Inzaghi berbincang jelang Piala Super: "Tidak ada favorit"

INZAGHI BERBINCANG JELANG PIALA SUPER: "TIDAK ADA FAVORIT"

Pelatih Inter menyampaikan pandangannya menjelang laga melawan Juventus

APPIANO GENTILE - Sebuah trofi sedang diperebutkan: Piala Super Italia. Satu hari lagi menjelang Inter v Juventus, kick-off 03.00 WIB hari Kamis tanggal 13 di San Siro. Pertandingan tersebut menghadirkan juara Serie A melawan juara Coppa Italia musim lalu.

Simone Inzaghi dan kapten Samir Handanovic menyampaikan pandangan mereka kepada pers menjelang laga.

Seberapa berartikah kembalinya presiden Steven Zhang menjelang laga yang begitu penting?

Saya senang presiden kami ada di sini, tapi bukan berarti kami tidak merasakan kehadirannya selama beliau tidak berada di Milan. Kami selalu berhubungan; kami berharap bisa menyajikan penampilan bagus untuk dia, untuk fans, dan untuk klub. Kami mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pertandingan ini karena laga ini sangat penting.

Juventus sudah delapan pertandingan tanpa kekalahan. Seperti apa menurut Anda laga nanti?

Ini laga final; tidak ada favorit. Saya sudah ikut serta dalam pertandingan ini baik sebagai pemain maupun pelatih. Kami akan menghadapi tim yang penampilannya sedang bagis; hari Minggu lalu mereka membalikkan keadaan dan menang dengan gemilang. Juventus paham bagaimana bertanding pada laga final. Kami sendiri juga sedang bagus; kami akan menampilkan permainan terbaik untuk menyenangkan fans, tingkat motivasi akan menjadi kunci, tapi semuanya akan ditentukan di lapangan.

Sebagai pelatih, Anda sudah mengalahkan Juventus dua kali di Piala Super. Apa rahasia untuk mengatasi Bianconeri?

Final adalah laga yang unik; laga yang tidak bisa diselesaikan dengan satu aksi. Kami harus bekerja keras, agresif, dan berkemauan kuat. Kami akan menghadapi kesulitan, tapi kami harus mampu mengatasi tekanan dalam pertandingan ini.

Apakah Anda khawatir label favorit musim ini bisa menjadi beban bagi Inter?

Kami tidak takut; kenyataannya, ini justru memotivasi kami. Tanggal 20 Agustus lalu, ketika musim baru dimulai, Juventus difavoritkan untuk menjuarai liga bersama beberapa tim lainnya. Kompetisi akan berjalan ketat sampai akhir;; Milan, Napoli, Atalanta, dan Juventus yang sekarang sedang bagus, semuanya penantang. Perjalanan masih panjang.

Inter sudah bisa kembali menurunkan Hakan Calhanoglu, sementara Juventus akan kehilangan Federico Chiesa, Juan Cuadrado, dan Matthijs De Ligt. Apakah ketidakhadiran mereka akan berpengaruh besar?

Juve punya skuat yang tangguh. Max Allegri tahu bagaimana mengatasi situasi seperti ini. Mereka akan kembali bisa memainkan Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini; mereka akan kompetitif. Saya mendoakan Chiesa. Saya bermain bersama ayahnya, dan Federico adalah bagian penting dalam perkembangan sepak bola Italia.

Laga pertama musim ini di Serie A berakhir 1-1. Apa saja yang sudah berubah sejak itu?

Kami mengira sudah memenangi pertandingan, tapi kemudian mereka mendapatkan hadiah penalti. Sudah berbulan-bulan sejak laga itu; kedua tim sudah makin bagus. Pertandingan saat itu kurang seru, kita bisa melihat kedua tim tertinggal di liga. Inter dan Juventus sama-sama tampil kurang meyakinkan.

Apakah segala sesuatu jadi lebih mudah bila Anda punya kapten dengan kepribadian kuat seperti Samir Handanovic?

Semua pemain sudah melakukan yang terbaik sejak awal. Mereka yang pernah bermain dengan saya seperti Samir dan Aleksander Kolarov sangat membantu dan mereka selalu melakukannya setiap hari. Tapi semua anggota skuat ikut berperan. Klub dan fans sendiri telah mendukung saya sejak awal saya bergabung.

Apakah Anda lebih termotivasi untuk Piala Super setelah kehilangan poin dalam pertandingan sebelumnya melawan mereka di liga?

Kami bersemangat karena ini adalah laga final dan akan berlangsung di San Siro. Tidak ada unsur balas dendam; semua tentang merebut trofi.

Bagaimana kabar para penyerang? Edin Dzeko dan Joaquin Correa masuk ketika melawan Lazio; bagaimana kondisi kebugaran mereka?

Kami menjalani sesi latihan hari ini, dan kondisi Dzeko dan Correa bagus. Saya punya empat penyerang; dua main sejak awal dan dua lagi di bangku cadangan. Saya akan memilih duet yang tepat untuk kondisi yang tepat.

Hanya Nevio Scala (di Coppa Italia dan Piala UEFA) dan Roberto Mancini (di Coppa Italia dan Piala Super) yang pernah mengalahkan Juventus dua kali di final, seperti yang Anda lakukan di Piala Super.

Kami bermain sangat bagus dalam dua kemenangan di Piala Super saat Lazio menghadapi Juventus meskipun saat itu tidak diunggulkan. Namun, saya juga kalah dalam final Coppa Italia melawan Bianconeri. Laga nanti akan sangat seru dan kami akan berusaha menang demi fans.
 


Versione Italiana  English Version  Versión Española  中文版  日本語版 

Supercoppa Italiana Frecciarossa, la conferenza stampa di Inzaghi e Handanovic

Load More