RODRYGO MEMBUNGKAM SAN SIRO SAAT INTER TAKLUK 1-0 DARI REAL MADRID

Nerazzurri menciptakan banyak peluang, tapi kebobolan pada menit ke-89

1/77
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid
Rodrygo membungkam San Siro saat Inter takluk 1-0 dari Real Madrid

MILAN  – Orang bilang sepak bola adalah permainan yang aneh, dan laga malam ini adalah contoh yang bagus. Tim kembali ke San Siro di ajang Champions League dengan dihadiri pendukung dan suasana yang meriah. Penampilannya sendiri tidak buruk karena Inter mencatat 14 upaya ke arah gawang di babak pertama saja, tapi Thibaut Courtois tampil memukau. Milan Skriniar seperinya berniat menghentikan Real Madrid seorang diri dengan serangkaian tekel dan sapuan penting. Namun, itu semua tidak cukup, dan Inter harus meninggalkan lapangan dengan tangan hampa setelah kebobolan satu-satunya gol dalam pertandingan itu saat waktu menunjukkan 89 menit. 

Hasil ini tidak menghapuskan penampilan tim yang memikat, yang bisa memberi para pemain rasa percaya diri dalam menempuh perjalanan ke depan di Eropa. Memang menyakitkan, tapi kita punya waktu, dan ditambah dukungan dari para pencinta Inter.

Setiap tekel berarti. Setiap bola penting. Para pendukung di San Siro siap bergoyang untuk setiap tekel, menyundul setiap bola, dan melompat untuk setiap operan dalam laga pembuka babak grup Champions League. Laga antara Inter dan Real Madrid bulan November 2020 rasanya sudah lama berlalu. Saat itu sangat dingin dalam pengertian temperatur dan suasana di stadion yang kosong, sementara tempat yang sama terasa sangat semarak kali ini.

Inter tahu pertandingan ini akan sangat sulit. Real Madrid sangat tenang seperti biasa, tampak tidak gentar akan segala emosi yang tercurah dalam laga pembuka yang mungkin akan sangat menentukan. Tim Simone Inzaghi turun dengan formasi 3-5-2, sementara pasukan Carlo Ancelotti tampil dengan sistem klasik 4-3-3, dengan David Alaba sebagai bek tengah, Nacho sebagai full-back, Luka Modric mengatur tempo permainan, serta Vinicius Jr dan Lucas Vazquez bermain di belakang Karim Benzema.

Skriniar menampilkan kualitas gladiatornya di sepanjang laga, dengan memberi tenaga kepada tim untuk mengejar setiap bola liar. Inter menciptakan banyak peluang di babak pertama, termasuk beberapa peluang emas, tapi Courtois tidak bisa ditaklukkan.

Pertama Lautaro lalu Dzeko hampir saja membuka keunggulan. Inter melepaskan umpan-umpan dengan percaya diri dan terus menekan pertahanan Real Madrid. Pemain Argentina ini pasti sangat kecewa karena sundulannya mengarah langsung ke kiper lawan.

Dari kubu Real, Casemiro sempat melepaskan tembakan jarak jauh yang menunjukkan upaya serangan mereka serta sundulan bebas Militao yang melebar. Courtois harus berjibaku untuk mementahkan upaya Dzeko menjelang akhir babak pertama. Dengan catatan 14 tembakan berbanding lima dari Real Madrid, Inter jelas lebih mendominasi meskipun gol tak kunjung tercipta.

Tempo tinggi di babak pertama tidak bertahan di sepanjang pertandingan. Tim tamu membangun lebih banyak serangan di sayap kanan melalui Dani Carvajal dalam upaya mereka menekan Nerazzurri, sementara Vinicius menambahkan unsur kejutan dalam serangan mereka. Namun,  Skriniar mampu membaca semuanya dan menampilkan permainan terbaiknya untuk Inter saat dia menggagalkan serangan demi serangan dengan antisipasinya yang sempurna.

Seiring waktu, Real Madrid mampu meningkatkan tekanan sebelum akhirnya Denzel Dumfries beraksi lewat kecepatannya untuk membantu tim tuan rumah. Ancelotti sendiri juga melakukan pergantian pemain dengan pembelian baru Eduardo Camavinga yang berhasil mengirim umpan kepada Rodrygo untuk menciptakan gol kemenangan, seperti yang dilakukannya musim lalu, saat waktu tersisa satu menit.

Kekalahan ini memang sulit diterima, tapi perjalanan tim di Champions League baru dimulai.
 

INTER 0-1 REAL MADRID (HT 0-0)
Pencetak gol: Rodrygo 89.

INTER (3-5-2): 1 Handanovic; 37 Skriniar, 6 De Vrij, 95 Bastoni; 36 Darmian (2 Dumfries, 55), 23 Barella (8 Vecino, 84), 77 Brozovic, 20 Calhanoglu (22 Vidal, 65), 14 Perisic (32 Dimarco, 55); 9 Dzeko, 10 Lautaro (19 Correa, 65).
Cadangan tak terpakai: 21 Cordaz, 97 Radu, 5 Gagliardini, 7 Sanchez, 11 Kolarov, 13 Ranocchia, 33 D'Ambrosio.
Pelatih: Simone Inzaghi.

REAL MADRID (4-3-3): 1 Courtois; 2 Carvajal, 3 Militao, 4 Alaba, 6 Nacho; 15 Valverde, 14 Casemiro, 10 Modric (25 Camavinga, 80); 17 Vazquez (21 Rodrygo, 65), 9 Benzema, 20 Vinicius Jr (11 Asensio, 90+1).
Cadangan tak terpakai: 13 Lunin, 40 Fuidias, 5 Vallejo, 7 Hazard, 16 Jovic, 22 Isco, 24 Mariano, 27 Blanco, 35 Gutierrez.
Pelatih: Carlo Ancelotti.

Kartu kuning: Lautaro, Alaba.
Tambahan waktu: 1+2.
Wasit: Siebert.
Asisten: Foltyn, Gittelmann.
Ofisial keempat: Schlager.
VAR: Fritz.
Asisten VAR: Osmers.


English Version  Versione Italiana  Versión Española  中文版 

Load More