RANOCCHIA MERAIH COPPA ITALIA KEDUANYA BERSAMA INTER

Dari 2011 sampai 2022: dia berhasil lagi!

1/3
Ranocchia meraih Coppa Italia keduanya bersama Inter - ROME, ITALY - MAY 11: Andrea Ranocchia of FC Internazionale celebrate with the trophy after winning the Coppa Italia Final match between Juventus and FC Internazionale at Stadio Olimpico on May 11, 2022 in Rome, Italy. (Photo by Mattia Ozbot - Inter/Inter via Getty Images) || FC Internazionale Milano via Getty Images
Ranocchia meraih Coppa Italia keduanya bersama Inter - ROME, ITALY - MAY 11: Marcelo Brozovic of FC Internazionale and Andrea Ranocchia of FC Internazionale celebrate after winning the Coppa Italia Final match between Juventus and FC Internazionale at Stadio Olimpico on May 11, 2022 in Rome, Italy. (Photo by Mattia Ozbot - Inter/Inter via Getty Images) || FC Internazionale Milano via Getty Images
Ranocchia meraih Coppa Italia keduanya bersama Inter - FGR 0096288 GR

Sudah banyak yang berubah sejak 2011, baik di dunia sepak bola atau di dunia secara umum. Itu adalah tahun saat kali terakhir Inter menjuarai Coppa Italia (sampai kemarin malam!), dan selama 11 tahun itu, sudah banyak pemain yang datang dan pergi. Namun, ada satu bintang Nerazzurri yang menjadi bagian dari kedua kemenangan tersebut.

Andrea Ranocchia tampil sejak awal pada final tahun 2011, saat tim asuhan Leonardo menang 3-1 atas Palermo berkat brace dari Samuel Eto’o dan satu gol dari Diego Milito. Kali ini, dia memainkan peran penting dalam membawa Nerazzurri ke final setelah mencetak gol penyeimbang ketika melawan Empoli di babak 16 besar untuk memastikan Inter bertahan di kompetisi ini. Kemenangan tersebut membawa pasukan Simone Inzaghi melangkah maju dan akhirnya menundukkan Juventus 4-2 pada laga final Coppa Italia.

Sebelum laga final dimulai, Ranocchia menyampaikan komentarnya seputar makna ini semua baginya. "Kemenangan tahun 2011 adalah trofi perdana saya bersama Inter. Saya punya kenangan manis tentang laga di Stadio Olimpico melawan Palermo. Seru sekali. Saya tampil di lapangan bersama para pahlawan pemenang treble, dan kegembiraan yang saya rasakan ketika peluit akhir berbunyi sungguh luar biasa. Perasaan bahagia itu masih saya rasakan sampai sekarang. Sejak kecil, saya selalu bermimpi untuk bermain di tim besar seperti Inter, dan mengenakan jersey ini selama bertahun-tahun merupakan suatu kehormatan."

Meskipun dia tidak tampil pada laga final tahun ini, Inter pasti akan mengingatnya dan berterima kasih kepadanya atas kontribusinya dalam turnamen ini. Kemenangan hari Rabu lalu mencatatkan total empat trofi ke dalam koleksinya bersama Inter.


Versión Española  English Version  日本語版  Versione Italiana 

Load More