Inter 4
1 Lazio

2 Biava, 7 Palacio, 34 Icardi, 37 Palacio, 34 (babak kedua) Hernanes

wasit Davide Massa / hakim garis Marzaloni, Cariolato / ofisial ke-4 Liberti / asisten tambahan Bergonzi, De Marco
Serie A TIM — matchday 37 — "G.Meazza" Milano, — 10 Mei 2014 20:45

[campagna abbonamenti 2016.17 - scarica la brochure]

total suara 2172

Zanetti 9.6165
Samuel 7.9012
Milito 7.6062
Ranocchia 7.5740
Nagatomo 7.3176
Jonathan 6.3664
Palacio 8.5842
Handanovic 8.8266
Kuzmanovic 6.2222
Kovacic 9.3439
Icardi 7.6392
Rolando 7.2423
Taïder 6.3281
Hernanes 7.3797
peringkat rata-rata 7.7105

menang

41

seri

24

kalah

9

20 Desember 2015 1-2 5' Candreva, 62' Icardi, 88' Candreva(Rig), Vai alla partita
21 Desember 2014 2-2 2' Anderson, 37' Anderson, 67' Kovacic, 81' Palacio, Vai alla partita
10 Mei 2014 4-1 2' Biava, 7' Palacio, 34' Icardi, 37' Palacio, 79' Hernanes Vai alla partita
8 Mei 2013 1-3 22' Floccari, 33' Alvarez, 49' Hernanes(Rig), 81' Onazi Vai alla partita
22 Januari 2012 2-1 30' Rocchi, 44' Milito, 64' Pazzini Vai alla partita
23 April 2011 2-1 24' Zarate(Rig), 40' Sneijder, 55' Eto'o Vai alla partita
20 Desember 2009 1-0 14' Eto'o Vai alla partita
2 Mei 2009 2-0 59' Ibrahimovic, 71' Muntari Vai alla partita
5 Desember 2007 3-0 22' Ibrahimovic (Rig), 33' Maicon, 55' Suazo Vai alla partita
13 Mei 2007 4-3 3' Materazzi, 5' Mutarelli, 20' Crespo, 35' Crespo, 83' Crespo, 87' Materazzi, 41' Ledesma Vai alla partita
19 Maret 2006 3-1 47' Recoba, 55' Pandev, 73' Recoba, 36' Figo Vai alla partita
30 Oktober 2004 1-1 47' Adriano, 85' Talamonti Vai alla partita
25 April 2004 0-0 Vai alla partita
27 April 2003 1-1 43' Crespo, 77' Inzaghi Vai alla partita
6 Januari 2002 0-0 Vai alla partita
27 Mei 2001 1-1 41' Crespo, 91' Dalmat Vai alla partita
31 Oktober 1999 1-1 38' Zamorano, 89' Pancaro Vai alla partita
18 Oktober 1998 3-5 2' Salas, 22' Winter, 35' Conceicao, 40' Mancini, 74' Nedved, 77' Ventola, 96' Ventola Vai alla partita
5 Oktober 1997 1-1 33' Nedved, 41' Rig. Ronaldo Vai alla partita
22 September 1996 1-1 34' Signori, 40' Angloma
22 Oktober 1995 0-0
18 Desember 1994 0-2 11' Cravero, 43' Fuser
6 Februari 1994 1-2 26' Sosa, 87' Rig. Signori, 90' Di Matteo
9 Mei 1993 2-0 2' Aut. Bacci, 82' Schillaci
23 Februari 1992 1-0 24' Rig. Matthaus
18 Mei 1991 2-0 58' Battistini, 82' Klinsmann
29 Oktober 1989 3-0 39' Morello D., 52' Rig. Brehme, 67' Serena A.
22 Januari 1989 1-0 40' Mandorlini
10 Februari 1985 1-0 85' Marini
22 Januari 1984 1-1 10' Aut. e 63' Manfredonia
30 September 1979 2-1 17' Beccalossi, 42' Giordano, 71' Marini
19 November 1978 4-0 2' Beccalossi, 50' Baresi, 53' Serena, 67' Oriali
23 Oktober 1977 1-1 37' Altobelli, 63' Giordano
5 Desember 1976 1-1 66' Marini, 78' Giordano
15 Februari 1976 1-0 50' Oriali
2 Maret 1975 3-1 13' Fedele, 63' Fedele, 88' Rig. Boninsegna, 90' Chinaglia
17 Maret 1974 3-1 5' Fedele, 32' Oriali, 51' Garlaschelli, 69' Mariani
28 Januari 1973 1-1 28' Rig. Chinaglia, 60' Boninsegna
23 Mei 1971 1-1 24' Nanni, 89' Mazzola
30 November 1969 3-0 4' Mazzola, 63' Rig. Bertini, 75' Boninsegna
23 April 1967 0-0
15 Mei 1966 4-1 45' Suarez, 58' Renna, 63' Mazzola, 68' Governato (Aut), 89' Domenghini
14 Februari 1965 3-0 31' Peirò, 47' Domenghini, 76' Peirò
8 Januari 1964 1-0 64' Suarez
5 Maret 1961 7-0 43' Firmani, 62' Gatti, 66' Firmani, 67' Firmani, 71' Angelillo, 79' Morbello, 87' Firmani
4 Oktober 1959 1-1 7' Bizzarri, 34' Firmani
7 Juni 1959 4-0 22' Firmani, 43' Rizzolini, 65' Angelillo, 67' Angelillo
22 September 1957 5-2 3' Angelillo, 11' Lorenzi, 44' Skoglund, 53' Selmosson, 54' Burini, 61' Angelillo, 77' Angelillo
19 Mei 1957 0-1 55' Bettini
6 November 1955 2-3 27' Muccinelli, 49' Vivolo, 50' Selmosson, 76' Lorenzi, 88' Invernizzi
5 Juni 1955 2-1 27' Armano, 54' Armano (Rig), 89' Hansen
13 September 1953 2-0 25' Lorenzi, 89' Skoglund
19 April 1953 1-1 40' Caprile, 75' Nyers
2 Maret 1952 1-1 50' Lofgren, 69' Lorenzi
21 Januari 1951 0-0
4 Desember 1949 2-1 36' Nyers (Rig), 57' Amadei, 64' Nyers
23 Januari 1949 1-0 7' Fiorini
21 Maret 1948 1-1 46' Gualtieri, 54' Fiorini
27 Oktober 1946 3-0 21' Cerioni, 56' Cerioni, 82' Campatelli
7 Februari 1943 4-1 25' Cominelli, 33' Borici, 40' Candiani, 69' Aut. Ramella, 84' Fabbri E
15 Maret 1942 0-1 45' Puccinelli
23 Februari 1941 1-1 12' Dagianti, 58' Rebuzzi
19 Mei 1940 4-0 32' Barsanti, 36' Demaria, 37' Frossi, 67' Barsanti
18 September 1938 1-1 8' Piola, 63' Meazza
20 Maret 1938 3-1 8' Frossi, 41' Meazza, 44' Rig. Ferrari, 81' Busani
6 Desember 1936 2-2 10' Bisigato, 44' Ferraris II, 54' Camolese, 70' Piola
12 April 1936 3-1 9' Guarisi, 36' Ghidini, 44' Ferrari, 47' Meazza
3 Februari 1935 1-0 54' Meazza
18 Maret 1934 8-1 20' Agosteo, 21' Demaria, 26' Agosteo rig., 38' Serantoni, 48' Guarisi (LA) rig., 50' Demaria, 63' Meazza, 74' Demanzano, 83' Meazza rig.
16 Oktober 1932 1-2 15' Bisigato, 34' Demaria, 55' Bisigato
10 Januari 1932 2-0 14' Scarone, 33' Scarone
14 Juni 1931 3-2 8' Ziroli, 16' Malatesta, 37' Ferreo, 38' Visentin, 47' Serantoni
23 Maret 1930 4-2 8' Spivach, 25' Blasevich, 26' Meazza, 33' Meazza, 42' Ziroli, 85' Meazza
9 Desember 1928 3-1 Visentin, Blasevich, Meazza

Statistik

7 tembakan tepat sasaran 9
2 tembakan meleset 8
13 pelanggaran 1
3 tendangan sudut 8
2 offside 0
56% penguasaan bola 44%

video

wawancara

  • Play

    Kovacic (sky)

    (1006 KB)

  • Play

    Reja (sky)

    (1648 KB)

  • Play

    Mazzarri (sky)

    (4855 KB)

  • Play

    Zanetti (sky)

    (2793 KB)

  • Play

    Ranocchia

    (1391 KB)

  • Play

    Jonathan

    (2706 KB)

laporan

MILAN - Ini adalah kemenangan yang diimpikan oleh para pendukung setia Nerazzurri untuk laga perpisahan Zanetti. San Siro bergemuruh oleh sorak sorai penonton menyambut gol dari Palacio, Icardi, dan Hernanes, tapi gema yang paling membahana adalah ketika sang kapten memasuki lapangan. Peraihan tiga poin yang disaksikan langsung oleh Erick Thohir dan Massimo Moratti mengamankan tiket ke Eropa musim depan. Tapi malam belum larut...

Malam ini benar-benar milik Zanetti - penampilan terakhirnya sebagai seorang pemain di stadion yang menjadi miliknya selama 19 tahun. Setiap detail di Meazza dirancang sedemikian rupa untuk menghormati sang kapten. Mulai dari kaos No. 4 raksasa di tengah lapangan sampai Seragam yang dikenakan tim selama pemanasan sebelum pertandingan, papan LED di pinggir lapangan, serta gambar-gambar di layar raksasa. Para pendukung setia Nerazzurri sangat menikmati saat-saat ini karena hanya ada satu orang kapten, dan 'C'è solo un Capitano!' bergema di Meazza.

Sedangkan untuk pertandingannya sendiri - laga terakhir kedua bagi Inter di musim ini dan sangat penting untuk perebutan tiket ke sepak bola Eropa - Mazzarri memasukkan Kuzmanovic sebagai pengganti Cambiasso yang diskors, satu-satunya perubahan pada line-up. Ranocchia, Samuel, Rolando di lini pertahanan, di lini tengah Kuz diapit oleh Jonathan dan Hernanes di sebelah kanan, dan Kovacic serta Nagatomo di sisi kiri, sementara duo Argentina Palacio dan Icardi di lini depan.

Gema di stadion – yang dipenuhi penonton – terdengar riuh rendah sejak kick-off, tapi sayangnya Lazio mengawali pertandingan dengan semangat tinggi. Biava menyelesaikan sundulan Cana dari jarak dekat sehingga memberikan keunggulan sementara yang mengejutkan bagi tim tamu hanya dalam waktu dua menit sejak awal pertandingan.

Namun gol ini segera membangunkan Nerazzurri yang langsung memberikan reaksi, dan dalam waktu lima menit Palacio segera menyamakan kedudukan setelah menyelesaikan umpan terobosan indah dari Kovacic. Di menit ke-34, pemain muda asal Kroasia ini kembali menyiapkan operan brilian di depan Icardi yang tidak menyia-nyiakannya. Hanya empat menit berlalu dan Palacio menambahkan gol lain malam ini setelah menyambut operan rendah Nagatomo dan mengubah skor menjadi 3-1, lalu berlari ke bangku pemain untuk memeluk kapten Zanetti. Inter unggul sementara saat turun minum.

Tujuh menit setelah babak kedua dimulai, saat yang ditunggu-tunggu semua orang akhirnya tiba: Zanetti turun ke lapangan! Seluruh penonton di stadion bangkit dari duduk mereka dan bersorak saat sang kapten menepuk dadanya dan pertandingan dalam pertandingan dimulai. Pupi mengenakan ban kapten khusus untuk penampilannya yang ke-857 bersama Inter yang mencantumkan nama-nama semua rekan timnya selama kariernya di Inter.

Handanovic melakukan penyelamatan yang mengagumkan untuk menghalau sundulan Biava di menit ke-54, sementara Diego Milito mulai melakukan pemanasan setelah pertandingan berjalan satu jam, bersiap untuk turun ke lapangan. Lima menit kemudian, para penonton kembali memberikan standing ovation, saat Samuel - seorang pilar lain dari tim pemenang Treble kita - menantinya di lapangan untuk berbagi malam yang istimewa ini.

Lazio tentu tidak menyerah begitu saja dan terus berusaha mencetak skor dengan melancarkan beberapa serangan ke gawang Handanovic, namun kiper asal Slovenia ini tidak akan membiarkan bola menggetarkan jaring gawangnya.

Nerazzurri berhasil mengamankan poin dengan gol keempatnya di menit ke-79 dan mantan pemain  Lazio, Hernanes, yang mencetaknya. Pemain asal Brasil ini memotong dari kanan dan melepaskan tendangan keras ke pojok jauh gawang untuk merayakan panggilan Piala Dunia untuknya.

Kemenangan 4-1 yang meyakinkan sekaligus memastikan tempat di Liga Europa musim depan, yang berarti juga pesta yang sebenarnya akan dimulai.

Inter 4-1 Lazio (HT: 3-1)

Pencetak Gol: Biava 2, Palacio 7, 38, Icardi 34, Hernanes 79.

Inter: 1 Handanovic; 23 Ranocchia, 25 Samuel, 35 Rolando; 2 Jonathan (Zanetti 52), 88 Hernanes, 17 Kuzmanovic (Taider 74), 10 Kovacic, 55 Nagatomo; 8 Palacio (Milito 65), 9 Icardi.

Cadangan tidak diturunkan: 12 Castellazzi, 30 Carrizo, 6 Andreolli, 14 Campagnaro, 33 D'Ambrosio, 11 Alvarez, 13 Guarin, 20 Botta.

Pelatih: Walter Mazzarri.

Lazio: 1 Berisha; 20 Biava, 27 Cana, 3 Dias; 15 Gonzalez (Ledesma 46), 23 Onazi (Candreva 68), 5 Biglia, 17 Pereirinha; 7 Felipe Anderson (Minala 82), 11 Klose, 14 Keita.

Cadangan tidak diturunkan: 95 Strakosha, 55 Guerrieri, 2 Ciani, 16 Elez, 85 Novaretti, 6 Mauri, 48 Filippini, 60 Pollace, 34 Perea.

Pelatih: Edy Reja.

Wasit: Massa.

Kartu kuning: Palacio 30, Onazi 46.

Perpanjangan waktu: 0+3.

Penonton: 64.718

Inter vs Lazio

susunan pemain awal

Handanovic 1 1 Berisha
Ranocchia 23 20 Biava
Samuel 25 27 Cana
Rolando 35 3 Dias
Jonathan 2 15 Gonzalez
Hernanes 88 23 Onazi
Kuzmanovic 17 5 Biglia
Kovacic 10 17 Pereirinha
Nagatomo 55 7 Felipe Anderson
Palacio 8 11 Klose
Icardi 9 14 Keita

cadangan

Castellazzi 12 95 Strakosha
Carrizo 30 55 Guerrieri
Zanetti 4 2 Ciani
Andreolli 6 16 Elez
Campagnaro 14 85 Novaretti
D'Ambrosio 33 6 Mauri
Alvarez 11 48 Filippini
Guarin 13 60 Pollace
Taïder 21 24 Ledesma
Botta 20 87 Candreva
Milito 22 34 Perea
58 Minala

Copyright © 1995—2016 F.C. Internazionale Milano P.IVA 04231750151

[]

Tidak terdaftar? Daftar

Lupa sandi? Klik di sini

Lupa sandi?

Inserisci l'indirizzo e-mail associato al tuo Account a ti invieremo le istruzioni per creare una nuova password

sebelumnya