Statistik di balik kemenangan keenam Inter di Piala Super Italia

STATISTIK DI BALIK KEMENANGAN KEENAM INTER DI PIALA SUPER ITALIA

Kemenangan atas Juventus berarti satu lagi tambahan trofi koleksi Nerazzurri

Kemenangan tadi malam atas Juventus di San Siro berarti Inter sudah menjuarai enam Piala Super Italia. Dalam keikutsertaan mereka yang kesepuluh di kompetisi ini, Nerazzurri meraih trofi setelah menundukkan Juventus untuk kali kedua melalui perpanjangan waktu, seperti yang terjadi tahun 2005.

Ini berarti Inter sudah memiliki 41 trofi dalam koleksi mereka: 19 Scudetti, tiga European Cup/Champions League, dua Intercontinental Cup, satu Club World Cup, tiga UEFA Cup, tujuh Coppa Italia, dan enam Piala Super Italia.

ENAM KEMENANGAN INTER DI PIALA SUPER

1989 | Inter 2-0 Sampdoria 
2005 | Juventus 0-1 Inter
2006 | Inter 4-3 Roma
2008 | Inter 2-2 Roma (Inter win 8-7 on penalties AET)
2010 | Inter 3-1 Roma
2021 | Inter 2-1 Juventus

STATISTIK INTER DI PIALA SUPER

  • Setelah memenangi Piala Super Italia yang keenam, hanya Juventus (sembilan) dan Milan (tujuh) yang menang lebih sering daripada Inter. Kemenangan tadi malam adalah raihan Piala Super yang pertama bagi Nerazzurri sejak tahun 2010.
  • Simone Inzaghi merupakan pelatih yang paling sering mengalahkan Juventus dalam laga final sejak 1929/30. Ketiga kemenangannya diraih di ajang Piala Super - dua bersama Lazio dan satu bersama Inter.
  • Simone Inzaghi memiliki rekam jejak terbaik daripada pelatih lain di Piala Super - tiga penampilan dan tiga kemenangan.
  • Piala Super memasuki perpanjangan waktu untuk pertama kalinya sejak 2016: dalam edisi itu Juventus dikalahkan Milan melalui adu penalti.
  • Dalam laga antara Inter dan Juventus di Piala Super, dua di antaranya memasuki perpanjangan waktu (tahun 2005 dan 2022), dan keduanya dimenangi oleh Nerazzurri.
  • Dalam lima laga terakhir antara Inter dan Juventus di semua kompetisi, enam penalti telah dihadiahkan (empat untuk Juventus dan dua untuk Inter), sementara hanya dua yang dihadiahkan dalam 10 laga sebelumnya.
  • Gol Alexis Sanchez pada menit ke-121 adalah gol paling telat yang pernah tercipta di final Piala Super Italia: mengalahkan gol Gonzalo Higuain melawan Juventus tahun 2014 yang dicetak pada menit ke-118.
  • Lautaro Martinez mencetak gol penalti pertama pada final Piala Super sejak Paulo Dybala tahun 2017 melawan Lazio.
  • Ketiga penalti Lautaro Martinez ke gawang Juventus tercipta di Meazza: satu di Serie A, satu di Coppa Italia, dan satu di Piala Super Italia.
  • Matteo Darmian mencatatkan penampilan ke-150 untuk Inter dalam laga tadi malam.


Versión Española  Versione Italiana  English Version 

INTER 2-1 JUVENTUS | HIGHLIGHTS

Load More