Skor akhir

28 April 2015 20:45

Udinese
5' (babak kedua) Di Natale
Inter
21' (babak kedua) Podolski
3' (babak kedua) Icardi (P)
wasit Gianluca Rocchi / hakim garis Manganelli, Preti / ofisial ke-4 Cariolato / asisten tambahan Peruzzo, Pezzuto
Saksikan cuplikan
MenitKomentar teks
MenitKomentar teks
Santon
5.58
5.58
Guarin
4.67
4.67
Palacio
5.75
5.75
Handanovic
5.07
5.07
Kovacic
6.08
6.08
Icardi
6.42
6.42
D'Ambrosio
5.87
5.87
Hernanes
5.84
5.84
Vidic
6.41
6.41
Medel
5.39
5.39
Gnoukouri
6.32
6.32
Podolski
7.08
7.08
Felipe
6.05
6.05
Peringkat rata-rata5.89
1tembakan tepat sasaran11
8tembakan meleset11
12pelanggaran20
5tendangan sudut5
1offside2
32%penguasaan bola68%
menang(20)seri(14)kalah(11)

UDINE – Inter mengklaim kemenangan beruntun kedua di Serie A malam tadi setelah tampil alot melawan Udinese yang sebagai tuan rumah mengakhiri pertandingan dengan sembilan pemain.

Di Stadio Friuli yang lagi direnovasi, Nerazzurri mengawali permainan dengan lebih kuat, dengan sepakan jarak jauh Guarin memaksa Karnezis melakukan penyelamatan gemilang di menit pertama. Lima menit kemudian, Hernanes mengeksekusi tendangan bebas sedikit di luar kotak, tapi bola nyaris melewati hadangan Karnezis. Kiper Yunani itu kembali tampil cemerlang, dan itu baru awal dari malam yang sibuk baginya.

Inter menjaga penguasaan bola dengan baik dan itu tidak berlangsung lama sebelum mereka menyerang lagi. D’Ambrosio mengumpan satu-dua dengan Palacio, lalu melepaskan crossing berbahaya ke Icardi, yang menyambut bola dengan sundulan. Beberapa detik kemudian, Hernanes berada di posisi yang bagus, tapi bola tandukannya tepat ditangkap Karnezis.

Pertandingan mulai berjalan tidak seimbang secara tak terduga di menit 40, ketika Hernanes dilanggar keras oleh Domizzi. Pemain Udinese itu semula sudah dikartu kuning di menit 26, dan wasit tanpa ampun memberi kartu kuning kedua. Bermain dengan 10 orang, Udinese patut berterimakasih pada Karnezis yang beraksi menggagalkan peluang pertama oleh Icardi, diteruskan Palacio dan kemudian Hernanes. Babak pertama yang sengit, tanpa henti menghela nafas, berakhir dengan skor sama kuat tanpa gol.

Permainan sengit langsung diperagakan sejak babak kedua dimulai. Baru satu menit berjalan, Nerazzurri mendapat hadiah penalti setelah Kovacic dijatuhkan di dalam kotak oleh Danilo. Friuli menunjukkan ketidaksenangannya pada keputusan wasit Rocchi, tapi eksekusi tetap dijalankan. Dan tak diragukan lagi siapa yang menjadi algojo penalti, Icardi tidak membuat kesalahan untuk mencetak golnya yang ke-18 di Serie A musim ini.

Inter sepertinya mengendalikan penuh permainan, tapi keunggulan mereka cuma bertahan beberapa menit. Medel kurang tepat ketika menghadang pemain lawan di lini tengah, sehingga bola dikuasai Di Natale, dia mengecoh Vidic dan sukses mencetak gol penyama. Nerazzurri segera merespon dengan serangan lainnya, kali ini lewat Palacio, yang nyaris mengembalikan keunggulan timnya dengan tendangan tumit yang cantik di depan gawang Karnezis.

Drama belum tuntas, Badu dikartu kuning karena melakukan diving, tapi ia protes langsung ke wasit sehingga sang pemain dikartu merah. Kini, sebelas lawan sembilan pemain.

Unggul jumlah pemain, Mancini memasukkan Podolski dan menarik keluar Guarin di menit 65. Pemain Jerman yang gagal mencetak gol selama tiga bulan di Inter, tapi malam ini dia cuma butuh dua sentuhan untuk menjebol gawang Karnezis.

Inter terus menekan lawan, Podolski nyaris menambah pundi golnya di Friuli lewat tendangan kaki kiri, tapi bola melambung di atas mistar. Peluang Hernanes juga hampir berbuah gol, sebelum Icardi mengemas gol tumit, namun wasit menganulirnya karena striker Argentina itu dianggap sudah dalam berada offside.

Nerazzurri ekstra waspada di menit-menit akhir karena serangan Udinese masih membahayakan. Akan tetapi, tidak ada gol lagi dari kubu tuan rumah. Anak-anak asuhan Roberto Mancini pun berhak pulang ke rumah dengan mencuri tiga poin vital demi mendapat tempat mereka di ajang Eropa.

UDINESE 1-2 INTER
Pencetak gol: Icardi pen 48', Di Natale 50', Podolski 66'.

UDINESE: 31 Karnezis; 27 Widmer, 5 Danilo, 11 Domizzi, 89 Piris; 6 Allan, 66 Pinzi, 7 Badu; 19 Guilherme (Pasquale 44' (Perica 86')); 77 Thereau, 10 Di Natale (Kone 61').
Cadangan tak terpakai: 22 Scuffet, 97 Meret, 8 Fernandes, 13 Zapata, 18 Brubnijc, 21 Hallberg, 34 Gabriel Silva, 82 Geijo, 94 Aguirre.
Pelatih: Andrea Stramaccioni.

INTER: 1 Handanovic; 21 Santon, 26 Felipe, 15 Vidic, 33 D'Ambrosio; 10 Kovacic, 18 Medel, 13 Guarin (Podolski 65'); 88 Hernanes (Gnoukouri 89'); 8 Palacio, 9 Icardi.
Cadangan tak terpakai: 30 Carrizo, 20 Obi, 24 Sciacca, 28 Puscas, 54 Donkor, 55 Nagatomo, 77 Brozovic, 91 Shaqiri, 93 Dimarco, 97 Bonazzoli.
Pelatih: Roberto Mancini.

Kartu kuning: Pinzi 15', Guarin 19', Domizzi 26', Widmer 51', Badu 58', Podolski 70', Palacio 82', Medel 90+3'.
Kartu merah: Domizzi 40' (kartu kuning kedua), Badu 58'.
Waktu tambahan: 2 + 4 menit.

Wasit: Rocchi.
Hakim garis: Padovan, Barbirati.
Ofisial keempat: Marzaloni.
Asisten tambahan: Peruzzo, Pezzuto.

susunan pemain awal

Karnezis 311 Handanovic
Widmer 2733 D'Ambrosio
Danilo 515 Vidic
Domizzi 1126 Felipe
Piris 8921 Santon
Pinzi 6613 Guarin
Allan 618 Medel
Badu 710 Kovacic
Guilherme 1988 Hernanes
Thereau 778 Palacio
Di Natale 109 Icardi

cadangan

Scuffet 2230 Carrizo
Meret 9711 Podolski
Fernandes 820 Obi
Perica 924 Sciacca
Zapata 1327 Gnoukouri
Brubnijc 1828 Puscas
Hallberg 2154 Donkor
Pasquale 2655 Nagatomo
Kone 3377 Brozovic
Gabriel Silva 3491 Shaqiri
Geijo 8293 Dimarco
Aguirre 9497 Bonazzoli