Kumpulan statistik Inter v Atalanta

KUMPULAN STATISTIK INTER V ATALANTA

Fakta dan angka jelang kick-off Sabtu 23:00 WIB di San Siro

MILAN – Setelah berbalik unggul dan menundukkan Fiorentina di Stadio Franchi pada pertengahan pekan, Inter kembali ke kandang sendiri hari Sabtu malam untuk menjamu Atalanta pada Pekan 6 Serie A.

Tim Simone Inzaghi memasuki laga ini dengan raihan 13 poin dari empat kemenangan dan satu hasil imbang, sementara tim Gian Piero Gasperini saat ini mengantungi 10 poin.

PERTEMUAN SEBELUMNYA

Laga yang kick-off Sabtu pukul 23:00 WIB ini akan menjadi pertemuan ke-121 antara kedua tim di Serie A. Nerazzurri telah memenangi 64 di antaranya, dengan 32 hasil imbang, dan 24 kekalahan. 

Sembilan laga sebelumnya di liga berakhir dengan empat kemenangan, empat hasil seri, dan hanya satu kekalahan bagi Inter, dengan lima clean sheet.

Hasil sama kuat diraih dalam empat dari tujuh pertemuan sebelumnya – jumlah yang sama dengan 14 pertemuan sebelumnya.

Inter tidak terkalahkan melawan Atalanta dalam dua musim terakhir (M2, S2) – satu-satunya tim Serie A yang belum dikalahkan oleh tim asuhan Gasperini selama periode tersebut.

LAGA DI SAN SIRO

Inter hanya gagal mencetak gol satu kali dalam sembilan laga kandang terakhir melawan Atalanta di liga, dengan rata-rata tepat dua gol per laga selama periode tersebut.

Atalanta menelan lima kekalahan dari tujuh lawatan terakhir mereka ke Meazza di Serie A, dan imbang dalam dua laga sisanya (dua gol memasukkan, kebobolan 14). 

Tiga laga terakhir di San Siro hanya menghasilkan tiga gol, sementara dalam dua laga sebelumnya tercatat 10 gol tercipta. 

CATATAN FORM

Inter selalu menciptakan gol dalam 24 pertandingan terakhir mereka di liga, menyamai rekor sebelumnya yang tercipta pada tahun 1950. Satu gol ke gawang Atalanta akan menjadi rekor penciptaan gol beruntun yang baru sejak awal Serie A yang sudah digabungkan (1929).

Tim Inzaghi memegang catatan serangan terbaik di liga dengan 18 gol dari lima laga terakhir mereka dan telah menciptakan gol dalam sedikitnya dua dari 10 laga terakhir mereka, dengan total 35 gol selama periode itu.

Nerazzurri baru satu kali mencetak sedikitnya dua gol dalam 11 laga berturut-turut di Serie A – tahun 1943.

Tahun 2021, Inter memenangi lebih banyak laga kandang (14) daripada tim lainnya di lime liga top Eropa, dengan catatan 46 gol dan rata-rata 3,3 gol per laga. 

Nerazzurri mencatat kemenangan beruntun terpanjang di kandang di liga (18). Kali terakhir mereka gagal menang di Meazza adalah saat bermain imbang 2-2 melawan Parma pada Pekan 6 musim lalu.

Setelah kemenangan di Torino dan Salernitana, Atalanta akan membidik tiga kemenangan tandang di awal liga ini untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka, setelah berhasil mencatat rekor tersebut pada musim 2019/20.

STATISTIK

Inter adalah tim pertama dalam sejarah Serie A dengan 11 pencetak gol berbeda dalam lima laga pembuka mereka. 

Dalam tiga musim terakhir (sejak 2019/20), Inter telah menciptakan lebih banyak gol lewat sundulan (40) daripada tim lain di lima liga top Eropa, enam sudah tercipta pada musim ini.

Tim Simone Inzaghi telah meraih enam poin dari posisi tertinggal musim ini, hanya Lazio yang lebih baik (delapan). 

Sejak bulan Agustus, Nerazzurri telah mencetak lima gol dari bola mati (tiga dari sepak pojok, satu dari tendangan bebas, dan satu dari lemparan ke dalam) – tidak ada tim dengan catatan yang lebih baik.

Tidak ada tim yang kebobolan lebih sedikit gol lewat permainan terbuka daripada Atalanta (dua) selama musim ini.

FOKUS PEMAIN

Edin Dzeko, yang sudah mengemas empat gol di liga sejauh ini, sudah mencetak enam gol ke gawang Atalanta di Serie A. Dia hanya mencetak gol lebih banyak melawan Bologna (tujuh). Jika dia mencetak gol hari Sabtu, ini akan menjadi golnya yang ke-50 di Serie A di kandang dalam 100 penampilannya di Serie A di kandang sendiri.

Lautaro Martínez telah mencetak dua gol melawan Atalanta di Serie A, satu di antaranya tercipta saat kali pertama dia bermain melawan mereka di Meazza di liga (1-1 pada bulan Januari 2020).

Joaquin Correa sudah mencetak dua gol dalam tiga penampilan terakhirnya melawan Atalanta di Serie A, keduanya ketika memperkuat Lazio.

Stefan de Vrij hanya perlu satu laga lagi untuk mencatatkan penampilannya yang ke-100 di Serie A dalam kostum Nerazzurri. Ini akan menjadikan dia pemain kelima yang mencatat 100 penampilan sejak musim pertamanya bersama klub (2018/19), setelah Samir Handanovic, Lautaro Martínez, Milan Skriniar, dan Marcelo Brozovic.

Laga berikutnya bagi Alexis Sanchez akan menjadi penampilannya yang ke-150 di kasta tertinggi sepak bola Italia.

Alessandro Bastoni melakoni debutnya di Serie A bersama Atalanta di bawah Gian Piero Gasperini: dalam kemenangan 1-0 atas Sampdoria pada bulan Januari 2017.

PEMAIN YANG TENGAH MENJALANI HUKUMAN ATAU MENDEKATI HUKUMAN

Inter –

Atalanta – 


Versión Española  English Version  Versione Italiana 

Load More