CORREA GEMBIRA DUA GOL DEBUT: "INI IMPIAN SAYA"

El Tucu masuk kelompok kecil pemain yang mencetak dua gol dalam laga pertama membela Nerazzurri

1/15
Correa gembira dua gol debut: "Ini impian saya"
Correa gembira dua gol debut: "Ini impian saya"
Correa gembira dua gol debut: "Ini impian saya"
Correa gembira dua gol debut: "Ini impian saya"
Correa gembira dua gol debut: "Ini impian saya"
Correa gembira dua gol debut: "Ini impian saya"
Correa gembira dua gol debut: "Ini impian saya"
Correa gembira dua gol debut: "Ini impian saya"
Correa gembira dua gol debut: "Ini impian saya"
Correa gembira dua gol debut: "Ini impian saya"
Correa gembira dua gol debut: "Ini impian saya"
Correa gembira dua gol debut: "Ini impian saya"
Correa gembira dua gol debut: "Ini impian saya"
Correa gembira dua gol debut: "Ini impian saya"
Correa gembira dua gol debut: "Ini impian saya"

VERONA – Semua bagaikan mimpi. Mimpi yang dulu dia miliki waktu masih kanak-kanak, harapan untuk menjadi pesepakbola profesional. Joaquin Correa baru bergabung dengan Inter pada hari Kamis – dengan sedikit sekali waktu untuk sesi latihan pertama. Dia pernah mengunjungi Appiano sebentar pada tahun 2013. Sekarang mimpinya sudah menjadi kenyataan. 

Pada menit ke-74 laga Verona v Inter, El Tucu masuk untuk melakoni debutnya saat kedudukan 1-1. Sembilan menit kemudian dia berjumpa dengan takdirnya. 

Matteo Darmian mengirimkan umpan, Correa melompat tinggi ke udara dan sundulannya membawa Inter unggul. 

Gol debut tersebut menjadi gol debut ganda ketika pada waktu tambahan dia kembali mencetak gol cantik untuk mengubah skor menjadi 3-1.

Sebelum dia, hanya empat striker yang menciptakan dua gol dalam debut mereka membela Inter: Nicola Ventola, Alvaro Recoba, Mohamed Kallon, dan Giampaolo Pazzini.

Gol Recoba, melawan Brescia, tercatat dalam sejarah Nerazzurri. Saat itu tanggal 31 Agustus 1997, hari debut Ronaldo. Ventola menciptakan gol sebutnya setahun kemudian ketika melawan Cagliari tanggal 13 September 1998, sementara Kallon mencetak dua gol melawan Perugia tanggal 26 Agustus 2001. Sepuluh tahun yang lalu, tanggal 30 Januari 2011, dua gol Pazzini memastikan kemenangan Inter 3-2 di Palermo. 

Di Stadio Bentegodi, Correa masuk kelompok ini.

Hanya dua pemain yang punya catatan lebih baik dalam penampilan perdana mereka bersama Nerazzurri: Christian Vieri, dengan hat-trick tanggal 29 Agustus 1999, juga melawan Verona, dan Istvan Nyers, yang mencetak tiga gol melawan Sampdoria tanggal 9 September 1948.

Usai laga, Correa mengungkapkan apa arti dari gol-gol penentu kemenangan itu baginya.

"Hari ini luar biasa bagi saya karena saya mengimpikan bermain untuk Inter sejak saya masih kecil,” demikian pemain 27 tahun tersebut menjelaskan. 

“Saya hampir bergabung dengan klub ini ketika saya masih sangat muda. Saya sudah melihat banyak pemain hebat di Inter." 

“Ini debut impian dan saya tidak mungkin berharap lebih. Saya sudah mempersiapkan diri sebelum bergabung dengan Inter, dan saya senang bisa langsung berkontribusi." 

“Saya tidak terlalu memikirkan gol saya – kami semua berfokus untuk mencapai tujuan sebagai sebuah tim. Tentu saja, kalau gol saya membantu kami untuk menang, lebih bagus lagi."

“Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan satu tim yang sudah membuat saya langsung merasa nyaman di sini, dan saya ingin mendedikasikan gol-gol ini kepada orang-orang yang dekat dengan saya." 

“Fans menyambut saya dengan hangat. Sebelum saya pindah, mereka semua meminta saya untuk datang ke Inter, dan dukungan mereka hari ini juga luar biasa.”


Versione Italiana  Versión Española  English Version  中文版 

Tag: correa
Load More