PENUH DRAMA DI TURIN: INTER DIKALAHKAN OLEH JUVENTUS

Bianconeri keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2 berkat gol-gol dari Ronaldo dan Cuadrado (sebuah dwigol): gol sepakan penalti Lukaku dan gol bunuh diri Chiellini tidaklah cukup bagi Nerazzurri

1/91
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus
Penuh Drama di Turin: Inter Dikalahkan oleh Juventus

TURIN Tiga sepakan penalti, dua kartu merah, tiga pemeriksaan VAR. Juventus vs. Inter tidak pernah berjalan membosankan. Pertemuan pada Sabtu malam ini berakhir dengan kemenangan 3-2 bagi Bianconeri, sebuah hasil yang tercipta usai sejumlah insiden yang melibatkan peran wasit. Pertama, gol pembuka dari Ronaldo, dengan sang pemain asal Portugal ini menyambar bola rebound usai sepakan penaltinya mampu ditepis oleh Handanovic. Kemudian, Lukaku mengonversikan gol dari titik putih, Cuadrado mencetak gol dengan upayanya yang terdefleksi, Chiellini memantulkan bola ke dalam gawangnya sendiri dan Cuadrado mencetak gol lagi melalui titik putih, yang diberikan usai terjadi benturan antara Perisic dan Cuadrado di dalam area. Kekalahan yang tentunya tidak diinginkan Inter dengan alasan apa pun: Nerazzurri tetap mengoleksi 88 poin dengan menyisakan satu laga lagi - 13 poin di atas Bianconeri.

Meskipun pada faktanya Inter telah meraih tujuan mereka pada dua pekan yang lalu, sang Juara Italia tetaplah ingin melanjutkan tren raihan poin mereka. Nerazzurri tampil di Allianz Stadium dengan mengetahui bahwa lambang Scudetto yang saat ini masih berada di jersi Bianconeri akan segera beralih ke atas jersi mereka. Namun pada faktanya bahwa Inter yang telah memenangkan liga bukanlah sebuah alasan valid untuk melakoni Derby d’Italia dengan enteng. Laga yang sangat penting bagi Juventus, yang sedang berjuang mengakhiri musim di posisi empat besar.

Melawan Sampdoria dan Roma, Inter tampil tanpa beban, mereka seolah terus menginjak pedal gas. Delapan gol dalam dua pertandingan dan memastikan determinasi mereka yang jelas: kami terus bermain dengan cara-cara yang tepat hingga akhir laga. Dan di Allianz Stadium, tidak ada satu pun pemain yang menyerah saat mereka bertarung dan mempertaruhkan keberadaan mereka di lapangan, bahkan jika start Nerazzurri tidak terlalu menggetarkan.

Memang, Juve adalah tim yang bermain lebih cemerlang sejak awal laga. Pemain Nerazzurri yang paling dominan adalah Skriniar, yang menghadang tembakan lawan lebih dari satu kali. Kemudian, pada menit ke-23, wasit Calvarese menghampiri VAR untuk melihat kejadian di dalam kotak penalti Inter menyusul situasi bola mati. Insiden tersebut berakhir dengan Darmian mendapat kartu kuning karena melakukan pelanggaran terhadap Chiellini dan Juventus diberikan tendangan penalti, yang dieksekusi oleh Ronaldo. Handanovic awalnya menyelamatkan tendangan penalti, tetapi pemain Portugal itu memanfaatkan bola liar dengan cara yang mirip seperti yang dilakukan Ibrahimovic ketika Inter melawan AC Milan di awal musim.

Keadaan tertinggal tersebut tidak terlalu memengaruhi Inter dan, tentu saja, tidak mengubah gaya permainan: Juve memakai formasi 4-4-2 seperti biasa dan pasukan Conte tetap bermain dengan formasi klasik mereka. Pada menit ke-35, Nerazzurri menyamakan kedudukan berkat sebuah tendangan penalti ketika Lautaro sedang mengejar umpan dan dirinya diganjar oleh De Ligt dari belakang. Calvarese awalnya tidak menggubrisnya, tetapi VAR memanggilnya dan penalti pun diberikan, dengan Lukaku berhasil mengesekusinya, seperti biasa. Juve membutuhkan tiga poin dan, dan berhasil kembali unggul di penghujung babak pertama, ketika tembakan Cuadrado dari jarak jauh terdefleksi oleh Eriksen. Handanovic gagal menepisnya dan Bianconeri memasuki jeda dengan keunggulan 2-1.

Setelah jeda, Inter keluar dengan keinginan yang jelas: menyerang Juve untuk menyamakan kedudukan. Kartu merah untuk Bentancur diberikan pada menit ke-56, berkat kartu kuning kedua, yang semakin mempersulit keadaan bagi Juve. Pirlo berusaha mempertahankan keunggulan, dengan Juve ingin memadati lini tengah dan lebih bermain bertahan. Adapun Inter, yang kini mendominasi sisi lapangan milik tuan rumah untuk mencari celah. Masuknya Vecino ke pertandingan menyebabkan beberapa masalah bagi barisan belakang Bianconeri, dengan pemain Uruguay itu tampak membuat permainan mereka kewalahan.

Inter berhasil menyamakan kedudukan setelah umpan indah Barella menemukan Lukaku: pemain Belgia itu dijaga ketat oleh Chiellini, yang secara tidak sengaja membelokkan bola ke gawangnya sendiri. Sebuah gol bunuh diri yang pada awalnya tidak diindahkan oleh Calvarese, yang, bagaimanapun, kemudian mengesahkannya setelah peninjauan ulang di lapangan. Itu mirip dengan situasi beberapa menit sebelumnya: Lautaro mencetak gol lewat sebuah tendangan akrobatik yang brilian, tetapi Calvarese telah menghentikan permainan karena diduga terjadi pelanggaran terhadap Chiellini oleh Lukaku.

Drama masih belum selesai: dengan skor 2-2, penalti yang menentukan diberikan. Cuadrado dijatuhkan Perisic, dengan wasit menunjuk ke titik putih yang kemudian dikonversi oleh pemain asal Kolombia itu sendiri. Terjadi perdebatan atas pemberian tendangan penalti, dengan kartu kuning diberikan kepada Brozovic. Dia kemudian diusir keluar lapangan karena itu merupakan perolehan kartu kuning keduanya dan, meski Inter mendapat tekanan menjelang akhir pertandingan, tim tamu tidak bisa menemukan gol penyeimbang.

DETAIL PERTANDINGAN

JUVENTUS (4-4-2): 1 Szczesny; 13 Danilo, 4 De Ligt, 3 Chiellini, 12 Alex Sandro; 16 Cuadrado, 30 Bentancur, 25 Rabiot, 22 Chiesa (28 Demiral 70'); 44 Kulusevski (14 McKennie 58'), 7 C. Ronaldo (9 Morata 70').

Pemain Pengganti: 31 Pinsoglio, 77 Buffon, 5 Arthur, 8 Ramsey, 10 Dybala, 19 Bonucci, 33 Bernardeschi, 53 Felix Correira.
Pelatih: Andrea Pirlo.

INTER (3-5-2): 1 Handanovic; 37 Skriniar, 6 de Vrij, 95 Bastoni (8 Vecino 80'); 2 Hakimi, 23 Barella, 77 Brozovic, 24 Eriksen (12 Sensi 73'), 36 Darmian (14 Perisic 46'); 9 Lukaku, 10 Lautaro.
Pemain Pengganti: 27 Padelli, 97 Radu, 5 Gagliardini, 13 Ranocchia, 15 Young, 33 D'Ambrosio, 99 Pinamonti.
Pelatih: Antonio Conte.

Pencetak Gol: 24' C. Ronaldo (J), 35' Lukaku (I) pen., 45' Cuadrado (J), 83' Chiellini (J) og, 88' Cuadrado (J) pen.
Kartu Kuning: Kulusevski (J), Darmian (I), Lautaro (I), Bastoni (I), Chiellini (J), Cuadrado (J)
Kartu Merah: Bentancur (J) 56' for a second bookable offence; Brozovic (I) 92' for a second bookable offence.
Tambahan Waktu: 3' - 4'.

Wasit: Calvarese.
Asisten: Longo, Valeriani.
Ofisial Keempat: Guida.
VAR: Irrati.
Asisten VAR: Peretti.


English Version  日本語版  Versión Española  Versione Italiana 

Tag: serie a
Load More