Inzaghi: “Tidak mudah untuk tampil seperti itu. Tim ini tak kenal menyerah”

INZAGHI: “TIDAK MUDAH UNTUK TAMPIL SEPERTI ITU. TIM INI TAK KENAL MENYERAH”

Reaksi pelatih atas kemenangan di Cagliari setelah bertanding selama 120 menit melawan Juventus pada pertengahan pekan

CAGLIARI – Setelah merebut Coppa Italia pada hari Rabu, Inter memetik kemenangan dalam laga tandang terakhir musim ini dengan menundukkan Cagliari 3-1, meskipun skor ini tidak mencerminkan keseluruhan laga. Matteo Darmian menyundul umpan silang Ivan Perisic, dan Lautaro Martinez mengemas dua gol, masing-masing sebelum dan sesudah gol Charalambos Lykogiannis untuk mengamankan tiga poin dan memastikan perburuan gelar berlanjut hingga hari terakhir musim.

“Kami telah memenangi trofi yang sangat berarti bagi kami pada hari Rabu lalu, dan kami melakoni laga dengan sangat serius hari ini meskipun AC Milan sudah menang,” ungkap Simone Inzaghi. “Tidak mudah menghadapi tim yang tampil bagus di stadion ini, tapi kami bermain prima. Jangan lupa kami sudah bermain selama 120 menit dalam laga final melawan Juventus.

“Lautaro sudah mencetak 25 gol musim ini, dan dia sudah mengemas 13 gol dalam 13 penampilan terakhirnya. Dia pemain hebat. Dia adalah pemain kunci bagi kami, yang selalu berkontribusi besar dan bekerja keras untuk tim. Bukan hal baru karena dia sudah menunjukkan kualitasnya selama dua tahun terakhir. Dia sudah memecahkan rekor penciptaan golnya sendiri musim ini, tapi saya sudah menduga dia akan melakukan itu. Dia sudah memberikan segalanya, terutama selama periode saat dia tidak mencetak gol.

Jika Anda bisa memainkan kembali satu laga musim ini, yang mana?
“Leg pertama melawan Liverpool karena mereka baru kalah satu kali selama tahun 2022, dan itu saat melawan kami pada leg kedua. Seandainya kami tidak harus tampil dengan sepuluh pemain, siapa tahu… Kalau saya lihat lagi musim yang sudah kami jalani, sulit untuk membayangkan hasilnya seperti sekarang. Kami sudah meraih dua trofi dan klub, fans, serta para pemain sudah sangat berjasa. Kami tidak pernah menyerah, mencatat kemajuan penting di Eropa, yang hanya ternodai oleh satu kartu merah.”


English Version  Versione Italiana  Versión Española  中文版 

Load More