STATISTIK INTER | Gagliardini dan tim dari Liguria, rangkaian gol Lautaro

STATISTIK INTER | GAGLIARDINI DAN TIM DARI LIGURIA, RANGKAIAN GOL LAUTARO

Nerazzurri memperkecil jarak: saat ini mereka hanya dua poin di bawah Napoli, yang ditahan imbang di Sassuolo

Inter telah memenangi tiga laga Serie A berturut-turut. Setelah mengatasi Napoli dan Venezia, giliran Spezia jadi korban tim Simone Inzaghi hari Rabu malam lalu. Ini adalah kali pertama sang pelatih memenangi tiga laga beruntun selama menangani Inter, sekaligus menandai tiga kemenangan 2-0 dan tiga nirbobol secara beruntun. Ini juga laga keempat berturut-turut Inter mencetak sedikitnya dua gol.

Kemenangan pada pertengahan pekan di San Siro membawa Inter kian mendekati puncak klasemen Serie A. Napoli hanya mampu bermain imbang 2-2 di Sassuolo sehingga mereka sekarang hanya unggul dua poin dari Nerazzurri. Tim Luciano Spalletti mengantongi 36 poin, Milan 35, dan Inter 34 (klik di sini untuk melihat klasemen lengkap). Inter akan kembali beraksi hari Minggu pukul 00.00 WIB di kandang Roma.

Dengan dua gol melawan Spezia, Nerazzurri telah memperpanjang rekor mereka menciptakan sedikitnya satu gol menjadi 34 laga, dengan jumlah total 80 gol. Kali terakhir Inter gagal mencetak gol adalah dalam hasil imbang 0-0 di kandang Udinese tanggal 23 Januari lalu. Ini merupakan rangkaian pencetakan gol terbaik Inter di kasta tertinggi Italia sejak berdiri sendiri mulai musim 1929/30.

KESUKSESAN GAGLIARDINI MELAWAN TIM LIGURIA BERLANJUT

Gol Roberto Gagliardini memecah kebuntuan melawan Spezia. Ini berarti 13 pemain Inter telah mengemas gol di Serie A musim ini; tidak ada tim lain dengan begitu banyak pencetak gol.

Gol Gagliardini adalah golnya yang ke-15 di Serie A untuk Nerazzurri. Dia telah mencetak gol dalam 13 laga dan, setiap kali pemain 27 tahun ini mencetak gol, Inter menang. Menariknya, delapan dari 15 golnya tercipta melawan tim-tim dari Liguria, lima melawan Genoa, dua melawan Sampdoria, dan satu melawan Spezia.

LAUTARO YANG TAK TERBENDUNG

Inter mendominasi Spezia, dengan 14 upaya ke gawang pada babak pertama dan 31 menjelang akhir laga. Bulan November 2019 adalah kali terakhir Nerazzurri menghujani gawang lawan dengan begitu banyak tembakan ketika mereka menundukkan Hellas 2-1. Dalam laga tersebut mereka mencatatkan 38 upaya ke gawang.

Enam dari 31 upaya tersebut dilakukan oleh Lautaro Martinez sebelum dia akhirnya ditarik keluar pada menit ke-73. Pemain Argentina ini hampir menyamai seluruh upaya Spezia ke gawang, dengan catatan tujuh tembakan hingga laga usai.

Lautaro mengemas gol ketiga dari tiga laga, kali kedua sang penyerang mencatat prestasi ini pada tahun 2021. Catatan terakhirnya dengan prestasi seperti ini berakhir setelah empat laga, yang melintasi akhir musim 2020/21 dan musim sekarang.

Pemain 24 tahun ini juga terlibat dalam gol pembuka melalui assist untuk Gagliardini, yang merupakan kali pertama sejak bulan Mei Lautaro mencetak gol sekaligus menyumbangkan assist. Seperti ketika melawan Venezia, dia mencetak gol dari titik penalti, yang menjadi gol penalti yang ketiga dari empat upaya musim ini. Total rekor penaltinya di Serie A adalah sembilan dari 11.


Versione Italiana  English Version  Versión Española 

INTER 2-0 SPEZIA | HIGHLIGHTS

Load More