, dan kali terakhir dikalahkan 4-1 oleh Bologna setelah menang di matchday 30 melawan Crotone. Aquilotti mengoleksi 32 poin di musim ini, yang terdiri dari delapan kemenangan, delapan hasil imbang, dan 15 kekalahan.

PERTEMUAN SEBELUMNYA ANTARA INTER DAN SPEZIA

Kedua belah pihak akan bertemu lagi empat bulan setelah pertemuan pertama di liga, yang dimenangkan Inter 2-1 di Meazza berkat gol dari Hakimi dan Lukaku, sebelum Piccoli mencetak gol di masa injury time untuk Spezia. Sebelum duel tersebut, pertemuan terakhir antara Inter dan Spezia terjadi di babak pertama Coppa Italia pada bulan Agustus 1989, yang dimenangkan Nerazzurri 1-0 berkat gol dari Jürgen Klinsmann saat debutnya untuk Klub (baca lebih lanjut tentang pertandingan tersebut).

Inter memenangkan setiap dari tiga pertandingan mereka di semua kompetisi melawan Spezia, dengan skor agregat 10-2. Nerazzurri tidak terkalahkan melawan tim-tim yang baru promosi ke Serie A sejak September 2018 (kala mereka kalah 0-1 di kandang sendiri dari Parma). Sejak itu, rekor tersebut menjadi 13 kemenangan dan dua kali seri.

PERFORMA SAAT INI DAN STATISTIK

Inter memasuki pertandingan ini dengan 75 poin di liga, pertahanan terbaik di liga (kebobolan 28 gol, sejajar dengan Juventus) dan serangan terbaik kedua (70 gol dicetak, dua gol lebih sedikit dari Atalanta). Tim asuhan Conte mencetak sepuluh dari dua belas gol Serie A terakhir mereka di babak kedua pertandingan; dengan 48 gol setelah jeda, Inter menjadi tim paling produktif di Serie A pada babak kedua.

Sementara itu, Spezia memiliki lini pertahanan terburuk di paruh kedua musim ini (kebobolan 41 gol usai jeda musim). Mereka juga telah kebobolan tiga gol dari sepak pojok dalam empat pertandingan liga terakhir mereka, setelah hanya kebobolan tiga dari situasi serupa dalam 27 pertandingan sebelumnya. Tim asuhan Vincenzo Italiano memenangkan dua partai kandang terakhir mereka di Serie A, jumlah yang sama dengan yang berhasil diraih oleh tim asal Liguria ini pada 13 pertandingan kandang pertama mereka di Serie A musim ini (S5, K6). Dalam enam laga terakhir Spezia di liga, kedua tim yang terlibat selalu mencetak gol: 22 gol secara total dalam periode tersebut (mencetak sembilan, kebobolan 13) dengan rerata 3.7 gol per laga.

FOKUS PEMAIN

Romelu Lukaku menjebol gawang tim promosi lebih sering dibandingkan pemain lainnya di Serie A musim ini: enam gol dalam empat pertandingan bagi sang pemain Belgia, termasuk dua gol dalam laga terakhir kontra Benevento. Lautaro Martinez berkontribusi dalam setidaknya satu gol pada empat partai menghadapi tim promosi di musim ini: tujuh (lima gol, dua asis), catatan tersebut merupakan 35% dari total kontribusi golnya (20: 15 gol, 5 asis).

Gol pertama dari empat gol Roberto Piccoli di Serie A musim ini, dicetaknya ke gawang Inter pada pertemuan sebelumnya musim ini - tidak ada pemain Spezia yang masuk sebagai pemain pengganti lebih sering (11) daripada Piccoli di musim ini.

HUKUMAN LARANGAN BERMAIN DAN MEREKA YANG HARUS WASPADA

SPEZIA

LARANGAN BERMAIN:

Tidak ada

PEMAIN YANG HARUS WASPADA:

Ferrer, Gyasi, Ricci

INTER

LARANGAN BERMAIN:

Tidak ada

PEMAIN YANG HARUS WASPADA:

Darmian, Lukaku, Young


English Version  Versione Italiana  Versión Española  日本語版 

Load More